×

Peringatan

JUser: :_load: Tidak dapat memuat pengguna denga ID: 986

Pembangunan terus dilakukan untuk mencapai kemajuan suatu negara. Sebagian program pembangunan berupa pembangunan infrastruktur publik seperti sarana jalan dan pembangkit listrik. Karena banyaknya jenis infrastruktur yang akan dibangun, maka menjadi perhatian para pengusaha dan pemerintah untuk berkolaborasi menangani kesenjangan publik dengan investasi yang akan tumbuh di seluruh pelosok negeri. Hal itu akan mempercepat perbaikan aset yang sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Proses pembangunan yang terus berlanjut membutuhkan pekerja atau sumber daya manusia (SDM) yang memadai dan kompeten di bidangnya. Hal itu masih kurang mendapat perhatian para pembangun, karena masih ada pekerja yang ikut membangun, tapi belum memiliki kompetensi maksimal. Bahkan, terdapat beberapa bidang pekerjaan yang kosong karena kurangnya SDM memada.

Menjadi pertanyaan besar, bagaimana seorang pekerja dapat mengembangkan keterampilan untuk mengisi celah kosong. Dari berbagai sumber sudah diketahui bidang apa saja yang kosong dan perlu ditangani oleh SDM berkompetensi dan menguasasi teknologi yang tersedia.

Setiap pekerjaan membutuhkan pengetahuan dan keterampilan di bidang yang sesuai. Dan juga sudah diketahui bagaimana mereka dapat memiliki keterampilan yang tahan lama dan dapat menjadi ahli seperti operator perawatan pabrik air, konduktor kereta api, atau foto voltanik solar, dimana pekerjaan di bidang tersebut melebihi pengetahuan bangunan dan konstruksi cukup luas. Berbagai dinamika pasar dapat ditemui untuk industri yang dapat menciptakan keakraban dan disiplin dengan relevansi ekonomi luas.

Pekerja dalam sektor infrastruktur juga menggunakan lebih dari dua kali jumlah alat dan teknologi dibandingkan dengan jumlah rata-rata yang digunakan di semua pekerjaan. Mulai dari komputer pribadi dan radio dua arah untuk forklift dan listrik gergaji. Pekerja harus mahir dengan bermacam-macam instrumen dan perangkat untuk menunjang pekerjaannya.

Hebatnya, meskipun persyaratan pengetahuan ini 93 persen harus dipenuhi, pekerja dalam pekerjaan sektor biasanya tidak memerlukan gelar sarjana. Sementara beberapa pekerjaan infrastruktur, seperti insinyur nuklir dan arsitek lansekap, perlu tingkat pendidikan lebih tinggi. Pendampingan sangat penting, baik dari pengusaha, pendidik, dan badan-badan pembinaan tenaga kerja. Pembinaan harus kolektif pada level regional, mirip dengan upaya yang sudah berlangsung di kota-kota seperti Chicago, Los Angeles, dan Seattle.

Untuk mendukung peluang ekonomi yang lebih besar, infrastruktur berperan penting di pasar tenaga kerja. Karena itu, perlu ditingkatkan lagi keterampilan SDM agar pembangunan dapat mencapai hasil maksimal. (Nadya Yutrianti)

Sumber:http://www.thehindu.com/opinion/op-ed/building-a-young-nation-of-character/article7159337.ece

Published in Artikel

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk orang lain”. Hikmah kenabian itu ingin diwujudkan mahasiswa STT NF dengan membagikan sebagian rezeki berupa ta’jil ifthar (makanan pembuka puasa) gratis kepada pengguna jalan di depan Kampus B STT NF, jalan Lenteng Agung Raya Nomor 20, Jakarta Selatan. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Kafillah Ramadhan STT NF yang diadakan oleh Lembaga Dakwah Kampus SENADA, BEM STT NF, dan pihak kampus STT NF.

Menurut Syaiful, Ketua Pelaksana Kafillah Ramadhan 1437 Hijriah, “Ta’jil on the Road dilaksanakan untuk menunjukkan bahwa sebagai Muslim harus tolong-menolong dalam kebaikan. Jika ada saudaranya yang kesulitan (berpuasa) sudah sepatutnya kita membantunya (menyediakan ifthar).”

