%PM, %18 %691 %2018 %15:%Apr

Extension yang Dipersiapkan Ketika Ngoding

Written by Afifah Sausan Mahasiswi STTNF
Rate this item
(0 votes)

Di dunia teknologi, terdapat ribuan tools yang dapat digunakan untuk ngoding.

Tetapi bagi pemula, pasti bingung mau menggunakan extension apa untuk ngoding. Karena bagi pemula seharusnya extension yang digunakan mudah digunakan dan dipahami, bukan sebaliknya.

Berikut ini akan dijelaskan extension untuk google chrome dan visual code studio yang dapat membantu programmer pemula.

Extension Google Chrome.

Berikut adalah tools yang membantu kamu ngoding dengan lebih baik:

  • WhatFont: Ini adalah cara untuk mengetahui font yang digunakan oleh situs web favorit, sehingga anda bisa menggunakan untuk membangun sebuah website.
  • Pesticide: Berguna untuk melihat garis besar <div> Anda dan memodifikasi CSS.
  • Colorzilla: Berguna untuk menyalin warna yang tepat dari sebuah situs web. Ini menyalin warna langsung ke clipboard Anda sehingga Anda tidak menghabiskan waktu yang lama untuk mencoba mendapatkan kombinasi RGBA yang tepat.
  • CSS Peeper: Berguna untuk melihat warna dan aset yang digunakan pada sebuah situs web. 
  • Wappalyzer: Berguna untuk melihat teknologi yang digunakan oleh suatu website.
  • React Dev Tools: Berguna untuk debugging aplikasi React, ini hanya berguna jika Anda ngoding di aplikasi React.
  • Redux Dev Tools: Berguna untuk aplikasi debug menggunakan Redux, ini hanya berguna jika Anda menerapkan Redux di aplikasi Anda.
  • JSON Formatter: Berguna untuk membuat JSON terlihat lebih bersih di browser. 
  • Vimeo Repeat and Speed: Berguna untuk mempercepat video Vimeo. 

Extension Visual Studio Code.

 Ekstensi favorit Penulis:

  • Auto Rename Tag: Mengubah tag HTML secara otomatis.
  • HTML CSS Support: Dukungan CSS untuk dokumen HTML. Ini berguna untuk membuat highlighting pada kode dan membuat kode menjadi rapi.
  • HTML Snippets: Berguna untuk mengambil snippets (potongan) kode.
  • Babel ES6/ES7: Menambahkan pewarnaan JavaScript. Jika Anda menggunakan Babel, maka lebih mudah untuk membedakan apa yang sedang terjadi dalam kode Anda.
  • Bracket Pair Colorizer: Menambahkan warna ke brackets (tanda kurung) agar memudahkan visualisasi blok. Ini berguna bagi yang suka lupa tidak menutup kurung atau tanda kurung.
  • ESLint: Mengintegrasikan ESLint ke dalam Kode Visual Studio. Ini berguna untuk mendapatkan petunjuk tentang bug saat Anda menulis kode Anda serta dapat membantu menerapkan gaya pengkodean yang baik.
  • Guides: Menambahkan baris panduan tambahan ke kode. Ini adalah isyarat visual lain untuk memastikan bahwa Anda menutup tanda kurung dengan benar.
  • JavaScript Console Utils: Membuat logging console menjadi lebih mudah.
  • Code Spell Checker: Memeriksa penulisan camelCase.
  • Git Lens: Mempermudah melihat kapan dan siapa yang melakukan perubahan.
  • Path Intellisense: Autocomplete untuk path file.
  • Prettier: Format kode secara otomatis. Seperti indent otomatis, sehingga mempermudah pekerjaan anda.
  • VSCode-Icons - Menambahkan icon pada file-file kodingan anda, sehingga terlihat lebih menarik.

Sumber: Medium.com

Read 1887 times Last modified on %PM, %28 %684 %2018 %15:%Apr