%PM, %08 %837 %2019 %19:%Agu

Bahasa Pemrograman Baru di 2019

Tahun 2019 perkembangan teknologi saat ini sangat pesat yang tidak bisa kita pungkirin lagi diantaranya adalah teknologi di bidang code atau programming. Seperti yang mungkin sudah kamu ketahui, bahasa pemrograman baru terus muncul. Hal ini dapat membuat kita sulit untuk memilih bahasa yang tepat. Untuk membantu kalian membuat pilihan yang sempurna, dilansir dari Technotification berikut adalah daftar bahasa pemrograman baru untuk dipelajari Tahun 2019.

Bahasa Pemrograman Baru Untuk Dipelajari Tahun 2019

1. Swift

Swift adalah bahasa yang sempurna untuk kamu pelajari di 2019. Bahasa Swift adalah salah satu bahasa yang terutama digunakan dalam komunitas pengembangan Apple. Dari tampilan hal-hal, tampaknya bahasa dapat memperluas cakupannya ke sistem operasi lain. Ini juga dapat digunakan untuk pemrograman server dan sistem. Sebagai bahasa pemrograman baru, Swift sangat aman dan mudah dipelajari. Sebagian besar programmer menganggapnya sebagai alternatif untuk Objective-C. Ini terutama karena ingin memecahkan beberapa masalah berulang yang datang dengan Objective-C.

2. Kotlin

Kotlin untuk Android. Ini dianggap sebagai alternatif yang sempurna untuk Java terutama di kalangan pengembang Android. Bahasa ini secara resmi diterima oleh Google dan ini berarti bahwa pengembang Android yang bergantung pada Java dan C++ sekarang dapat menemukan alternatif yang sempurna. Meskipun Kotlin adalah bahasa baru, bahasa ini telah sepenuhnya dianut oleh perusahaan besar seperti Netflix, Trello, Pinterest, Coursera, dan yang lainnya.

3. Go

Go adalah salah satu bahasa pemrograman baru yang paling cepat berkembang. Ini adalah salah satu bahasa yang diharapkan untuk membuat buzz besar di 2019. Go dikembangkan dan disponsori oleh Google untuk tujuan menangani proyek yang kompleks tanpa mengganggu alur kerja. Bahasa ini menyatukan fitur-fitur terbaik dari pemrograman berorientasi objek dan fungsional.

4. Rust

Rust adalah bahasa pemrograman baru untuk dipelajari tahun 2019 yang menjadi hit instan di antara para pengembang. Meskipun tidak sesederhana Python atau bahkan Go, bahasanya relatif lebih cepat dan lebih aman. Ini membuatnya menjadi bahasa yang ideal untuk pemrograman sistem. Aturan ketat dari Rust menjadikannya pilihan yang sempurna untuk membangun aplikasi berkinerja tinggi. Ini adalah bahasa yang dapat kalian gunakan untuk mengembangkan aplikasi yang membutuhkan tingkat keamanan tertinggi.

Sumber Artikel:

https://teknologi.id/insight/5-bahasa-pemrograman-baru-untuk-dipelajari-tahun-2019/

Published in Artikel

Memasuki diera digital saat ini para desainer web terus menghadapi tantangan yang semakin meningkat, seperti membuat tampilan web yang user friendly dan inovatif. Tampilan web desain saat ini sangat berpengaruh dalam hal psychologi dalam hal interaksi user. Berikut beberapa tren website terkemuka yang mungkin akan menjadi tren saat ini:

1. Typography

Desain sebuah website tidak hanya bertumpu pada penggunaan gambar ataupun pemilihan warna yang seimbang. Bagaimanapun juga, website adalah sebuah media untuk menyajikan informasi. Barisan kata-kata informatif dalam sebuah website perlu disajikan dalam tampilan yang atraktif. Bukan hanya dari segi diksi atau pemilihan kata, pemilihan tipografi juga perlu diperhatikan. Di sinilah pengetahuan akan tren UI dan UX mempengaruhi daya tarik dari konten teks yang disajikan. Lantas tipografi seperti apa yang tengah menjadi tren di tahun 2019 ini? Ada begitu banyak tipografi yang bisa Anda temukan di internet.