Ta’jil On The Road dilaksanakan pada Jum’at (18/6), dimulai pukul 16.00 dengan persiapan packing makanan yang akan disebar sepanjang ruas jalan. Target untuk dibagikan ke pengguna jalan. Kemudian pembagian tim menjadi dua kelompok. Kelompok pertama di depan kampus B STT NF dan kelompok kedua ditempatkan di depan halte UI.

Tepat pukul 17.00, pembagian ta’jil gratis pun dimulai. Menurut Dhani, relawan T.O.R, target pertama yang diberikan ta’jil gratis adalah orang-orang sangat membutuhkan, karena tak mampu membeli ifthar. Selanjutnya adalah pejalan kaki dan terakhir para pengendara kendaraan bermotor. Tak sampai 20 menit, sekitar 200 ta’jil yang dipersiapkan sudah habis terbagi.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan harus dilanjutkan di tahun berikutnya,” ujar Atmam, usai membagikan ta’jil gratis ke pengguna jalan. (Muhammad Abdul Karim)

Published in Pojok Mahasiswa
%PM, %30 %635 %2016 %14:%Jun

Pendiri ORACLE, Larry Ellison

Larry Ellison adalah tokoh terkenal di bidang teknologi, pendiri sekaligus pimpinan Oracle, perusahaan piranti lunak ternama di dunia. Berkat produk inovasi, ia kini memiliki kekayaan luar biasa. Padahal masa lalunya berasal dari keluarga sederhana. Pencapaiannya adalah buah perjuangan yang mengagumkan mirip dengan kisah Steve Jobs, Bill Gates, atau Mark Zuckerberg. Mereka sama-sama tidak lulus kuliah.

Larry dilahirkan di Amerika Serikat pada 17 Agustus 1944. Masa kecilnya tidak begitu menyenangkan. Sejak usia 9 bulan, Larry telah divonis mengidap pneumonia atau radang paru-paru. Karena kondisi itu, ia kemudian diadopsi oleh paman dan bibinya yang berdomisili Chicago. Bersama kedua orang tua angkatnya, Larry menjalani masa kecilnya dengan tenteram.

Larry masuk sekolah dasar di Eugene Field Elementary School. Ia kemudian melanjutkan ke Sullivan High School dan pindah ke South Shore. Selama di sekolah, Larry dikenal sebagai murid cerdas. Nilai mata ajarannya bagus, apalagi matematika. Sayang, Larry yang cerdas dan aktif mulai berubah setelah mengetahui bahwa kedua orangtua yang mengasuhnya ternyata bukan orang tua kandungnya.

Untung perubahan sikapnya tidak berpengaruh pada prestasi di sekolah. Ia lulus dengan baik dan melanjutkan pendidikan ke Fakultas Fisika di Universitas Illinois, Urbana-Champaign. Ia harus berhenti kuliah karena ibu angkatnya yang selama ini membiayai meninggal dunia. Ia pun mencari kerja serabutan untuk bertahan hidup bersama sang ayah. Larry kembali mencicipi kuliah di Universitas Chichago. Namun, lagi-lagi tidak bertahan lama. Akibat masalah biaya, ia hanya bertahan selama enam bulan di kampus itu.

Karena termotivasi untuk terus hidup, Larry mengikuti kursus komputer. Dengan modal kursus, ia pun melamar ke berbagai perusahaan. Banyak perusahaan yang didatangi, namun belum membuahkan hasil. Usahanya tidak sia-sia, Larry akhirnya diterima di perusahaan investasi Fireman’s Fund sebagai teknisi komputer. Di kantor itu, Larry memperbaiki perangkat keras yang sering rusak. Ia juga menangani berbagai masalah terkait perangkat lunak. Ketekunan dalam meniti karir membawa Larry pada kesuksesan sekarang.

Larry memutuskan pindah kerja ke Bank Wells Fargo. Di tempat ini ia masih menjadi seorang teknisi. Larry dikenal sebagai pegawai yang cekatan, walau jarang mendapatkan penghargaan. Ia pindah lagi ke Ampex sebagai programmer.

