%PM, %28 %741 %2019 %16:%Mar

3 Distro LINUX Karya Anak Bangsa

Written by Rizky Hidayat Panjaitan
Rate this item
(1 Vote)
  1. Tea Linux OS

TeaLinuxOS adalah karya anak bangsa ini yang berasal dari kota semarang, Tea LinuxOS, yang distro Linux turunan Ubuntu yang dikembangkan oleh Dinus Open Source Community (DOSCOM) dan kawan-kawan yang berorientasi pemrograman. Dengan menghadirkan filosofi, “Nikmatnya sebuah racikan”, TeaLinuxOS dikembangkan secara terbuka dan bersama-sama untuk menghasilkan distro Linux pemrograman untuk dunia pendidikan. distro yang di kembangkan oleh komunitas di kampus Universitas Dian Nuswantoro ini biasa update dalam rentan waktu 1 tahun, distro yang memiliki aplikasi TeaLinuxOS IDE Installer (Aplikasi untuk menginstal tools pemerograman) ini sangat mempermudah para pengguna untuk menginstal tools yang diinginkan, keunggulan lainya yang dimiliki distro karya anak bangsa yang satu ini adalah memiliki single offline installer yang memiliki ekstensi sendiri, layaknya Windows yang identik dengan “.exe” untuk paket installernya, OSX dengan “.dmg”, Debian dan turunanya dengan “.deb” maka distro yang satu ini memiliki “.tea” yang dapat di install melalui Tea Package Manager. Tea Package Manager terbagi menjadi 2 aplikasi. Satu Tea Package maker, dan satu Tea Package installer, Tea Package maker ditujukan untuk memaketkan aplikasi agar mudah didistribusikan atau backup, Tea Package installer ditujukan untuk menginstall paket aplikasi “.tea” yang telah dibuat.

2. Gromyang OS

GrombyangOS adalah distro yang berasal dari kabupaten Pemalang Jawa Tengah, distro yang akhir-akhir ini namanya sedang naik daun ini adalah distro turunan Ubuntu yang di bangun berdasarkan Xubuntu, Sistem Operasi Grombyang OS adalah pengembangan atau remastering salah satu distro Linux yakni Xubuntu 14.04.3 oleh grOS-TEAM menjadi sebuah OS distro lokal yang kami beri nama Grombyang OS atau biasa di sebut dengan grOS. GrombyangOS di desain sebagai sistem operasi berbasis pendidikan, yang mana di dalamnya juga sudah dilengkapi dengan aplikasi pendidikan seperti LibreOffice, Kalzium, BKchem, KAlgebra, KBruch, KGeography, Othman Quran Browser. Selain itu Grombyang OS juga dilengkapi dengan aplikasi multimedia meliputi audio dan video. Dalam Perjalananya sekarang grOS sudah mencapai versi 2.0, menggunakan desktop xfce yang ringan.

3. BlankOn

Linux BlankOn adalah distribusi Linux yang dikembangkan oleh Tim Pengembang BlankOn. Distribusi ini dirancang dan disesuai dengan kebutuhan pengguna komputer umum di Indonesia. Linux BlankOn dikembangkan secara terbuka dan bersama-sama untuk menghasilkan distro Linux khas Indonesia, khususnya untuk dunia pendidikan, perkantoran dan pemerintahan.

BlankOn LINUX adalah sebuah distro yang di kembangkan oleh Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) distro ini sudah mencapai 9 kali angka rilis yang terakhir memiliki codename “9.0 Suroboyo” distro yang identik dengan penggunaan nama kota di setiap codename rilisnya ini memiliki varian khusus yaitu, BlankOn Sajadah (Blankon Versi Islami) dimana pada varian ini dapat kita jumpai aplikasi bernuansa Islami seperti pengingat waktu sholat, arah kiblat, Al Qur’an dan terjemah, tartil Qur’an, pembaca hadist dan Kalender Hijriyah dan Kalkulator Zakat, pada tahun ini BlankOn memiliki peringkat ke 183 di distrowacth.com.

itulah info tentang distro linux karya anak bangsa, Mari kita dukung perkembangan IT dalam negeri dengan menggunakan produk karya anak bangsa.

https://www.blankonlinux.or.id/

https://grombyang.or.id/

https://tealinuxos.org/

https://www.codepolitan.com/3-distro-linux-racikan-lokal

Read 757 times Last modified on %AM, %01 %164 %2019 %02:%Apr