Apa Kabar UAS?

Ya, Mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri masih dalam pelaksanaan Ujian Akhir Semester atau UAS. Saat yang lain sibuk belajar untuk menghadapi UAS, terdapat beberapa mahasiswa yang justru sibuk menjadi Project Officer (PO) acara organisasi internal kampus. Salah satunya adalah Huda Izzatul Haq. Mahasiswa yang akrab disapa Huda ini memang tiada hentinya melakukan  inovasi. Pasalnya Huda memilih menjadi PO salah satu program Lembaga Dakwah Kampus disamping kesibukannya yang tengah mengadapi Ujian Akhir Semester. Memang seperti itulah seorang Huda, tak hanya menyandang status sebagai mahasiswa yang aktif dalam kegiatan yang berbau akademik namun juga non-akademik.

 

Memiliki ketangkasan dan kemampuan kepemimpinan yang baik menjadikan Huda diutus menjadi PO dalam acara Musyawarah Umum Anggota (MUA) yang merupakan sebuah agenda untuk menentukan ketua baru LDK Senada di periode baru kepemimpinan LDK yang tak lama lagi akan segera tiba. Meski hal tersebut cukup menyita waktu belajarnya, namun ia tetap totalitas dalam mengemban amanah yang diterima. “Ketua MUA iya, UAS juga iya. Gak perlu diambil pusing, jalani aja” Ungkap Huda. Tentu bukan hal mudah untuk membagi waktu antara ujian dan organisasi ataupun membuat sebuah kebijakan pada suatu forum di kala pikiran sedang sibuk memikirkan ujian, terlebih ini berkaitan dengan pemimpin baru LDK Senada masa depan. Bukan hanya fisik yang dikuatkan, namun juga kesiapan mental menjadi kunci utama keberhasilan Huda memanajemen waktunya sehari 24 jam. “Dijalani aja, anggap aja ladang mencari pahala, apalagi sedang UAS, nanti semoga nilainya besar. Aamiin” Lanjut Huda. Tak banyak memang mahasiswa yang mempunyai ketangguhan seperti Huda, dengan tekanan mental menghadapi UAS saja terkadang banyak yang mengalami stress apalagi jika di waktu yang bersamaan diamanahi amanah yang cukup besar seperti Huda dimana keputusannya menentukan keberlangsungan LDK Senada kedepannya.

Published in Pojok Mahasiswa
%PM, %03 %675 %2018 %15:%Dec

WAKANDA 'MY ROSUL MY HERO'

LDK SENADA STT-NF divisi Pelayanan Ummat (PU) memiliki salah satu program unggulan yaitu kajian rutin bulanan yang disajikan untuk civitas kampus yang bertujuan menambah wawasan tentang agama islam. Program kajian ini disingkat dengan Wakanda yang memiliki kepanjangan Waktu Kajian Senada. Pada Kamis, 29 November 2018 silam Wakanda dilaksanakan kembali di musholla STT Terpadu Nurul Fikri tepatnya pada pukul 15.30 hingga 16.30 WIB. Dan seperti biasanya, kajian ini tidak dipungut biaya sepeserpun alias free.

Pemateri Wakanda setiap sesinya selalu berbeda, dan Wakanda kali ini diisi oleh Bpk. Krisna Panji,S.Kom dengan tema “My Rosul My Hero” dikarenakan momentum kajian ini berdekatan dengan maulid Nabi Muhammad SAW. Bpk. Krisna Panji sendiri adalah alumni STT Terpadu Nurul Fikri yang juga merupakan ketua DKM Masjid Nurul Fikri saat ini. Dengan tema yang dipaparkan tersebut tentunya diharapkan dapat menambah kecintaan kita terhadap Rasulullah SAW.

Adapun ketua pelaksana sekaligus penanggung jawab Wakanda kali ini adalah Wahyu Caisar, mahasiswa semester akhir jurusan Sistem Informasi yang juga tak lain adalah Kadep (Kepala Departemen) Pelayanan Ummat LDK SENADA STT-NF. “Alhamdulillah Wakanda kemarin berjalan dengan lancar dan antusiasme peserta cukup banyak dibanding dengan yang sebelum-sebelumnya, apalagi tema yg kita ambil itu ‘My Rosul My Hero’ dimana tema ini berhubungan dengan peringatan hari lahirnya Nabi Muhammad SAW dan juga hari pahlawan nasional” ujar Fathan selaku staff Pelayanan Ummat sekaligus salah satu peserta Wakanda sore itu.

 

Published in Kegiatan Kampus

Corps Da’i Dompet Dhu’afa Leadership Camp (CLC) adalah kegiatan yang di selenggarakan untuk menumbuhkan kerelawanan Da’i siaga bencana di kalangan para mahasiswa. Diikuti oleh 69 Mahasiswa/i aktivitis Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Se-Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten, termasuk LDK SENADA STT NF, dengan delegasi :
1. Dhani Fitriansyah (Sistem Infromasi 2015)
2. Hamdan Ainul Atmam Al-Faruq (Tekhnik Infromatika 2015)
3. Muhammad Luqni Baehaqi (Sistem Infromasi 2015)
4. Nurul Azizah (Tekhnik Infromatika 2015)
5. Sri Rejeki (Sistem Informasi 2016)

CLC Batch II berlangsung selama 5 hari, mulai dari tanggal Jumat, 10-14 Maret 2017, di Nurul Fikri Boarding School Lembang – Bandung dengan mengusung tema “Satu dalam Dakwah, Harmoni dalam Langkah”.

Para peserta dibekali materi dan pelatihan langsung, seperti spiritualis Da’i, kepemimpinan dalam islam, diskusi negarawan muslim, Filantropi dan Manajemen Dakwah, Internalisasi Nilai-Nilai Dompet Dhua’fa, Fiqh Ikhtilaf, menyikapi Perbedaan dalam islam, Kerelawanan, Dompet Dhu’afa Voulenteer, First Aid (Pertolongan Perttama), Trauma Healing, Konsep Sosial Maping.

Tak hanya materi, para peserta pun diberikan tantangan melalui rangkaian longmarch atau melakukan perjalanan penuh, untuk muhasabah diri. Peserta diberikan kesempatan untuk terjun langsung ke lapangan, belajar dari kearifan lokal dan setelahnya membuat rencana Tindak Lanjut, karena setelah ini, harapannya peserta dapat menjadi problem solver ditengah-tengah msyarakat.

Published in Pojok Mahasiswa