Di Ampex, Larry menemukan sebuah tulisan tentang teori Database Relasional yang ditulis Edgar F. Codd. Karena tulisan itu, ia menemukan ide untuk membangun sebuah bisnis yang mengusung konsep “Structured Query Language”, seperti apa gagasan Codd. Ia pun mengaplikasikan konsep yang kemudian dikenal sebagai SQL, ke dalam Sistem Database Server. Ia menamakan proyek ini sebagai Oracle.

Proyek Oracle yang digagas Larry berlanjut dengan beridirinya perusahaan software Development Labs. Perusahaan didirikan Larry bersama Ed Qates dan juga bos Larry di Ampex, Robert Miner. Dengan modal US$ 2.000, perusahaan itu berubah lagi menjadi Oracle dan mendapat klien pertama yang istimewa. Tidak tanggung-tanggung, klien Oracle adalah dinas intelijen Amerika Serikat, CIA. Setelah CIA, Oracle menangani lembaga atau perusahaan lainnya, termasuk Wright Patterson Air Force Base dan IBM.

Pada perkembangannya Oracle membuat banyak produk-produk berbasis Non-Database Server. Tahun 1990-an, perusahaan ini mengeluarkan produk berupa Application Server (Web DB, OAS), Development Tool (Oracle Developer, Oracle Designer), dan Application Suite (Oracle Apps). Perusahaan ini menjadi terkenal, meskipun sempat mengalami masalah finansial, perusahaan ini tetap bertahan. Hal itu berkat tangan dingin Larry. Oracle pun menguasai pasar Database Relasional.

Berkat usaha dan kegigihannya, Oracle dikenal sebagai perusahaan perangkat lunak kedua terbesar setelah Microsoft. Hal itu berimbas pada kekayaan Larry. Berdasarkan data tahun 2010, Larry diperkirakan memiliki kekayaan hingga US$ 36 miliar. Pencapaian itu merupakan hasil kerja keras dari seorang anak dari keluarga miskin. (Agung Prayoga)

Sumber: www.biography.com/people/larry-ellison

Published in Artikel
%PM, %29 %661 %2016 %14:%Jun

Buka Puasa Bersama Karyawan STT NF

Bagian Kepegawaian STT NF mengadakan acara buka puasa bersama seluruh karyawan pada Jum’at (24/6) di auditorium kampus B. Acara digelar bagi seluruh karyawan dan unit bisnis STT NF, serta dihadiri Ketua STT NF Drs. Rusmanto, MM dan Ketua Dewan Pembina Yayasan Profesi Nurul Fikri Drs. Musholi yang juga memberikan tausiyah dalam kesempatan itu.

Acara dimulai pukul 16.00, dibuka dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Camal Sugiharta. Setelah pembukaan, Ketua STT NF memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Rusmanto menegaskan: “Seluruh staf dan pimpinan pasti memiliki tujuan sama, yaitu memajukan STT NF. Oleh karena itu, semua pihak harus berjalan beriringan untuk mewujudkan cita-cita STT NF sebagai Universitas Peradaban.” Ia juga meyampaikan bahwa semua pihak harus berprasangka baik terhadap sesama agar tercipta lingkungan kerja harmonis.

Sebelum acara inti tausiyah, Drs. Musholi memberikan bingkisan lebaran secara simbolis kepada salah seorang karyawan STT NF. Bingkisan diberikan kepada semua karyawan sebagai apresiasi STT NF atas perjuangan membangun lembaga yang dipercaya publik.

Dalam tausiyahnya, Musholi menyemangati karyawan agar melihat suatu masalah dari sudut lebih tinggi. “Sehingga kita kita bisa memandang keseluruhan masalah, bukan hanya dari satu sisi saja. Kita perlu tercebur dalam pergulatan masalah, agar mampu menemukan solusi tuntas,” papar Musholi. Ia juga menyampaikan bahwa kita harus membongkar kebiasaan-kebiasaan buruk yang bisa menghambat kinerja persona dan lembaga.