2. Animasi

Penggunaan gambar perspektif yang unik jelas akan menarik perhatian pengunjung. Namun saat sebuah website dilengkapi dengan animasi visual, daya tarik website tersebut akan meningkat pesat. Dibandingkan dengan gambar diam, manusia memang lebih menyukai gambar bergerak. Gambar seperti ini juga terlihat lebih hidup dan mampu menyampaikan banyak hal. Meski disebut animasi, tetapi yang dimaksud di sini tidak sama dengan animasi yang biasa ditampilkan di layar televisi ataupun situs streaming video. Animasi mikro atau animasi fungsional, itulah jenis animasi yang kerap digunakan dalam website dan masih akan menjadi tren saat ini.

3. Gradasi dan warna

Setiap warna memiliki karakter yang berbeda-beda. Misalnya saja seperti warna biru yang identik dengan kreatifitas dan profesionalitas dan warna merah yang identik dengan keberanian. Pemilihan warna dalam sebuah website juga bertumpu pada hal yang sama.

4. 3D

adalah satu tren yang sedang banyak sekali diterapkan ke desain UI di tahun ini adalah intergrasi grafik 3D ke platfrom handphone dan web. Menerapkan gambar 3D ke UI merupakan tantangan yang membutuhkan keterampilan khusus dan keahlian artistik untuk di kerjakan dengan baik. Namun, teknik tersebut jelas sangat menarik dan pengunjung tidak akan cepat bosan dengan tampilan yang semenarik mungkin. Render 3D sering terlihat fotorealistik yang merupakan keuntungan besar untuk desain antarmuka pengguna.

5. Visual Storytelling

Tren grafik khusus telah membuka perspektif yang lebih luas untuk story telling di sisi antarmuka. Semakin banyak situs web dan aplikasi seluler beralih ke karakter yang dirancang khusus untuk menunjukkan cerita, mengatur atmosfer, mengirim pesan atau menyajikan manfaat dengan cara yang sesuai dengan suasana hati, nada, dan suara platform. Karakter orisinal membantu membuat interaksi lebih seperti manusia, mengatur asosiasi visual yang kuat dengan dunia nyata dan secara instan mentransfer suasana hati yang dibutuhkan. Terlebih lagi, tergantung pada komposisi, karakter dapat menjadi alat yang efektif untuk membuat halaman atau layar dinamis dan hidup.

Sumber Artikel:

https://kreativv.com/game-teknologi/ui-ux-adalah/

Published in Artikel

Metodologi penelitian merupakan sebuah cara untuk mengetahui hasil dari sebuah permasalahan yang spesifik, dimana permasalahan tersebut disebut juga dengan permasalahan penelitian. Metode penelitian juga langkah yang dimiliki dan dilakukan oleh peneliti dalam rangka yang telah didapatkan tersebut. Metode penelitian memberikan gambaran rancangan penelitian yang meliputi antara lain: prosedur dan langkah-langkah yang harus ditempuh, waktu penelitian, sumber data dan langkah apa data tersebut diperoleh, selanjutnya akah diolah serta di analisis.

Dengan menggunakan metodologi penelitian, peneliti akan dapat mengambil kesimpulan-kesimpulan sehingga dapat menemukan solusi dari permasalahan. Serta kesimpulan-kesimpulan tersebut dapat dipercaya. Berikut manfaat dari metodologi penelitian:

1. Menggunakan metodologi, peneliti dapat memudahkan pekerjaan agar sampai pada tahap pengambilan keputusan atau kesimpulan-kesimpulan.

2. Menggunakan metodologi, para peneliti dapat mengatasi berbagai keterbatasan yang ada, misalnya keterbatasan waktu, biaya, tenaga, etik dan lainnya.

3. Kesimpulan yang diambil oleh peneliti dapat dipercaya.

4. Kesimpulan yang diambil dapat digunakan untuk memecahkan permasalahan.

Metode penelitian ada dua hal yang penting dalam metode penelitian, yaitu metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kualitatif.

