%AM, %07 %117 %2016 %01:%Jun

Keuntungan Almamater bagi Pengusaha Muda

Menjadi mahasiswa sambil menjadi pengusaha itu mudah. Ketika butuh nasihat, mereka meminta kepada profesornya dan akan mendapatkannya. Ketika membutuhkan sumber daya, mereka pergi ke kepala laboratorium komputer kampus atau fasilitas penelitian. Ketika membutuhkan materi pelajaran untuk ujian, mereka pergi ke teman sekelasnya.

Mungkin kita berpikir semua sumber itu menjadi kering setelah lulus. Kabar baiknya ialah almamater dapat mengulurkan tangan dan membantu para alumni. Karena banyak universitas mencari dan membutuhkan pengusaha berpengalaman yang sudah aktif di pasar dunia.

Berikut adalah daftar beberapa sumber di mana kita dapat menemukan bantuan, baik sebagai mahasiswa atau pengusaha independen:

1. Mengeksplorasi ide-ide yang cemerlang.

Perguruan tinggi merupakan tempat yang kaya akan sumber ide-ide baru dari mahasiswa dan profesor dari hasil penelitian mereka sendiri. Mereka juga menghargai pengusaha yang datang untuk memutuskan mana ide-ide yang layak dipasarkan. Mulailah dengan menghubungi universitas sebelumnya sebagai penghubung atau profesor di bidang yang kita butuhkan sesuai usaha. Tujuannya mendapatkan koneksi atau jaringan dalam dunia bisnis.

2. Produk penelitian dan pengembangan prototipe.

Mengambil keuntungan dari kelas teknologi, laboratorium, peralatan dan mahasiswa pascasarjana yang mencari suatu permasalahan untuk dijadikan bahan penelitian. Beberapa profesor tahu bagaimana cara mendapatkan hibah untuk mendanai pembangunan penelitian di area fokus strategis seperti biotek dan lainnya yang akan mendapatkan biaya ribuan dolar.

3. Bantuan rencana bisnis.

Banyak perguruan tinggi menawarkan program kewirausahaan atau kelas malam yang dapat memberikan bantuan untuk rencana awal bisnis Anda. Carilah program khusus untuk pengusaha.

4. Pendanaan tahap awal.

Jangan mencari institusi formal untuk modal usaha pendanaan, tapi pastikan tahap awal dengan sebuah hibah, inkubator dan insentif kewirausahaan yang tersedia dari wakaf dan dana negara. Upaya kolaboratif dengan perusahaan lokal akan membantu kita memulai usaha.

5. Bimbingan Hukum.

Sebagian besar universitas memiliki profesor hukum yang ramah atau klinik hukum kewirausahaan untuk mengatasi masalah seperti perlindungan kekayaan intelektual dan privasi. Mungkin tersedia secara online dan dapat dikelola oleh pengacara luar yang bekerja secara pro-bono dengan universitas. Mulailah dengan menghubungi universitas yang memiliki fakultas hukum untuk membantu Anda menyelesaikan administrasi yang berhubungan dengan aspek legalitas hukum.

6. Koneksi ke mentor.

Mirip dengan menemukan anggota tim yang berpengalaman, Anda dapat menggunakan link di universitas yang kemungkinan dapat berfungsi sebagai mentor. Sebagian besar sekolah juga membina hubungan dengan para eksekutif lokal dan alumni yang mereka gunakan untuk hadir sebagai dosen tamu untuk program MBA, rencana bisnis mahasiswa dan menetapkan sebagai mentor untuk spin-off universitas.

Jadi, jangan sungkan untuk kembali melihat almamater kita untuk membantu melancarkan usaha. (Nadya Yutrianti)

Sumber: Martin Zwilling, www.entrepreneur.com/article/224243

Published in Artikel

Lima belas tahun silam, jika memiliki impian untuk berwirausaha mungkin akan membuat kita ditertawakan dan orang akan menganggap gila. Namun, semua itu sudah berubah. Berwirausaha saat ini menjadi suatu profesi yang paling dihormati dan mereka yang memilih jalan ini dinilai cukup cerdas. Sikap itu akan mempengaruhi perekonomian dan budaya kita di masa depan.

Bermimpi memiliki “pekerjaan” yang cepat menghilang atau tidak bertahan lama, karena sewaktu-waktu dapat mengalami PHK dan resiko lainnya. Menciptakan kesempatan untuk berwirausaha adalah pilihan yang paling ideal dan normal. Namun, masih banyak orang yang terjun ke dunia wirausaha dengan perspektif yang salah. Mereka hanya berpikir yang dibutuhkan untuk berwirausaha adalah modal semangat dan etos kerja saja. Hal itu memang tidak salah, tetapi ada baiknya jika mengetahui dan memahami beberapa fakta sebelum terjun ke dunia wirausaha.

Kita dapat bermain aman atau menjadi sukses, tetapi kita tidak dapat melakukan keduanya tanpa mengalami hal-hal berikut ini:

1. Pasti akan menghadapi Kegagalan.

Michael Jordan mengatakan tentang keberhasilannya: "Saya telah gagal berulang-ulang, tapi itu sebabnya saya berhasil." Bagaimana kita menanggapi kegagalan akan menentukan keberhasilan. Pengusaha sukses dibayar untuk memiliki toleransi tinggi karena tekanan dan rasa sakit.

