Untuk kamu yang mempunyai passion Desain Grafis ada acara Fumous khusus akhwat atau mahasiswi STT Nurul Fikri yang diadakan oleh LDK Senada STT-NF, tapi acaranya telah berlangsung diadakan pada tanggal 10 April 2019 dengan mentor yang profesional. Acara tersebut dilaksanakan di Gedung B1 STT-NF dan dengan sambutan antusias dari para peserta. Di dalam acara Fumous tersebut sang mentor mengajarkan cara membuat poster dengan menggunakan Adobe Ilustrator (AI) dengan metode yang mudah dan menyenangkan.

Yang menarik disini adalah sang mentor yang merupakan mahasiswi STT Terpadu Nurul Fikri Angkatan 2016 yaitu Hulwah Zuhaidah. Saat ini mahasiswi aktif yang akrab dipanggil Hulwah itu sudah bergabung dengan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Senada dan posisinya di Senada adalah sebagai PI (Pengurus Inti). Mahasiswi ini bukan hanya aktif berorganisasi tapi juga mempunyai banyak keahlian, selain bisa Desain Grafis, pandai memasak, merajut, jago public speaking dan seorang hafidzah atau penghafal Al-Qur’an. Kesibukan Hulwah adalah organisasi, asrama Qur’an dan mencari relasi. Dia juga mempunyai cita - cita “ingin jadi pengusaha dan ibu rumah tangga yang hebat”.

“Menurut aku wonderfull-nya perempuan zaman sekarang itu adalah perempuan yang dengan segala kegiatannya namun tetep bisa berkarya dan mengembangkan bakat dan terus menambah wawasan dalam artian kerennya perempuan itu dia yang bisa membagi waktu dengan segala kegiatannya, namun terus memberi manfaat ke orang banyak” pesan Hulwah.

Published in Pojok Mahasiswa
%AM, %03 %205 %2019 %03:%Mar

Wajah Baru Senada 2019

26 Januari 2019 di Kampus B2 Ruang B2-205 STT Terpadu Nurul Fikri telah dilaksanakan Musyawarah Umum (Musyum). Kegiatan ini dimaksudkan untuk menentukan ketua baru LDK Senada STT-NF 2019. Adapun calon ketua LDK Senada STT-NF terdiri dari tiga kandidat yang ditentukan dari hasil voting menggunakan form yang disebar ke seluruh mahasiswa. Ketiga calon tersebut adalah Ibrahim Syafiq Musyaffa (SI 2016) yang merupakan Pengurus Inti (PI) bidang Media LDK Senada 2018, Sukmo Adji Syahputro (TI 2016) yang tak lain merupakan Badan Pengurus Harian (BPH) bidang Media LDK Senada 2018 serta Naufal Arif Wibowo (TI 2017) yang juga BPH bidang Humas LDK Senada 2018.

 

Seperti pada umumnya pemilihan, seluruh calon diberi kesempatan untuk memaparkan visi dan misi masing-masing untuk Senada 2019. Dan berdasarkan hasil musyawarah kemudian ditetapkan bahwa saudara Ibrahim Syafiq sebagai ketua LDK Senada periode 2019 – 2020. Ucapan selamat dan doa dari mahasiswa kepada Syafiq atas terpilihnya sebagai penerus ketua armada dakwah kampus STT Terpadu Nurul Fikri dan penuh harap semoga beliau dapat mengemban amanah dengan baik. Amin.

Published in Kegiatan Kampus

Baru-baru ini terdapat berita baik untuk kamu mahasiswa baru STT Terpadu Nurul Fikri. Ya, STT Terpadu Nurul Fikri kembali mengadakan Oprec (Open Recuitment) LFK atau Lembaga Formal Kampus. Tentu Oprec ini diperuntukan untuk kamu yang ingin mengembangkan diri serta melatih kemampuan berorganisasi. Tahun ini, Oprec LFK diadakan serentak, mulai dari LFK DPM, BEM hingga LDK Senada. Ketiga LFK ini mengusung kerjasama dan kolaborasi untuk menghadirkan suasana baru dalam berorganisasi.