Sumber Artikel:

https://www.statistikian.com/2016/11/metodologi-penelitian.html

Published in Artikel
%PM, %08 %807 %2019 %18:%Agu

Memahami User Interface Engineer

Seorang User Interface Engineer (UI Engineer) bertugas untuk menengahi antara UI/UX Desainer dan Frontend Developer. Tugas Utama dari UI Engineer adalah mengimplementasikan desain yang dibuat oleh UI/UX Desainer kedalam bentuk kode HTML, CSS, dan Javascript. Biasa di sebut Slicing HTML atau PSD to HTML. Namun saat ini di Indonesia Sendiri masih sangat jarang mempekerjakan seorang UI Engineer. Kebanyakan Start-up maupun Software House menjadikan seorang Frontend Developer ataupun Seorang UI/UX Desainer merangkap menjadi UI Engineer.

Keahlian yang harus dikuasai ?

UI Engineer menguasai Fundamental dari client side yaitu HTML, CSS, dan Javascript. UI Engineer juga setidaknya harus mempunyai pengetahuan dasar tentang User Experiencedan Responsive Web Design. Meskipun UI Engineer biasanya ditempatkan dalam tim Desain, tapi tidak semua UI Engineer bisa membuat desain. Meskipun seperti itu, seorang UI Engineer setidaknya harus bisa mengoperasikan software-software desain grafis seperti Adobe Photoshop, Adobe Illustrator. Hal ini biasanya diperlukan untuk hal-hal kecil seperti mengubah ukuran gambar, merubah warna ikon dan hal-hal kecil lainnya yang tidak perlu meminta seorang UI/UX Desainer melakukannya.

Sumber Artikel:

medium.com

Published in Artikel

User Experience atau disebut UX designer pastinya harus memiliki tools untuk mempermudah dalam proses kinerja desainernya. Kegunaan tools tidak hanya berfungsi untuk mempermudah dalam pembuatan design namun dapat memudahkan untuk melakukan customization produk pada website atau apps lainnya. Pembuatan prototype produk amat dibutuhkan desainer UX agar dapat diketahui potensi dari produk yang tengah dikembangkannya sebelum diluncurkan kepada para user atau pengguna.

Berikut beberapa tools yang dapat membantu Ux Designer ?

1. InVision
InVision mampu mengakomodir kebutuhan desain visual yang langsung bisa diterapkan dalam bentuk prototype produk. Hal itu pastinya memudahkan desainer untuk merevisi dan mengembangkan produknya tanpa harus membuka tools lainnya. Selain itu, tiap tahunnya tim pembuat InVision selalu menyematkan fitur-fitur terbaru sehingga tren pembuatan website dan aplikasi terbaru dapat langsung dirasakan oleh desainer UX yang menggunakannya.

2. Adobe Xd
Dalam membangun aplikasi, baik itu aplikasi berbentuk website, mobile ataupun desktop tentu memiliki tahapan-tahapan yang dimulai dengan menganalisa masalah hingga prilisan, dari hulu hingga hilir. Coding hanyalah sebagian kecil dalam membangun aplikasi. Biasanya sebelum tahap development kita mesti melewati tahap desain terlebih dahulu agar dalam development dapat terarah dan terstruktur serta meminimalisir seringnya revisi. Tahap desain umumnya terdiri dari membuat mockup atau prototype.

3. Marvel
Marvel merupakan tools prototyping yang cocok untuk desainer web dengan keinginan membuat prototype secara cepat dan segera. Tools ini mampu menerjemahkan keinginan desainer produk saat membuat prototype dengan cepat. Marvel memiliki fitur-fitur yang responsif dan multi fungsi.

4. Sketch
Sketch adalah sebuah aplikasi grafik untuk para desainer yang dengan sangat baik juga dapat digunakan ke dunia web desain. Jika kamu baru saja mengenalnya, kamu mungkin belum mengetahui beberapa trik tersembunyi yang Sketch miliki.

