Tuesday, 18 April 2017 07:10

Workshop Media BEM Se-JaBoDeTaBek dan Banten oleh Komunitas #belasblogger “We Share & We Care Because We care”

Written by  Chairin Nashrillah Mahasiswi STTNF
Rate this item
(2 votes)

Satu hal yang tidak pernah berubah dari jiwa muda para penerus bangsa adalah perjuangan. Karena dengan berjuang, Indonesia dapat merdeka dan perjuangan dimulai dari pergerakan. Menyikapi isu-isu yang ada di Indonesia, Aliansi BEM Se-Indonesia selalu terdepan dalam bergerak secara taktis untuk membela kepentingan rakyat. Dan pergerakan pada masa kini khususnya di badan BEM SI tidak lepas dari peran MEDIA sebagai sarana penyampaian pendapat dan fakta-fakta terkini. Maka BEM Se-Indonesia wilayah Jabodetabek-Banten mengadakan WORKSHOP MEDIA yang diselenggarakan di Kampus B STT Terpadu Nurul Fikri pada Hari Sabtu, 15 April 2017.


Workshop dihadiri oleh berbagai kampus diantaranya Unindra, LDK Senada NF, IPB, Polimedia, Al-Aqidah, Tazkia, STT Nurul Fikri, STEI SEBI, PNJ, STID DI Al-Hikmah, Trisakti, Politeknik AKA Bogor, STIE Hida, dll. Setiap kampus membawa delegasi sebagai perwakilannya. Dan peserta workshop wajib membawa Smartphone dan laptop sebagai penunjang untuk berjalannya workshop tersebut.

Acara pun dibuka dengan sambutan hangat oleh Presma BEM STT Nurul Fikri (Hamdani) selaku tuan rumah. Dengan pembicara yang hebat dan berpengalaman yaitu Dr. Rulli Nasrullah, M.Si atau sebutan gaulnya Kang Arul selaku Digital Content Provider, beliau menyampaikan tentang pengoptimalisasi Smartphone, karena Smartphonemu adalah senjatamu. Jadi bagaimana kita membuat konten (tulisan, video, gambar) secara cepat dan bagus hanya dengan waktu beberapa menit saja dengan menggunakan Smartphone. Mereka pun juga diberikan tips dan trik untuk menjadikan viral konten di media. Karena sesuai sekali dengan tema yang diangkat untuk workshop kali ini yaitu “ Menjadikan Media Digital Instrument Perjuangan Gerakan Mahasiswa”.

4


Tidak hanya Kang Arul yang menyampaikan materi, Kang Dudi Iskandar juga memberikan materi fotografi secara umum. Beliau ini merupakan Pakar Fotografi Founder Komunitas Tukang Poto, sekaligus seorang Barista. Dan setelah penyampaian materi selesai, peserta workshop dibentuk menjadi beberapa kelompok untuk membuat mini project guna mengimplementasikan materi yang telah didapat.

5


Walau dari berbagai kampus yang berbeda, tidak menghalangi mereka untuk bersatu dan saling bertukar ide demi menyelesaikan mini projectnya tersebut. Di akhir perjumpaan, setiap kelompok menampilkan hasil project mereka. Dan ternyata luar biasa, dengan waktu yang singkat, para peserta sudah berhasil mebuat video, gambar dan tulisan yang bagus. Kedua pembicara pun mengapresiasi kreativitas mereka.

6

 

7

Piagam penghargaan pun diberikan kepada kedua pembicara karena telah menyampaikan banyak ilmu yang sangat bermanfaat. Agen perubahan adalah dia yang tidak terkikis oleh waktu dan tetap eksis dalam mengawal pergerakan. Untuk itu, tingkatkan pengetahuan sekaligus kemampuan sebagai mediator untuk mewujudkan sosial media aktifis yang lebih profesional. Acara pun ditutup dengan sambutan penutup hangat dari Ketua Korwil BSJB (Ihsan Munawar) dan tak lupa dengan mengabadikan foto bersama dengan seluruh peserta.

8

Read 564 times Last modified on Monday, 05 June 2017 16:26