 

Adalah Huda Izzatul Haq, salah satu mahasiswa yang aktif berorganisasi dan tergabung dalam LDK Senada. Totalitasnya dalam berorganisasi mengantarkan mahasiswa semester 4 ini pada kenaikan pangkat dari staff menjadi menteri. “Ya, saya merasakan perbedaan di dalam diri saya sebelum dan sesudah masuk organisasi, sangat kontra sekali perbedaannya. Dulu saya orangnya pemalu dan tidak percaya diri, Alhamdulillah setelah saya masuk LFK, saya jadi berani berbicara di depan publik.” Ujar mahasiswa yang akrab disapa Huda itu. Selain untuk mengembangkan skill, ternyata berorganisasi juga dapat menambah relasi kita sehingga tanpa disadari dapat menghadirkan keuntungan di masa depan. “Relasi banyak dan itu akan sangat menguntungkan, pokoknya masuk organisasi itu merupakan peluang bagus untuk mengembangkan diri”, tambahnya. Memang banyak sekali cara untuk mendewasakan diri, dan berorganisasi adalah salah satu pilihan terbaik, diharapkan dengan adanya Oprec LFK serentak ini dapat menjadi peluang mahasiswa yang belum merasakan kehidupan berorganisasi untuk ikut serta tergabung dalam LFK dalam rangka pendewasaan serta pengembangan diri sebagai mahasiswa yang selalu haus akan ilmu dan pengalaman.

Published in Pojok Mahasiswa

Apa Kabar UAS?

Ya, Mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri masih dalam pelaksanaan Ujian Akhir Semester atau UAS. Saat yang lain sibuk belajar untuk menghadapi UAS, terdapat beberapa mahasiswa yang justru sibuk menjadi Project Officer (PO) acara organisasi internal kampus. Salah satunya adalah Huda Izzatul Haq. Mahasiswa yang akrab disapa Huda ini memang tiada hentinya melakukan  inovasi. Pasalnya Huda memilih menjadi PO salah satu program Lembaga Dakwah Kampus disamping kesibukannya yang tengah mengadapi Ujian Akhir Semester. Memang seperti itulah seorang Huda, tak hanya menyandang status sebagai mahasiswa yang aktif dalam kegiatan yang berbau akademik namun juga non-akademik.

 

Memiliki ketangkasan dan kemampuan kepemimpinan yang baik menjadikan Huda diutus menjadi PO dalam acara Musyawarah Umum Anggota (MUA) yang merupakan sebuah agenda untuk menentukan ketua baru LDK Senada di periode baru kepemimpinan LDK yang tak lama lagi akan segera tiba. Meski hal tersebut cukup menyita waktu belajarnya, namun ia tetap totalitas dalam mengemban amanah yang diterima. “Ketua MUA iya, UAS juga iya. Gak perlu diambil pusing, jalani aja” Ungkap Huda. Tentu bukan hal mudah untuk membagi waktu antara ujian dan organisasi ataupun membuat sebuah kebijakan pada suatu forum di kala pikiran sedang sibuk memikirkan ujian, terlebih ini berkaitan dengan pemimpin baru LDK Senada masa depan. Bukan hanya fisik yang dikuatkan, namun juga kesiapan mental menjadi kunci utama keberhasilan Huda memanajemen waktunya sehari 24 jam. “Dijalani aja, anggap aja ladang mencari pahala, apalagi sedang UAS, nanti semoga nilainya besar. Aamiin” Lanjut Huda. Tak banyak memang mahasiswa yang mempunyai ketangguhan seperti Huda, dengan tekanan mental menghadapi UAS saja terkadang banyak yang mengalami stress apalagi jika di waktu yang bersamaan diamanahi amanah yang cukup besar seperti Huda dimana keputusannya menentukan keberlangsungan LDK Senada kedepannya.

Published in Pojok Mahasiswa

Pada tanggal 24 Mei 2018 LDK Senada mengadakan buka bersama di Rumah Makan Suhariasih. Kegiatan tersebut dimulai dari pukul 16.30 sampai 19.00 WIB. Agenda tersebut dihadiri oleh 21 anggota dari total 36 anggota.

Tujuan dari kegiatan tersebut merupakan ajang kebersamaan antar anggota Senada 2018. Agenda tersebut diawali dengan pembukaan dari MC acara yang dibawakan oleh mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri angkatan 2017 yaitu Farras Syafira. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari ketua Senada 2018 yaitu mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri angkatan 2015 yaitu Miftah Amrullah.

Setelah sambutan dari ketua dilanjutkan dengan kesan pesan dari anggota Senada 2018 setelah bergabung kurang lebih 3 bulan di Senada. Acara berlangsung dengan baik dan diakhiri dengan doa penutup yang dibawakan oleh mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri angakatan 2017 yaitu Naufal.

Published in Pojok Mahasiswa
%AM, %08 %151 %2018 %02:%May

SKS Jilid 2 : Strategi Dakwah jitu

Lembaga Dakwah Kampus STT Terpadu Nurul Fikri Senda, mengadakan acara SKS (Sekolah Kaderisasi Senada) Jilid 2. Sesuai Namanya, kegiatan ini adalah lanjutan dari kegiatan senada sebelumnya yang dilaksanakan beberapa minggu lalu.