Selesai tausiyah, seluruh karyawan membaca doa bersama, lalu berbuka puasa dan ditutup dengan sesi foto bersama. Semoga kebersamaan dan keakraban keluarga besar STT NF dapat terus terjaga untuk kemajuan STT NF di masa depan. (Hendri Nurdiansyah)

Published in Kegiatan Kampus

Teknologi Informasi (TI) ialah studi, desain, pengembangan, implementasi, dukungan atau manajemen sistem berbasis informasi, terutama aplikasi perangkat lunak, perangkat keras komputer dan perangkat mobile. TI berkaitan dengan penggunaan komputer elektronik dan perangkat lunak komputer untuk mengubah, menyimpan, melindungi, memproses, mentransmisikan, dan aman dalam mengambil informasi. Banyak perusahaan kini memiliki departemen atau divisi untuk mengelola komputer, jaringan, dan bidang teknis lainnya yang berhubungan dengan TI untuk bisnis mereka. Pekerjaan di bidang IT meliputi pemrograman komputer, administrasi jaringan, teknik komputer, pengembangan Web, dukungan teknis, dan pekerjaan lain yang terkait.

Karena kita hidup dalam era informasi, teknologi informasi telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari yang berdampak besar pada masyarakat. Setiap hal pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, sehingga kita perlu mengetahui dan mencari tahu efek dari perkembangan TI saat ini, baik yang positif maupun negatif.

Teknologi informasi terdiri dari komputer, jaringan, perangkat mobile dan nirkabel, komunikasi satelit, robotika, videotext, televisi kabel, surat elektronik (e-mail), game online, dan peralatan kantor yang otomatis. Teknologi informasi di industri juga berkembang pesat seperti komunikasi dan organisasi elektronik. Dalam dekade terakhir kita telah melihat perubahan yang sangat cepat.

Laju perkembangan TI diperkirakan pada lima sampai sepuluh tahun dari sekarang akan benar-benar mengubah gaya hidup yang akan sangat jauh berbeda dengan yang sekarang. Saat ini di pasaran ada produk yang sangat baik, dan di luar sana di samping perangkat keras dan perangkat lunak jangan lupa juga dengan aplikasi.

Perusahaan populer seperti Facebook, Twitter dan Google membuktikan bahwa aplikasi yang berguna dalam komunikasi, periklanan, dan juga hiburan. Sebelumnya produk aplikasi yang cukup fenomenal seperti Microsoft, Apple dan Samsung yang membuka jalan bagi generasi masa depan dengan memperkenalkan perangkat revolusioner dan aplikasi mobile.

Setelah kita mengetahui dunia TI, berikut beberapa keuntungan atau manfaat TI untuk masyarakat:

Globalisasi

Perkembangan sarana yang membuat jangakauan komunikasi yang lebih luas dan menjadi lebih dekat tanpa halangan jauhnya jarak tempat komunikasi. Tidak hanya berbagi informasi dengan cepat dan efisien, tetapi dapat mempermudah dalam penggunaan bahasa dengan bantuan kamus online dan perbedaan geografis tidak menjadi halangan untuk bertukar informasi satu sama lain.

Komunikasi

Sebelum semuanya mudah seperti saat ini, untuk mengirim pesan perlu melalui Warnet atau Kantor Pos, yang tidak hanya membutuhkan waktu yang cukup lama, dan juga biaya yang cukup mahal. Sekarang teknologi tumbuh secara drastis komunikasi menjadi lebih murah, lebih cepat dan lebih efisien. Komunikasi internet juga telah membuka komunikasi tatap muka dan update melalui streaming yang tidak hanya dapat diakses di komputer tetapi juga di ponsel dan gadget lainnya.

Efektivitas Biaya

Teknologi informasi telah membantu proses komputerisasi bisnis sehingga usaha mereka dapat menghemat biaya mesin. Hal ini juga dapat meningkatkan produktivitas yang pada akhirnya memberikan efek keuntungan yang berarti gaji lebih baik dan kondisi kerja yang tidak terlalu berat dan efisien.

Waktu yang luang

Semua bisnis online yang buka 24 jam secara global, berarti sebagian besar bisnis dapat terbuka kapan saja dan di mana saja. Pembelian dari berbagai negara yang nyaman dan mudah.

