Rabu, 14 Februari 2018 00:09

Berapa Banyak Ukuran Swap yang Harus Digunakan di Linux?

Written by  Tika Ayati Mahasiswi STT-NF
Rate this item
(1 Vote)

Seberapa besar ukuran swap? Haruskah ukuran swap dua kali lipat dari ukuran RAM atau haruskah ukuran swap setengah dari ukuran RAM? Apakah saya perlu partisi swap jika sistem saya memiliki kapasitas RAM yang besar? Mungkin ini adalah pertanyaan yang paling sering diajukan tentang menentukan ukuran swap saat menginstal Linux. Hal Itu bukan hal yang baru lagi. Selalu ada kebingungan seputar ukuran swap.

Swap merupakan sebuah ruang pada hard disk yang dijadikan ruang virtual memory yang digunakan ketika komputer membutuhkan lebih banyak memory. Dalam artian partisi dengan filesystem Swap ini bekerja sebagai cadangan , apabila RAM yang digunakan sudah penuh. Jadi sederhaananya, Swap ini akan memberi pertolongan jika RAM yang kita gunakan sudah kehabisan ruang kosong.

Swap akan sangat berguna untuk komputer yang memiliki RAM berkapasitas minim. Fungsi ini mirip dengan fitur paging files pada Windows. Swap juga digunakan untuk menyimpan data-data yang jarang digunakan di RAM.

Untuk waktu yang lama, ukuran swap yang disarankan dua kali lipat dari ukuran RAM namun aturan tersebut tidak berlaku lagi untuk komputer modern. Berapa ukuran swap yang harus dialokasikan untuk sistem jika RAM 32 GB atau 64GB? Bukankah itu akan menjadi pemborosan pada hardisk jika ukuran swap dua kali dari ukuran RAM 32GB atau 64GB?

Apa Itu Swap? Kapan Swap Digunakan?

Sistem kamu menggunakan RAM (Random Access Memory) ketika menjalankan aplikasi. Ketika ada beberapa aplikasi yang berjalan di sistem kamu maka aplikasi akan dikelola dengan RAM yang tersedia.

Tetapi jika terdapat banyak aplikasi yang berjalan atau aplikasi membutuhkan banyak RAM, maka sistem akan mendapatkan masalah. Jika aplikasi membutuhkan lebih banyak memori namun seluruh RAM sudah digunakan, aplikasi akan crash.

Swap bertindak sebagai memori cadangan disaat RAM sudah kehabisan tempat. ketika RAM habis, sistem Linux kalian akan menggunakan sebagian swap dan mengalokasikannya ke aplikasi yang sedang berjalan.

Itu terdengar keren. Ini berarti jika kalian mengalokasikan swap berukuran 50GB, sistem Anda dapat menjalankan ratusan atau mungkin ribuan aplikasi pada saat bersamaan? Salah.

Perhatikan, kecepatan adalah hal yang menjadi pembahasan disini. RAM mengakses data dalam waktu nanodetik. Sedangkan SSD mengakses data dalam waktu mikrodetik sementara hard disk (HDD) biasa mengakses data dalam waktu milidetik. Artinya RAM 1000 kali lebih cepat dari SSD dan 100.000 kali lebih cepat dari HDD biasa.

Jika sebuah aplikasi bergantung terlalu banyak pada swap, kinerjanya akan menurun karena tidak dapat mengakses data dengan kecepatan yang sama seperti pada RAM. Jadi, alih-alih mengambil 1 detik untuk sebuah tugas, mungkin perlu beberapa menit untuk menyelesaikan tugas yang sama. Ini akan membuat aplikasi menjadi lambat bahkan kelihatan tidak berguna.

Dengan kata lain, sedikit swap sangat membantu. Namun kebanyakan swap juga tidak akan berguna.

Mengapa Kita Memerlukan Partisi Swap?

Ada beberapa alasan mengapa anda perlu swap. Diantaranya yaitu :

  1. Jika sistem kamu memiliki RAM kurang dari 1 GB, anda harus menggunakan swap karena kebanyakan aplikasi akan menghabiskan RAM.