5. Axure
Tools yang hadir pada tahun 2002 ini memiliki kelengkapan yang cukup mumpuni dalam hal pembuatan prototype produk. Axure memiliki fitur pembuatan prototype yang telah dilengkapi dengan penyematan interaksi yang diinginkan desainer dalam produknya. Dengan begitu, desainer UX dapat memasukkan interaksi yang memudahkan penggunanya.

6. JustInMind
JustInMind merupakan tools prototyping yang memiliki kelebihan dalam keanekaragaman fitur di dalamnya. Banyaknya fitur itu sangat responsif dan mampu memberikan kemudahan desainer UX ketika mendesain produknya. Tools tersebut mampu menyematkan fitur-fitur interaksi yang interaktif pada prototype yang tengah dibuat sehingga bentuknya akan menyerupai bentuk final suatu produk web atau aplikasi.
Dengan begitu, desainer UX tidak perlu lagi menerka-nerka bagaimana respon pengguna setelah produk selesai. Sebab, prototype yang dihasilkan tool ini dapat menjadi bahan research kepada penguna potensial dan desainer UX dapat melihat sendiri bagaimana reaksi pengguna terhadap produknya yang masih dalam bentuk purwarupa.

Itulah beberapa prototyping tools yang biasa digunakan oleh para desainer UX dalam proses pembuatan produknya. Tentunya, dalam pemilihan tool disesuaikan dengan kebutuhan dari desainer UX.

Sumber Artikel :

https://www.google.com/search?q=tools+yang+harus+digunakan+ux+designer&oq=tools+yang+harus+digunakan+ux+designer&aqs=chrome..69i57j69i64l3.9764j0j4&sourceid=chrome&ie=UTF-8

https://webdesign.tutsplus.com/id/tutorials/9-sketch-features-you-should-be-using--webdesign-18016

Published in Artikel
%PM, %10 %722 %2019 %16:%Jul

Menjadi UX Designer

UX Designer merupakan salah satu bidang penting untuk pengembangan produk yang telah kita buat menjadi mudah untuk digunakan dan tidak membingungkan ketika digunakan. UX Designer memiliki ilmu yang lebih dari UI Designer, karenan ranah UX ini harus melalui tahap research pasar, psychologi user sampai kemudian di implementasikan kedalam visual. UX designer harus mengeksplorasi lebih dalam bagaimana memecahkan masalah spesifik seorang pengguna.

Tanggung jawab seorang UX Designer adalah memastikan bahwa setiap langkah demi langkah berjalan dengan logis dan jelas. Salah satu hal yang harus dipahami UX Designer ialah harus memahami betul bagaimana kebiasaan dan kebutuhan dari user. Jadi tanggung jawab user?

1. Product Research
Seorang UX desainer harus research terlebih dahulu dalam proses pengembangan sebuah produk. Ini menjadikan dasar yang memungkinkan perancang menghindari asumsi dan membuat keputusan berdasarkan data dan informasi yang didapat dari pengguna. Product Research penting karena mengajarkan UX Designer tentang perilaku, sasaran, motivasi dan kebutuhan pengguna. Ini membantu mereka memahami dan mengidentifikasi peluang produk di pasar serta membantu memprioritaskan berbagai aspek produk seperti fitur dari produk.

2. Membuat Persona dan Skenario
Berdasarkan hasil penelitian produk, langkah selanjutnya untuk UX Designer adalah mengidentifikasi kelompok pengguna dan membuat representatif kelompok pengguna(personas). Persona merupakan identitas fiktif yang mencerminkan salah satu pengguna dari produk yang akan di buat seperti perilaku, kebutuhan dan motivasi pengguna.
Persona bukan pengguna yang mereka inginkan, namun pengguna yang mereka miliki sebenarnya. Tujuan menciptakan persona adalah untuk mencerminkan pola pada produk yang telah di identifikasi dari pengguna. Setelah UX Designer mengidentifikasi persona, selanjutnya UX Designer dapat menulis skenario. Sekenario adalah narasi yang menggambarkan aktivitas salah satu dari kerpribadian pengguna, termasuk bagaimana produk sesuai dengan kehidupan pengguna.