Sekolah Kaderisasi Senada Jilid 2 ini dilaksanakan 27 April 2018 lalu. Dengan mengusung tema strategi dakwah jitu, menambah unsur menarik pada acara ini. Dengan materi yang menarik dan juga disampaikan oleh pemateri yang interaktif, membuat makna acara ini semakin menarik.

Pemateri dalam acara SKS kali ini adalah Muhammad Natsir, S. Kom. Beliau merupakan Almunus STT Terpadu Nurul Fikri 2017 sekaligus Alumnus Senada tahun 2016. Dalam materi singkatnya beliau menyebutkan ada 4 (empat) strategi dakwah yaitu : Tujuan Hakiki, Tujuan Umum, Tujuan Khusus, Tujuan insekdesial. Beliau juga menyebutkan ada 6 (enam) unsur – unsur dakwah yaitu : Subjek dakwah, Objek dakwah, Materi dakwah, Metode dakwah, Media dakwah, Efek dakwah.

Materi yang menarik dikemas dengan gaya penyampaian yang interaktif tentu saja menambah kesan positif bagi peserta SKS ini sehingga membuat acara tersebut bertambah mmeriah. Selain pemateri yang menarik, SKS kali ini juga dihadiri oleh sejumlah anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), hal tersebut menambah kesan tersendiri bagi panitia SKS karena dihadiri langsung oleh ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa. “tentu saja ini membuat kami senang sekaligus tegang karena dihadiri langsung oleh ketua DPM kita, Kak Zaki”. Ujar salah satu panitia SKS Jilid 2.

Kehadiran Ketua DPM beserta anggotanya tidak lain adalah untuk memantau secara langsung acara SKS Jilid 2 tersebut sebagai salah satu program kerja DPM itu sendiri. “ya, ini juga salah satu program kerja kami yaitu memantau keatifan LFK dikampus. Sekalian lihat secara langsung acara SKS ini.” Jawab ketua DPM, Dzaki Mahfudz. “acaranya menarik, bagus untuk membentuk kader – kader dakwah di kampus kita.” Tambahnya.

Dengan acara SKS ini tentu saja menuai banyak manfaat, baik untuk Senada itu sendiri maupun bagi seluruh mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri. “Insyaa Alloh acara ini akan kami lanjutkan melihat dari manfaatnya yang bukan hanya untuk kami tapi juga untuk umum (Mahasiswa).” Ujar salah satu panitia SKS Jilid 2.

Dengan mengusung semangat Kolaborasi, bukan hanya Senada dengan SKS nya saja tapi juga semua LFK STT Terpadu Nurul Fikri diharapkan mampu membuat sesuatu hal yang bermanfaat bagi seluruh mahasiswa. Dengan dipicu oleh acara – acara seperti SKS ini akan membuat hubungan antar mahasiswa semkain erat dan tentunya memiliki semangat berdakwah.

Published in Kegiatan Kampus
%PM, %28 %702 %2018 %15:%Apr

Sekolah Kaderisasi Senada Part 2

Jumat, Tanggal 27 April 2018, telah diadakan Sekolah Kaderisasi Senada Part 2 yang diselenggarakan oleh Divisi PSDM (Pengelolaan Sumber Daya Manusia). SKS Part 2 dimulai dari pukul 15:00-18:00 WIB. Agenda ini merupakan agenda upgrading untuk pengurus LDK Senada 2018, dimana agenda ini dilakukan 2 kali selama masa kepengurusan Senada dan wajib dihadiri oleh seluruh pengurus Senada 2018.

SKS Part 2 kali ini diisi oleh Muhammad Natsir dengan tema "Strategi Dakwah Masa Kini" yang merupakan Ketua Senada 2016. Setelah mengikuti agenda ini, diharapkan seluruh pengurus Senada 2018 dapat melakukan dakwah dengan strategi yang telah dijelaskan sebelumnya.

Tidak hanya diisi dengan sesi materi saja, SKS Part 2 juga mengadakan simulasi agar pengurus Senada yang hadir lebih memahami tentang tema tersebut. Agenda ini diakhiri dengan penutup dan do'a serta foto bersama.

Published in Kegiatan Kampus
%AM, %03 %303 %2018 %06:%Apr

Pertemuan Pertama LDK Senada STT-NF

Pada hari Sabtu tanggal 17 Maret 2018 LDK Senada melakukan agenda First Meet dan Pra Raker (Rapat Kerja) yang berlokasi di Masjid Nurul Fikri dari pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Agenda ini merupakan agenda tatap muka pertama Senada 2018 yang dihadiri kurang lebih oleh 26 orang. Agenda ini dipimpin oleh ketua LDK Senada 2018 yaitu Miftah Amrullah mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri jurusan sistem informasi angkatan 2015.

