%PM, %10 %722 %2019 %16:%Jul

Menjadi UX Designer

Written by Rizky Hidayat
Rate this item
(1 Vote)

UX Designer merupakan salah satu bidang penting untuk pengembangan produk yang telah kita buat menjadi mudah untuk digunakan dan tidak membingungkan ketika digunakan. UX Designer memiliki ilmu yang lebih dari UI Designer, karenan ranah UX ini harus melalui tahap research pasar, psychologi user sampai kemudian di implementasikan kedalam visual. UX designer harus mengeksplorasi lebih dalam bagaimana memecahkan masalah spesifik seorang pengguna.

Tanggung jawab seorang UX Designer adalah memastikan bahwa setiap langkah demi langkah berjalan dengan logis dan jelas. Salah satu hal yang harus dipahami UX Designer ialah harus memahami betul bagaimana kebiasaan dan kebutuhan dari user. Jadi tanggung jawab user?

1. Product Research
Seorang UX desainer harus research terlebih dahulu dalam proses pengembangan sebuah produk. Ini menjadikan dasar yang memungkinkan perancang menghindari asumsi dan membuat keputusan berdasarkan data dan informasi yang didapat dari pengguna. Product Research penting karena mengajarkan UX Designer tentang perilaku, sasaran, motivasi dan kebutuhan pengguna. Ini membantu mereka memahami dan mengidentifikasi peluang produk di pasar serta membantu memprioritaskan berbagai aspek produk seperti fitur dari produk.

2. Membuat Persona dan Skenario
Berdasarkan hasil penelitian produk, langkah selanjutnya untuk UX Designer adalah mengidentifikasi kelompok pengguna dan membuat representatif kelompok pengguna(personas). Persona merupakan identitas fiktif yang mencerminkan salah satu pengguna dari produk yang akan di buat seperti perilaku, kebutuhan dan motivasi pengguna.
Persona bukan pengguna yang mereka inginkan, namun pengguna yang mereka miliki sebenarnya. Tujuan menciptakan persona adalah untuk mencerminkan pola pada produk yang telah di identifikasi dari pengguna. Setelah UX Designer mengidentifikasi persona, selanjutnya UX Designer dapat menulis skenario. Sekenario adalah narasi yang menggambarkan aktivitas salah satu dari kerpribadian pengguna, termasuk bagaimana produk sesuai dengan kehidupan pengguna.

3. Information Architecture
Setelah UX Designer melakukan penelitian dan membuat persona, selanjutnya UX Designer mendefinisikan Arsitekrtur Informasi yang ada pada produk. Arsitektur Informasi adalah pembuatan struktur untuk produk yang memungkinkan pengguna memahami dimana mereka berada saat menggunakan produk dan dimana informasi yang mereka inginkan terkait dengan posisi mereka saat menggunakan produk. Arsitektur Informasi menghasilkan navigasi, hirarki dan kategorisasi pada produk.

4. Wireframes
Wireframes adalah desain yang sangat berkaitan dengan UX Designer yang pada dasarnya merupakan representasi awal dari sebuah desain. Wireframes harus mewakili setiap tampilan atau langkah yang mungkin diambil oleh pengguna saat berinteraksi dengan produk. Wireframes dibuat dengan cepat dan mewakili obek User Interface yang sebenarnya dengan cara disederhanakan.

5. Prototyping
Prototipe memberi rasa bagaimana berinteraksi dengan suatu produk. Itu sebabnya lebih baik hindari menampilkan gambar statis dari desain dan lebih baik gunakan desain yang interaktif. Prototipe adalah stimulasi interaksi terakhir antara pengguna dan antarmuka. Beberapa tools untuk membuar prototipe seperti Adobe XD dan Sketch.

6. Product Testing
Salah satu cara paling umum yang bisa dilakukan UX Designer dalam melakukan product testing adalah dengan melakukan tes pengguna dan mengamati perilaku pengguna terhadap produk. Mengumpulkan dan menganalisis umpan balik verbal dan non-verbal dari pengguna membantu UX Designer menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik.

Dalam sebuah StartUp UX Designer berperan penting dan bertanggung jawab atas setiap bagian proses desain, karena tim kecil dan sumber daya terbatas. Jadi, jika kita ingin terlibat dalam setiap tahap proses UX Design, Itulah sebabnya ketika kita mencari deskripsi pekerjaan UX di sebuah perusahaan besar, kita akan menemukan jenis pekerjaan seperti Usability Specialist, Information Architect, UX Research.

Sumber Artikel :

https://belajarkoding.net/apa-itu-user-experience-ux-dan-user-interface-ui/

Read 219 times Last modified on %AM, %17 %451 %2019 %09:%Jul