3. Information Architecture
Setelah UX Designer melakukan penelitian dan membuat persona, selanjutnya UX Designer mendefinisikan Arsitekrtur Informasi yang ada pada produk. Arsitektur Informasi adalah pembuatan struktur untuk produk yang memungkinkan pengguna memahami dimana mereka berada saat menggunakan produk dan dimana informasi yang mereka inginkan terkait dengan posisi mereka saat menggunakan produk. Arsitektur Informasi menghasilkan navigasi, hirarki dan kategorisasi pada produk.

4. Wireframes
Wireframes adalah desain yang sangat berkaitan dengan UX Designer yang pada dasarnya merupakan representasi awal dari sebuah desain. Wireframes harus mewakili setiap tampilan atau langkah yang mungkin diambil oleh pengguna saat berinteraksi dengan produk. Wireframes dibuat dengan cepat dan mewakili obek User Interface yang sebenarnya dengan cara disederhanakan.

5. Prototyping
Prototipe memberi rasa bagaimana berinteraksi dengan suatu produk. Itu sebabnya lebih baik hindari menampilkan gambar statis dari desain dan lebih baik gunakan desain yang interaktif. Prototipe adalah stimulasi interaksi terakhir antara pengguna dan antarmuka. Beberapa tools untuk membuar prototipe seperti Adobe XD dan Sketch.

6. Product Testing
Salah satu cara paling umum yang bisa dilakukan UX Designer dalam melakukan product testing adalah dengan melakukan tes pengguna dan mengamati perilaku pengguna terhadap produk. Mengumpulkan dan menganalisis umpan balik verbal dan non-verbal dari pengguna membantu UX Designer menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik.

Dalam sebuah StartUp UX Designer berperan penting dan bertanggung jawab atas setiap bagian proses desain, karena tim kecil dan sumber daya terbatas. Jadi, jika kita ingin terlibat dalam setiap tahap proses UX Design, Itulah sebabnya ketika kita mencari deskripsi pekerjaan UX di sebuah perusahaan besar, kita akan menemukan jenis pekerjaan seperti Usability Specialist, Information Architect, UX Research.

Sumber Artikel :

https://belajarkoding.net/apa-itu-user-experience-ux-dan-user-interface-ui/

Published in Artikel

Di era globalisasi ini pertumbuhan teknologi sangat pekat dan cepat, salah satu contohnya adalah dibidang pemrograman. Pemrograman saat ini sangat diminati dari kalangan mahasiswa maupun umum. Dalam pemrograman, kita perlu mengetahui dasar-dasar yang melandasi suatu pemrograman baik pemrograman Website, mobile, desktop, dll. Adapun dasar dari seluruh bahasa pemrograman seperti PHP, Python, Java, Java Scrip, C++ dan lainnya untuk dalam pembuatan program aplikasi yaitu kita harus mengetahui mengenai Algoritma.

Apa itu Algoritma ?

Pencetus pertama algoritma yaitu Abu Ja'far Muhammad Ibnu Musa Al-Khawarizmi yang mana di dalam buku yang beliau tulis yaitu “Aljabar wal Muqabala” (Buku pemugaran dan pengurangan), menjelaskan langkah-langkah dalam menyelesaikan berbagai persoalan aritmatika (aljabar). Oleh karena itu kata "Algoritma" diambil dari kata Al-Khawarizmi yang kemudian berubah menjadi algorism, selanjutnya menjadi algorithm karena kata algorism sering dikelirukan dengan dengan arithmetic, sehingga akhiran -sm berubah menjadi –th, dan dalam bahasa indonesia diserap menjadi kata Algoritma.

Apa itu algoritma & algoritma pemrograman?

Algoritma itu sebagai suatu susunan langkah-langkah yang harus kita kerjakan dalam mencapai suatu tujuan yang akan kita tuju. Adapun langkah-langkah yang kita lakukan harus sesuai dengan logika agar tidak terjadi kesalahan yang membuat gagalnya dalam mencapai tujuan itu sendiri.

