%AM, %08 %100 %2017 %01:%Mei

Xiaomi Segera Pasarkan Produk "Internet of Things" di Indonesia

Written by Chairin Nashrillah Mahasiswi STTNF
Rate this item
(0 votes)

Bicara soal brand Xiaomi, merek yang satu ini memang terkenal dengan produk smartphone murah meriah miliknya, terutama seri Redmi. Namun Xiaomi menjual banyak produk selain smartphone dan tablet, termasuk timbangan badan, rice coocker, hingga air purifier. Namun hingga saat ini, Xiaomi baru menjual produk mobile miliknya di Indonesia. Tampaknya, perusahaan asal Tiongkok itu bakal segera menjual produk lain ke Indonesia.

Selain smartphone seri Redmi dan Mi yang beken, Xiaomi juga menjual produk-produk lain mulai dari penanak nasi pintar hingga air purifier. Rencana tersebut diungkapkan oleh pihak Xiaomi bersama Erajaya dalam paket bundling bersama dengan Telkomsel di Jakarta, Rabu (26/4/2017). Menurut keterangan Hasan Aulia selaku CEO Erajaya Group, mereka akan menjual produk lain buatan Xiaomi. Produk yang akan mereka jual merupakan produk dalam kategori Internet of Things (IoT) atau setiap perangkat yang terhubung ke internet. Cukup sukses menjual produk mobile, kini mereka mencoba untuk memasarkan produk yang masuk ke dalam kategori smarthome.

"Kami akan memasarkan produk seperti wearable device, air purifier, dan perangkat-perangkat smarthome. Semua yang menyangkut internet product," ujar Hasan ketika dijumpai oleh KompasTekno seusai acara. Hasan mengaku belum bisa memastikan kapan produk-produk Xiaomi itu akan mulai dijual di Indonesia karena pihaknya masih mengurus sertifikasi yang diperlukan agar produk smarthome Xiaomi dapat dijual secara legal di Indonesia. Namun, dia memberi perkiraan waktu pemasaran perdana dalam dua hingga tiga bulan ke depan. Belum dipastikan juga perangkat apa saja yang akan dijual.

Dalam kesempatan yang sama, General Manager Xiaomi for South East Asia and South Pacific Steven Shi menjelaskan bahwa Xiaomi memiliki tiga pilar produk, yakni smartphone, produk-produk ekosistem, dan layanan internet. "Kalau Mi Roaming yang baru-baru ini meluncur, masuk kategori internet services. Sementara, produk, seperti air purifier dan TV pintar tergolong dalam perangkat ekosistem, " kata Shi.

aa

Shi mengaku optimis aneka produk IoT Xiaomi akan diminati konsumen Indonesia. Soal infrastruktur internet, menurut dia, bukan kendala karena perangkat-perangkat itu hanya menggunakan bandwidth kecil. "Jadi, yang dibutuhkan hanya konektivitas saja. Apalagi, 50 persen populasi Indonesia sudah terhubung ke internet. Mereka ini memiliki keinginan untuk memakai inovasi-inovasi digital terbaru," pungkasnya.

Read 2065 times