%PM, %28 %924 %2019 %21:%Jan

UAS? Dibetterin Aja

STT Terpadu Nurul Fikri tengah melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS). Sejak beberapa waktu lalu seluruh mahasiswa sibuk mempersiapkan diri untuk menghadapinya. Baik itu mempersiapkan materi, alat tulis, maupun persiapan mental. Ada yang mempersiapkan materi dengan belajar kelompok, ada pula yang sibuk mencari referensi di perpustakaan. Dan di UAS kali ini ada pemandangan menarik datang dari salah seorang mahasiswa dalam membuat persiapan menghadapi UAS. Adalah Huda Izzatul Haq, mahasiswa Teknik informatika 2017 yang saat ini tengah duduk di semester 3. Mahasiswa yang akrab disapa Huda ini punya cara tersendiri dalam menghadapi Ujian Akhir Semester. Pasalnya, ia menawarkan jasa kepada mahasiswa satu angkatannya untuk dibantu dalam mengisi soal latihan ataupun sekedar mengerjakan tugas.

 

Cara yang serupa pun dilakukan oleh Auzan Assidhqi, mahasiswa Teknik informatika 2017 yang masih satu kelas dengan Huda. Dengan metode yang sama, Auzan mempersiapkan materi dan mental untuk menghadapi UAS. Lalu apa ya keuntungan dari metode yang mereka lakukan? “Yaaa, dengan mengajarkan teman yang lain mengenai materi perkuliahan yang belum dimengertinya atau sekedar membantu mengerjakan tugas membuat kita flashback materi, sehingga kita juga akan teringat kembali dan lebih faham” ujar Huda. Sikap Huda dan Shidqi sebagai mahasiswa  ini tentu sudah sejalan dengan nilai-nilai NICE yang dianut oleh STT-NF.

 

Published in Pojok Mahasiswa

Apa Kabar UAS?

Ya, Mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri masih dalam pelaksanaan Ujian Akhir Semester atau UAS. Saat yang lain sibuk belajar untuk menghadapi UAS, terdapat beberapa mahasiswa yang justru sibuk menjadi Project Officer (PO) acara organisasi internal kampus. Salah satunya adalah Huda Izzatul Haq. Mahasiswa yang akrab disapa Huda ini memang tiada hentinya melakukan  inovasi. Pasalnya Huda memilih menjadi PO salah satu program Lembaga Dakwah Kampus disamping kesibukannya yang tengah mengadapi Ujian Akhir Semester. Memang seperti itulah seorang Huda, tak hanya menyandang status sebagai mahasiswa yang aktif dalam kegiatan yang berbau akademik namun juga non-akademik.

 

Memiliki ketangkasan dan kemampuan kepemimpinan yang baik menjadikan Huda diutus menjadi PO dalam acara Musyawarah Umum Anggota (MUA) yang merupakan sebuah agenda untuk menentukan ketua baru LDK Senada di periode baru kepemimpinan LDK yang tak lama lagi akan segera tiba. Meski hal tersebut cukup menyita waktu belajarnya, namun ia tetap totalitas dalam mengemban amanah yang diterima. “Ketua MUA iya, UAS juga iya. Gak perlu diambil pusing, jalani aja” Ungkap Huda. Tentu bukan hal mudah untuk membagi waktu antara ujian dan organisasi ataupun membuat sebuah kebijakan pada suatu forum di kala pikiran sedang sibuk memikirkan ujian, terlebih ini berkaitan dengan pemimpin baru LDK Senada masa depan. Bukan hanya fisik yang dikuatkan, namun juga kesiapan mental menjadi kunci utama keberhasilan Huda memanajemen waktunya sehari 24 jam. “Dijalani aja, anggap aja ladang mencari pahala, apalagi sedang UAS, nanti semoga nilainya besar. Aamiin” Lanjut Huda. Tak banyak memang mahasiswa yang mempunyai ketangguhan seperti Huda, dengan tekanan mental menghadapi UAS saja terkadang banyak yang mengalami stress apalagi jika di waktu yang bersamaan diamanahi amanah yang cukup besar seperti Huda dimana keputusannya menentukan keberlangsungan LDK Senada kedepannya.

Published in Pojok Mahasiswa