Pengertian Algoritma Pemrograman. Dalam matematika dan ilmu komputer, algoritma adalah urutan atau langkah-langkah untuk penghitungan atau untuk menyelesaikan suatu masalah yang ditulis secara berurutan. Sehingga algoritma pemrograman adalah urutan atau langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah pemrograman komputer.

Berikut beberapa jenis-jenis dari Algoritma, diantaranya:

1. Algoritma Natural

Algoritma bahasa natural merupakan cara penyajian suatu algoritma yang paling sederhana dan paling mudah untuk dimengerti. Algoritma ditulis dengan bahasa yang kita gunakan sehari-hari (bahasa indonesia, inggris), atau bahasa apapun yang dipahami.

2. Algoritma Flowchart

Flowchart adalah suatu bagan dengan simbol-simbol tertentu yang menggambarkan urutan proses secara mendetail dan hubungan antara suatu proses (instruksi) dengan proses lainnya dalam suatu program. Ternyata langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah dalam algoritma selain dapat menggunakan bahasa natural, kamu juga bisa menggunakan flowchart, namun untuk menggunakan flowchart anda setidaknya harus memahami simbol-simbol yang digunakan oleh flowchart.

3. Algoritma Pseudocode

Pseudocode adalah deskripsi dari algoritma pemrograman komputer yang menggunakan konvensi struktural dari suatu bahasa pemrograman, dan ditujukan agar dapat dibaca oleh manusia dan bukan oleh mesin. Tujuan menggunakan Pseudocode dalam mendeskripsikan suatu algoritma supaya programer dapat memahami suatu kerangka awal (ide) suatu program dengan jelas, meskipun programmer tersebut belum bisa memahami bahasa pemrograman yang akan digunakan

Contoh Penulisan Pseudocode: Untuk menampilkan variable berisi tulisan Test:

Start
a = “Test”

Print a

End

Sumber Artikel:
https://teknojurnal.com/pengertian-algoritma-pemrograman/

Published in Artikel

NLP atau Neuro-Linguistic Programming adalah teknologi yang mempelajari struktur internal seseorang dan bagaimana struktur tersebut bisa didesain untuk tujuan yang bermanfaat bagi orang tersebut. Dalam NLP, setiap perilaku mempunyai struktur internal yang mendukungnya.

Penemuan NLP dimulai ketika Dr. Richard Bandler, seorang ahli Matematika/ Computer Programming dan Prof. John Grinder seorang Profesor Bahasa/Linguistic bertemu di University of California Santa Cruz sekitar pertengahan tahun 1970. Mereka tertarik mempelajari keahlian sejumlah pakar (ahli) dan terapis (penyembuh) yang sangat sukses di bidangnya. Metode yang dipergunakan untuk mempelajari keahlian ini disebut sebagai modelling (ilmu memodel). Tokoh-tokoh awal yang dimodel adalah : Fritz Perls (Gestalt Psychotherapist), Virginia Satir (Psikolog, Family Therapist), Gregory Bateson (Anthropologist, Cybernetics) dan Milton Erickson, MD (Dokter Medis, Hypnotherapist). Setelah bertahun-tahun memodel, mereka berdua berhasil mengembangkan seperangkat teknik mental yang yang sangat berguna dalam dunia terapi.

Inti dari NLP adalah pemahaman tentang bagaimana individu dapat melakukan seluruh aktivitasnya seoptimal mungkin, dengan mempelajari model manusia prima (human excellence model). NLP mengidentifikasi dan menentukan proses dan pola pikir dari setiap orang yang beprprestasi terbaik di bidangnya (top performer) untuk menemukan perbedaan kompetensinya (competency gap) dengan orang rata-rata secara umum.

Berdasarkan penulisan namanya, maka NLP dapat diuraikan menjadi 3 bagian, yaitu:

1. Neuro merujuk pada proses neurologis dari melihat, mendengar, merasakan, mencium dan mengecap, yang kemudian membentuk sebuah pengalaman tertentu.