Peluang Kerja Bertambah

Era kini membutuhkan programmer baru, sistem analisa, pengembang Hardware dan Software serta desainer Web adalah beberapa job dari banyaknya kesempatan kerja baru yang muncul untuk mengisi bidang TI. Pekerjaan baru mungkin akan terus bermunculan dalam beberapa tahun kedepan.(Nadya Yutrianti)

ebitesblog.wordpress.com/2012/09/21/how-important-the-information-technology-in-the-society/

Published in Artikel

STT NF mengadakan lanjutan NgabuburIT yang telah dilaksanakan beberapa hari lalu. Acara Pesantren IT digelar pada Jumat (17/6). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Jumat dan Sabtu (17-18 Juni). Selain mendapat materi ilmu IT, peserta Pesantren IT juga mendapat siraman rohani lewat kajian Islam.

Pada hari pertama kegiatan diisi dua sesi. Sesi pertama mengusung tema membuat game yang dipandu oleh Isfahani Ghiyath, Mahasiswa STT NF yang telah berprestasi Internasional di bidang programming dan juga merupakan CEO dari startup DaengApps. Peserta yang hadiri pada hari pertama tercatat 70 orang, berasal dari wilayah Jabodetabek.

Isfahani menjelaskan tahap-tahap pembuatan sebuah game. “Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah pengetahuan algoritma, karena itu merupakan hal paling fundamental. Selanjutnya cara mudah membuat game sederhana dengan menggunakan website yang sudah menyediakan tutorial pembuatan,” ujar Isfa membuka sedikit rahasia. Namun, ia berpesan bahwa kemampuan berbahasa Inggris sangat penting dalam dunia game developer.

Isfahani melanjutkan, jika sudah membuat sebuah game maka hendaknya segera dipublikasi. “Sejelek apapun game buatan kita hendaknya di-publish, agar ada masukan dari orang yang memainkannya. Sehingga kita bisa kembangkan di masa depannya jadi lebih baik, berbekal kritik dan saran banyak orang,” jelas Isfa.

Selesai sesi pertama, peserta beristirahat sejenak untuk melakukan shalat jumat bersama dan setelah shalat Jum’at acra dilanjutkan dengan kajian islam bertema “Menjadi Muslim Sejati” dengan pembicara Zaid Muzaian dari LIPIA. (Hendri Nurdiansyah)

Published in Kegiatan Kampus

Muhammad Agus Arianto atau biasa disapa Agus, begitulah sapaan akrab baik oleh keluarga maupun oleh rekan-rekan mahasiswa, dosen dan seluruh kalangan civitas akademik di STT Terpadu Nurul Fikri. Anak ke dua dari tiga bersaudara ini terlahir dari keluarga yang cukup sederhana. Ayahnya sebagai pensiunan wiraswasta dan ibu yang hanya seorang ibu rumah tangga biasa membuat ia setelah lulus sekolah tingkat atas hanya mampu bekerja sebagai buruh kasar di salah satu SPBU milik asing sebagai pelayan pelanggan hampir satu tahun. Ia merasa bekerja sebagai pegawai SPBU tidak lantas membuatnya patah semangat untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi ke jenjang perguruan tinggi. Atas dasar semangat untuk meningkatkan taraf hidup dan menaikkan derajat pendidikan inilah yang menjadi motivasi utamanya untuk berjuang menampuh pendidikan.

Perjalanan terjal dan berliku pun ditempuh untuk bisa melanjutkan pendidikan tinggi, dari mulai mencoba kuliah malam setelah pulang dari kerja hingga mencari informasi ke kampus-kampus untuk sekedar mengetahui informasi bagaimana bisa berkuliah layaknya orang yang dapat menjadi mahasiswa seutuhnya tanpa harus berletih-letih menghirup harum bensin yang mulai mengisi ruang paru-paru dalam tubuhnya. Demi bisa mewujudkan impiannya tersebut ia rela menjajaki ratusan bahkan ribuan kilometer, panas dan , hujan bahkan badai pun ia terjang dengan kendaraan sepeda besi tua nya hingga pada akhirnya berlabuhlah pada sebuah takdir yang mengantarkan ia pada sebuah kampus yang menjadi titik tolak dalam hidupnya. Diterima salah satu kampus sebagai penerima beastudi mungkin merupakan jawaban atas doa dan kerja kerasnya di sebuah perguruan tinggi yang baru seumur bijih jagung namun sangat berarti besar dalam titik ledak perubahan hidupnya kampus tersebut adalah STT Terpadu Nurul Fikri.