  2. Jika sistem kamu menggunakan aplikasi yang membutuhkan resource besar seperti edtiing video, sebaiknya gunakan swap karena RAM Anda mungkin akan cepat habis.

  3. Jika kamu menggunakan hibernasi, maka Anda harus menambahkan swap karena isi RAM akan ditulis ke partisi swap. Ini berarti ukuran swap minimal seukuran RAM.

  4. Menghindri kejadian yang aneh seperti program yang terlalu berat dan menggunakan banyak RAM.

Apakah Kita Masih Memerlukan Swap Jika Sudah Memiliki Banyak RAM?

Jika memiliki RAM 32GB atau 64 GB, kemungkinan sistem tidak akan menggunakan keseluruhan RAM yang ada dan karenanya partisi swap tidak akan pernah digunakan.

Tetapi sebaiknya kita tetap berjaga-jaga, jika sistem kita memiliki 32GB RAM, pastinya juga memiliki hard disk 100 GB atau lebih. Mengalokasikan beberapa GB swap tidak akan merugikan. Ini membuat kita tetap berjaga-jaga secara ekstra jika ada program yang besar dan berat mulai menyalahgunakan dan menghabiskan RAM.

Bisakah Kita Menggunakan Linux Tanpa Partisi Swap?

Ya bisa, apalagi jika sistem memiliki banyak kapasitas RAM. Tapi seperti yang sudah dijelaskan di bagian sebelumnya, sebaiknya tetap mengalokasikan sedikit partisi untuk swap di Linux.

Seberapa Besar Ukuran Swap yang Harus Dialokasikan?

Sekarang muncul pertanyaan besar. Berapa ukuran swap yang ideal untuk menginstal Linux?

Dan masalahnya di sini adalah tidak ada jawaban yang pasti untuk pertanyaan mengenai ukuran swap. Hanya ada jawaban rekomendasi.

Setiap orang memiliki pendapat berbeda mengenai ukuran swap yang ideal. Bahkan distribusi Linux pun berbeda-beda dalam menentukan ukuran swap dan tidak memiliki panduan khusus untuk ukuran swap.

Red Hat merekomendasikan ukuran swap 20% dari RAM untuk sistem modern.

CentOS memiliki rekomendasi yang berbeda dari Red Hat untuk ukuran partisi swap. CentOS menyarankan ukuran swap:

  • Dua kali ukuran RAM jika RAM kurang dari 2 GB.
  • Ukuran RAM + 2 GB jika ukuran RAM lebih dari 2 GB. Misal: RAM 3GB berarti swap 5GB (3GB + 2GB).

Ubuntu memiliki perspektif yang sama sekali berbeda untuk ukuran swap karena mempertimbangkan faktor hibernasi. Jika kamu memerlukan hibernasi, ukuran swap menjadi penting di Ubuntu.

Namun jika kita tidak sering menggunakan hibernasi berikut ukuran swap yang direkomendasikan:

  1. Jika RAM kurang dari 1 GB, ukuran swap minimal seukuran RAM dan paling banyak dua kali lipat dari ukuran RAM.

  2. Jika RAM lebih dari 1 GB, ukuran swap minimal akar kuadrat dari ukuran RAM dan paling banyak dua kali dari ukuran RAM.

  3. Jika hibernasi digunakan, ukuran swap harus sama dengan ukuran RAM ditambah akar kuadrat dari ukuran RAM.

Jika bingung dengan penjelasan diatas, berikut tabel yang dapat membantu kamu untuk mengetahui ukuran swap yang direkomendasikan oleh Ubuntu berdasarkan ukuran RAM dan kebutuhan hibernasi:

Picture2

Berapa Ukuran Swap yang Harus Anda Gunakan?

Seberapa besar ukuran swap yang akan kita gunakan tergantung dari kebutuhan kita sendiri, pertanyaan tersebut hanya kita mengetahui dan menentukan jawabanya dari rekomendasi ditas. Untuk waktu yang lama, ukuran swap direkomendasikan dua kali lipat dari ukuran RAM. 

Jadi berapa ukuran swap yang kalian inginkan untuk sistem Linux Anda?

Diterjemahkan dari website: itsfoss

Read 8193 times Last modified on Selasa, 20 Februari 2018 09:36