2. Liguistic merujuk pada cara kita menggunakan bahasa untuk merepresentasikan, mengorganisasikan pengalaman dan mengkomunikasikannya dengan orang lain.

3. Programming merujuk pada strategi dan teknik yang digunakan untuk mengorganisasikan proses internal yang pada akhirnya akan membawa kepada pencapaian hasil akhir.

Berdasarkan bagan proses di atas dapat dijelaskan bahwa setiap orang dapat mengelola keadaan pikiran/perasaan (RI = Realitas Internal) yang ada di dalam dirinya terlepas dari apapun kejadian yang ada di sekitarnya (RE = Realitas Eksternal). Contoh penerapannya yang sangat sederhana adalah bagaimana seorang karyawan tetap memiliki semangat kerja yang tinggi walaupun banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Contoh lainnya seorang yang senantiasa bersukacita walaupun ada banyak hal yang terjadi di sekitarnya yang tidak sesuai dengan harapannya.

Pada tingkatan yang lebih tinggi seseorang praktisi NLP selain dapat mengelola pikiran/perasaannya sendiri juga dapat membantu mengelola pikiran/perasaan orang-orang di sekitarnya. Contohnya adalah seperti yang dilakukan oleh:

• Para pemimpin dalam memotivasi bawahannya agar bersemangat dalam bekerja,

• Pebisnis/pemasar/penjual yang dapat memotivasi pelanggan/prospeknya untuk membeli produk yang dipasarkannya,

• Orang tua yang dapat memotivasi anaknya untuk belajar dengan giat, dan lain-lain

Sumber Artikel:

https://www.linkedin.com/pulse/apa-manfaat-neuro-linguistic-programming-nlp-benefit/

http://www.nlpindonesia.com/about_nlp

Published in Artikel

Pada Tahun 2013 Google mengakuisisi Waze, Fitur waze telah merayap masuk ke Google Maps dari waktu ke waktu. Sekarang, perusahaan tersebut mengumumkan akan ada tombol Google Assistant di waze. Pengguna bisa meminta Google Assistant untuk mengakses ke fitur yang sering dipakai memutar musik, untuk memintanya untuk membantu saat pengguna kendaraan melalui perintah suara. Khusus untuk waze, Google menyimpan fitur Android-Only untuk saat ini dan diluncurkan di AS untuk penutur bahasa inggris dan mungkin tidak berfungsi di Android Auto. Berikut daftar beberapa perintah khusus Waze:

“Hai Google, laporkan kecelakaan”

“Hai Google, laporkan lalu lintas”

“Hai Google, lapor polisi”

“Hai Google, hindari jalan tol”

“Hai Google, tunjukkan rute alternatif”

Google menempatkan Google Assistant ke dalam Google Maps pada tahun ini, dan ini diklaim menyebabkan pengguna iOS lebih terbiasa menggunakan asisten suara Google dibandingkan Siri.

Sumber Artikel:

https://teknologi.id/tekno/google-assistant-kini-hadir-di-waze/

https://techcrunch.com/2019/06/10/google-assistant-comes-to-waze-navigation-app/

https://selular.id/2019/06/waze-di-android-sekarang-support-google-assistant/

Published in Artikel
%PM, %19 %781 %2019 %17:%Jun

Mengenal Apa itu Web Service?

Web service adalah suatu sistem perangkat lunak yang dirancang untuk mendukung interoperabilitas dan interaksi antar sistem pada suatu jaringan. Web service digunakan sebagai suatu fasilitas yang disediakan oleh suatu web site untuk menyediakan layanan (dalam bentuk informasi) kepada sistem lain, sehingga sistem lain dapat berinteraksi dengan sistem tersebut melalui layanan-layanan (service) yang disediakan oleh suatu sistem yang menyediakan web service. Web service menyimpan data informasi dalam format XML, sehingga data ini dapat diakses oleh sistem lain walaupun berbeda platform, sistem operasi, maupun bahasa compiler.