Beda dulu beda sekarang, seiring bergulirnya waktu , kini pria yang memiliki perawakan kecil mungil ini dalam terus proses bermetamorfosis. , sSaat ini ia sedang menyelami dunia baru yang jauh berbeda dari kesibukan yang pernah dilaluinya terdahulu sebelum menerima Beastudi STT Terpadu Nurul Fikri. Kini ia disibukan dalam penitian karier di salah satu IT Konsultan di kota Depok sebagai profesional programmer. dan tTidak hanya sampai disana,itu ia pun mulai menjajaki ketertarikan dan minatnya sebagai seorang internet marketer pada bisnis yang sedang dijalaninya yakni owner sebuah bisnis online yang bergerak di bidang penjualan barang automotive & modification.

Sosok alumni yang menyelesaikan pendidikan S-1 di STT NF dalam kurun waktu 3,5 tahun ini dalam masa perkuliahannya tidak seperti kebanyakan mahasiswa yang hanya berfokus pada akademik saja, pria kelahiran 23 Februari 1993 ini berusaha menyeimbangkan antara menjadi sosok mahasiswa yang tidak hanya sibuk berorientasi dengan kegiatan akademik yang cenderung kebanyakan mahasiswanya tertutup, kurang pergaulan serta jarang bersosialisasi dan sosok mahasiswa aktivis di lingkungan organisasi kampus. Ia adalah sosok mahasiswa yang dikenal memiliki prestasi cukup baik dibidang akademik dan organisasi kampus. Di bidang akademik ia meraih hasil yang cukup baik, dengan tidak adanya satupun matakuliah yang mengulang dari awal perkuliahan hingga semester 7., iIa pun pernah menjadi kandidat mahasiswa berprestasi pada tahun 2013, dan menjadi asisten dosen untuk salah satu matakuliah selama satu semester. Hingga pada masa akhir perkuliahan, ia memperoleh hasil IPK yang cukup memuaskan dan tergolong sebagai lulusan mahasiswa yang mendapatkan predikat cummlaude di kampus.

Selain dari sekelebat perjalanan singkat (red:prestasi) yang telah ia catatkan di akademik kampus STT NF, tidak berhenti hanya sampai disitu , ia pun dikampus dikenal sosok mahasiswa yang berjiwa sosial dan gemar berorganisasi. Hampir seluruh masa kuliahnya ia habiskan sebagai seorang aktivis baik organisasi tingkat kampus maupun organisasi non kampus. Saat baru memasuki perkuliahan tingkat 2 tepatnya di semester 3 ia mengemban amanah menjadi Presiden Mahasiswa pertama pada organisasi internal yaitu Badan Eksekutif Mahasiswa STT NF selama 1,5 tahun. Selanjutnya masuk pada tingkat 3 ia juga tercatat aktif menjabat sebagai ketua komisi I Dewan Perwakilan Mahasiswa ST NF(DPM). Jiwa sosial dan kepeduliaannya tidak hanya berhenti sampai pada organisasi internal kampus saja, namun ia tularkan kepada organisasi luar kampus. Ia menginisasi pembentukan sebuah wadah kepemudaan di lingkungan desa tempat ia tinggal dan pada momentum yang bersamaan ia pun menjabat sebagai ketua karang taruna tingkat RW pada tahun 2014.