First Meet kali ini membahas tentang pemantapan visi misi Senada kepada seluruh anggota karena masih banyak yang belum paham tentang visi misi yang akan dibawa, maka dari itu perlu adanya pencerdasan dan pemantapan pemahaman terhadap visi misi Senada sebelum menyusun program kerja. Agenda selanjutnya adalah sosialisasi form yang akan dibuat selama kepengurusan Senada 2018, diantaranya form notulensi, form lpj, form berita acara. Terakhir dilanjutkan diskusi tiap departemen atau biro untuk membicarakan dan menyusun proker (Program Kerja) yang akan dikerjakan dan sesuai dengan visi misi Senada.

Sebelum penutupan, diadakan presentasi singkat untuk tiap departemen dan biro, namun tidak ada sesi tanya jawab karena sesi tanya jawab akan dilakukan ketika raker (Rapat Kerja) LDK Senada 2018 yang akan dilaksanakan sepekan setelah pertemuan ini. Terakhir, pertemuan ini ditutup oleh do’a dan foto bersama.

Published in Pojok Mahasiswa
%AM, %03 %287 %2018 %05:%Apr

Raker (Rapat Kerja) LDK Senada STT-NF

LDK Senada melaksanakan raker (rapat kerja) yang diadakan dalam dua hari yaitu pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 24 - 25 Maret 2018 di Kampus B STT Terpadu Nurul Fikri. Rapat kerja merupakan kegiatan yang selalu dilakukan oleh setiap LFK (Lembaga Formal Kampus) di awal kepengurusan untuk menentukan program kerja apa yang akan dilakukan selama 1 periode kepengurusan.

Raker LDK Senada dihadiri oleh 32 anggota dari total keseluruhan yaitu 36 orang. Agenda raker dimulai dari memberi motivasi dari ketua LDK Senada yaitu Miftah Amrullah agar seluruh anggota dapat menjalankan kepengurusan ini dengan semangat dan sebaik-baiknya. Kemudian dilanjutkan dengan presentasi program kerja tiap departemen dan biro yang terdapat di LDK Senada. Setiap presentasi departemen memunculkan banyak perdebatan yang akhirnya melahirkan program yang terbaik yang akan ditetapkan sebagai program kerja sah setiap departemen.

Selama rapat kerja berlangsung banyak keceriaan yang terukir di wajah anggota LDK Senada, khususnya mahasiswa angkatan 2017 yang baru merasakan organisasi di Kampus. Mereka terlihat sangat bersemangat dalam menjalankan kepengurusan di LDK Senada ditandai dengan ide program kerja luar biasa yang belum pernah dilakukan oleh LDK Senada selama 3 periode sebelumnya. Hal tersebut membuat Ketua LDK Senada menjadi bangga dengan ide-ide tersebut.

Rapat kerja LDK Senada berakhir pada pukul 12.00 WIB di hari Minggu dan ditutup dengan Foto bersama seluruh anggota LDK Senada STT Terpadu Nurul Fikri.

Published in Kegiatan Kampus
%PM, %14 %008 %2018 %23:%Jan

Kerjasama LDK Senada dan LDK STIE

Senin 8 Januari 2018 bertempat di STT-NF, Senada bekerjasama dengan STIE (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi) Kelapa Dua Depok. Lembaga Dakwah Kampus Senada STT Terpadu Nurul Fikri mengadakan kerjasama pengembangan dakwah dan berbagi cerita tentang bagaimana membangun dan mengembangkan sebuah lembaga dakwah di kampus saat pertama kali dibentuk.

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan empat orang dari STIE sendiri dan enam orang dari LDK Senada. Pada kesempatan kali ini Kak Hendra selaku pendiri dan pemimpin LDK Senada yang pertama menjadi Narasumber untuk membantu menjawab persoalan yang dimiliki antara LDK STIE dan LDK Senada.

Permasalahan dan kiat-kiat yang diusung yaitu bagaimana mendirikan sebuah LDK baru pada kampus yang belum memiliki LDK sendiri. STIE  dipimpin oleh Hamid memberikan pemaparan bagaimana keadaan Lembaga Dakwah mereka saat ini dan urgensi dakwah di kampusnya. Dengan adanya kerjasama yang telah dilakukan, diharapakan perkembangan dan aktifitas Dakwah di STEI mennjadi lebih maju dan terus berkembang lagi.

Published in Kegiatan Kampus
Page 1 of 2