Web service bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi antar pemrogram dan perusahaan, yang memungkinkan sebuah fungsi di dalam Web Service dapat dipinjam oleh aplikasi lain tanpa perlu mengetahui detil pemrograman yang terdapat di dalamnya. Manfaat Web Service, diantaranya: Web service dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam pengembangan aplikasi N-tier, dimana dipisahkan antara server database, aplikasi dan client.

Beberapa keuntungan lain yang didapat dari penerapan web service yaitu:

1. Dengan format XML yang telah menjadi salah satu standar pertukaran data, penggunaan web service akan banyak memudahkan untuk pertukaran data dalam berbagai sistem dengan berbeda platform. Apabila kita membuat web service dengan teknologi Java, maka fungsi-fungsi yang ada dalam web service tersebut dapat kita baca dengan menggunakan sistem lain yang berbeda sama sekali dari Java, misalkan menggunakan .Net ataupun PHP.

2. Web service di support oleh pemain utama dalam dunia TI seperti Microsoft (NET), SUN (Open Net Environment – ONE), IBM (Web Service Conceptual Architecture – WSCA), W3C (Web Service Workshop), Oracle (Web Service Broker), Hewlett-Packard (Web Service Platform).

3. Dalam penerapan N-tier, untuk layer bisnis atau apllication logic dapat diterapkan dengan web service, sehingga di sisi client kita tidak direpotkan dengan instalasi layer bisnis seperti halnya dll, corba, atau jenis yang lain. Dengan web service, method atau function yang telah kita buat dapat dipergunakan berulang kali bahkan untuk keperluan aplikasi yang berbeda (reusable function). Penerapan lebih jauh dari web service adalah Service Oriented Architecture (SOA) dengan web service sebagai dasarnya.

4. Web service dibangun berdasarkan text base document dengan format XML, sehingga untuk komunikasi data relatif lebih ringan dibandingkan dengan aplikasi yang mengakses langsung database melalui suatu jaringan. Apabila kita menerapkan web service untuk aplikasi yang menggunakan desktop application based, kita tidak perlu melakukan instalasi konektor database seperti misalnya menggunakan ODBC, OLEDB, ataupun jenis data provider lain. Dengan jumlah client yang cukup banyak, tentunya akan sangat merepotkan apabila kita harus melakukan instalasi satu persatu untuk konektor database. Dengan menggunakan web service kita cukup menambahkan web service reference di client, sedangkan untuk koneksi databasenya hanya perlu dilakukan di server web servicenya.

5. Komunikasi data melalui web service dilakukan melalui http atau Internet protocol terbuka lainnya. Hal ini sangat memudahkan karena protocol tersebut adalah protocol yang umum dipakai.

Arsitektur Web Service

Web service memiliki tiga entitas dalam arsitekturnya, yaitu:

1. Service Requester (peminta layanan)

2. Service Provider (penyedia layanan)

4. Service Registry (daftar layanan)

>> Service Provider: Berfungsi untuk menyediakan layanan/service dan mengolah sebuah registry agar layanan-layanan tersebut dapat tersedia.
>> Service Registry: Berfungsi sebagai lokasi central yang mendeskripsikan semua layanan/service yang telah di-register.
>> Service Requestor: Peminta layanan yang mencari dan menemukan layanan yang dibutuhkan serta menggunakan layanan tersebut.

Operasi-Operasi Web Service

Secara umum, web service memiliki tiga operasi yang terlibat di dalamnya, yaitu:

1. Publish/Unpublish: Menerbitkan/menghapus layanan ke dalam atau dari registry.

2. Find: Service requestor mencari dan menemukan layanan yang dibutuhkan.

3. Bind: Service requestor setelah menemukan layanan yang dicarinya, kemudian melakukan binding ke service provider untuk melakukan interaksi dan mengakses layanan/service yang disediakan oleh service provider.

Sumber Artikel:


https://bambangsuhartono.wordpress.com/2014/12/28/web-service-dan-manfaatnya-pada-perusahaan/

Published in Artikel
Halaman 1 dari 40