“Tidak ada kata yang pantas terucap dari lisan saya selain rasa syukur yang sangat amat mendalam bisa menjadi bagian dari anugerah terbesar Allah S.W.T yaitu sebagai alumni pertama penerima beastudi. dimana akan senantiasa menjadi dorongan semangat dan motivasi saya dalam menapaki masa depan. sebuah kampus yang membekali saya dengan segudang ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebuah kampus yang membimbing lahirnya generasi islami dengan karakter-karakter kepemimpinan yang berjiwa teknopreneur. Sebuah kampus yang mengajarkan arti dan makna kehidupan agar bisa hidup dalam kebermanfaatan demi menggapai masa depan yang lebih baik untuk Agama, Bangsa dan Negara tercinta yang lebih baik, itu semua ialah STT TERPADU NURULFIKRI.” Tutup Agus

Published in Kisah dan Curhat
%AM, %17 %474 %2016 %10:%Jun

Langkah Dasar Membangun Start up

Langkah awal untuk membangun bisnis pemula adalah harus fokus dalam menemukan tim yang baik dan tepat. Semua orang mengakui betapa pentingnya hal itu. Sebuah tim dengan visi yang sama, bermotivasi tinggi, dan memiliki keahlian komplementer (saling menunjang) jauh lebih berharga daripada ide apapun dalam dunia teknologi.

Kita perlu meminta jaringan teman untuk melihat, apakah ada yang tertarik pada ide bisnis awal. Jika sedang kuliah di universitas, maka mintalah teman sekelas. Sebelum membuat sesuatu, lakukan validasi pasar yang pertama. Anda akan terkejut melihat betapa banyak orang bekerja keras selama bertahun-tahun membangun sesuatu yang mereka tahu akan dicintai dan diinginkan oleh semua. Namun ketika mereka pergi untuk melepaskannya, tak ada yang peduli.

Mereka hanya membuang tahun kerja karena mereka juga tidak ingin siapa pun mengkritisi idenya atau takut untuk ditiru. Jika ide Anda mengerikan, lebih baik untuk mencari tahu sekarang, sebelum Anda menginvestasikan uang dan waktu. Jangan takut orang akan meniru ide Anda.

Ketika Anda mulai membangun, Anda harus segera memulai pengujian. Membangun mock up (contoh bisnis) yang sangat kasar dari apa yang Anda coba lakukan dan uji dengan segera.

Tidak pernah kehilangan fokus pada pelanggan. Selalu menjaga mereka dalam lingkaran dengan menunjukkan prototipe dan desain. Anda harus tahu apa yang mereka inginkan ketika Anda benar-benar dapat berbincang dengan mereka dan mengetahui dengan pasti apa keinginan mereka. (Husna Mutmainah)

www.quora.com/Aspiring-for-a-technopreneur-startup-here-and-Im-only-17-I-only-have-the-idea-at-hand-and-I-need-knowledge-on-startup-steps-What-are-the-basic-essential-steps-for-a-startup

Published in Artikel
%AM, %17 %383 %2016 %08:%Jun

Buka Bersama Sivitas Akademika STT NF

Berbuka puasa lebih terasa nikmat saat dilakukan bersama-sama, seperti dilakukan oleh sivitas akademika STT NF pada Rabu (15/6). Acara ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Kafillah Ramadhan dan LDK SENADA STT NF. Peserta yang hadir terdiri dari mahasiswa, dosen, dan staf STT NF.

Kegiatan dimulai pukul 14.00 berupa pentas seni dari mahasiswa STT NF, Muhammad Natsir, yang dilanjutkan dengan stand up commedy oleh Miftah Amrullah, Hamdani Rachman, dan Grup Nasyid Akhwat Kece. Penampilan spesial dari Shoutul Qolbi, grup hadroh yang pertama kali dibentuk oleh mahasiswa STT NF. Menurut Ika, vokalis Shoutul Qolbi, “Kelompok ini nantinya akan diajukan menjadi UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) baru mahasiswa STT NF.”

Setelah shalat Asar, kegiatan dilanjutkan dengan penggalangan dana untuk kaum Muslimin yang menderita, seperti di Palestina dan Suriah. Penggalangan dana diselingi penyampaian puisi karya Taufiq Ismail, berjudul “Palestina, Bagaimana Bisa Aku Melupakanmu”, dibacakan oleh Wahyu Caesar Ramadhan.

Selanjutnya acara kajian Islam oleh Drs. Musholi, Pembina STT NF, mengangkat tema “Islam Kontemporer”. Di awal paparannya, Musholi menjelaskan keadaan Muslim di seluruh dunia. “Dulu saat masih kecil, sekitar tahun 1967, saya pertama kali mendengar Palestina dijajah oleh zionis Israel. Saat itu juga Cina masih menjadi negara “tirai bambu” karena masih banyak pohon bambu, dan sekarang ketika Cina menjadi negara “tirai elektronik” karena sudah menjadi penghasil barang elektronik terbesar di dunia; kondisi Palestina masih belum merdeka. Bahkan, wilayah Palestina semakin kecil,” ujar Musholi penuh keprihatinan.

Musholi memberi nasihat kepada peserta, terutama mahasiswa, bahwa: “Islam adalah agama yang tinggi. Jadi, jangan dibuat rendah oleh umatnya yang mengaku Muslim, tapi –maaf-- sifat dan perbuatannya tidak layak disebut seorang Muslim.” Ketinggian Islam harus dibuktikan dengan sikap rendah hati, obyektif, open mind, dan moderat (ROOM). Disamping itu, juga kerja keras dan inovasi di berbagai bidang. Karena Islam mengajarkan kemajuan, bukan kemunduran dan keterbelakangan.

Usai kajian, kegiatan ditutup dengan doa bersama, buka puasa, dan shalat Maghrib berjamaah. (Muhammad Abdul Karim)

Published in Kegiatan Kampus

Sama seperti Anda mengharapkan seorang musisi untuk menulis lagu, tapi tidak tahu liriknya; atau seorang pengusaha yang membuka restoran tanpa menu. Anda tidak bisa mengembangkan strategi atau mengeksekusi data tanpa mengetahui tujuan yang akan Anda capai.

Hal itu merupakan inti dari setiap pemasaran berbasiskan kinerja data, membuat keputusan berdasarkan analisis untuk membuktikan atau menyangkal hipotesis. Semu terkait menjalankan tes, mengumpulkan data, menganalisis hasil untuk menemukan inti dari suatu usaha. Jika kita ingin menjadi lebih baik dalam kinerja pemasaran, maka perlu alat dan proses yang lebih baik untuk mengubah big data menjadi pilihan yang cerdas.

Berikut ini adalah tujuh cara untuk melakukan analisis big data.

1) Fokus pada tujuan bisnis

Jangan sembarangan mengumpulkan data, tetapi perlu mengidentifikasi masalah inti yang harus dilakukan untuk memenuhi tujuan bisnis.

2) Memahami infrastruktur bisnis

Sadarilah bahwa Anda perlu memahami infrastruktur teknis seperti web hosting, data warehousing, dan bagaimana data masuk dan keluar dari bisnis infrastruktur.

3) Ambil pendekatan sains data

Anda harus memiliki banyak keterampilan di bidang teknologi, tetapi yang paling dibutuhkan adalah menjadi seorang ilmuwan data. Ini dapat menjadi investasi pembelajaran lebih tentang statistika, analisis, eksperimentasi dan visualisasi data.

4) Mengintegrasikan pengalaman ke dalam konversi

Dalam dunia pemasaran mesin pencari, konversi berarti baik secara sistem penjualan atau transaksi. KPI seperti CPL (biaya per lead), CPO (biaya per-sale), AOV (nilai rata-rata order), atau bahkan ROI biasanya apa SEM memberikan pada front end.

5) Analytics leverage web

Analisis Web adalah tempat yang bagus untuk memulai perjalanan data. Sistem ini dapat memberitahu Anda di mana orang-orang datang, dari mana, di mana, berapa lama mereka tinggal, halaman yang dikunjungi, dan banyak lagi.

6) Beritahu kisah melalui visualisasi data

Manusia didesain untuk memperhatikan dan mengingat cerita lebih dari apa pun. Dan kita semua tahu bahwa sebuah gambar bernilai seribu kata.

7) Mulai Predictive Analytics

Sebuah contoh yang bagus dari analisis prediktif yang digunakan dapat dilihat pada Instant Search Google. Alat itu memprediksi apa yang Anda coba cari sebelum Anda selesai mengetik untuk menghemat 2-5 detik per pencarian, benar-benar memandu penelusuran Anda. (Wiji Noviasih)

Published in Artikel