Orang-orang sukses melihat kegagalan yang berbeda dari mayoritas orang pada umumnya. Tetap setia kepada diri sendiri melalui kegagalan. Kegagalan pribadi akan mempertajam perspektif dan memperkuat komitmen untuk bergerak terus. Sebagian besar pengusaha baru mencambuk diri, tetapi, untuk mendapatkan keuntungan kompetitif, Anda harus memanfaatkan kegagalan untuk keberhasilan yang lebih besar.

Kegagalan menambah rasa lapar untuk belajar dan kelaparan yang sebenarnya berasal dari masa-masa sulit.

2. Hal yang menginspirasi.

Inspirasi diperlukan untuk membuat tindakan yang konsisten, namun kebiasaan kita pada akhirnya akan menentukan keberhasilan atau kegagalan.

Konon setelah seminar dan konferensi hanya lima persen orang yang benar-benar menggunakan apa yang telah mereka dapatkan untuk dipelajari atau diterapkan. Mengapa? Itu karena inspirasi merupakan memori jangka pendek, yang berarti saat seminar itu sangat melekat, tapi tidak akan bertahan lama setelah seminar itu selesai akan buyar.

Inspirasi terbesar dari semuanya adalah kemajuan dan hasil yang berasal dari kebiasaan baru. Ketika kita mulai pembentukan kebiasaan baru, dan melihat perubahan yang abadi ditemukan berada dalam kehidupan baru. Pengusaha sukses lebih fokus pada perilaku dan kebiasaan daripada pikiran. Berpikir penting, tetapi melakukan hal atau ilmu baru itu juga sangat penting.

3. Akal adalah sumber daya atau kekuatan utama.

Sebagian besar orang akan mengatakan mereka tidak memiliki sumber daya. Struktur keyakinan sumber daya ini membuat kebanyakan orang mampu membangun bisnis kelas dunia.

Para pengusaha besar menemukan cara untuk memaksimalkan sumber daya apapun yang mereka miliki. Tidak sedikit dari mereka yang mungkin tidak percaya pada sumber daya yang terbatas karena mereka memahami sumber utama ialah perasaan dan emosi yang membuat mereka memiliki akal. Tony Robbins, motivator terkenal mengatakan bahwa kata yang sempurna adalah "Akal adalah sumber daya utama." Memiliki tekad dan komitmen kuat dapat membuatnya bekerja dengan sedikit sumber daya. Kunci utamanya adalah pengendalian emosi.

Semua itu memang tidak mudah tapi cukup bernilai. Semakin besar tujuan, semakin besar tantangan. Semakin besar manfaat, semakin banyak tantangan dan rintangan selama perjalanan. Jika menjadi seorang pengusaha itu mudah, semua orang akan melakukannya dan itu tidak akan berarti banyak. Saat kita mengejar kewirausahaan, rintangan akan muncul. Memvisualisasikan bagaimana hal baik itu akan terasa menjadi bos sendiri, mengendalikan jadwal kita, menginspirasi orang lain dan menciptakan kebebasan finansial. Kesuksesan dijamin ketika kita berusaha untuk meraih keberhasilan usaha. Kita tidak akan pernah tahu seberapa kuat akan sampai pada titik menjadi kuat. ingin menjadi pengusaha? Pikirkan dan pertimbangkan hal–hal di atas. (Nadya Yutrianti)

Sumber: www.entrepreneur.com/article/236055

Published in Artikel
%AM, %03 %165 %2016 %02:%Jun

JIONWAT (Kajian Online Akhwat)

Lembaga Dakwah Kampus Senada STT NF selalu membuat terobosan menarik dan bermanfaat untuk para mahasiswa. Inisiatif pembinaan kerohanian khususnya agama Islam. Salah satu kegiatan rutin dilakukan sepekan sekali adalah Kajian Online Akhwat (JIONWAT). Kajian kerohanian ini dilakukan secara online melalui grup Whatsapp, beranggotakan seluruh akhwat di kampus STT NF. Kajian Online merupakan program kerja Departemen Kemuslimahan SENADA.

Kajian menghadirkan pembicara luar biasa yang menginspirasi. Dalam pembukaan acara, moderator memberikan reminder agar setiap anggota selalu online saat kajian berlangsung. Lalu, moderator mengundang pembicara masuk ke dalam grup akhwat untuk memulai kajian. Kajian ini memiliki aturan main sebagai berikut:

1. Ketika pemateri memaparkan kajian, peserta hanya membaca saja tanpa mengajukan pertanyaan dalam bentuk apapun.

2. Ketika moderator mempersilahkan peserta untuk mengajukan pertanyaan, maka peserta baru diperbolehkan untuk bertanya.

3. Teknis tanya jawab adalah

• ketika pembicara sudah menjawab pertanyaan sebelumnya.

• jika pembicara mengirim emoticon berarti jawaban sudah selesai.

• Jika moderator mempersilahkan peserta lain untuk mengajukan pertanyaan berikutnya, maka peserta baru dipersilahkan mengajukan pertanyaan selanjutnya.

• Selesai sesi tanya-jawab adalah saat moderator memberi ksimpulan.

Acara dimulai dengan pembacaan rules Jionwat oleh moderator. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Departemen Kemuslimahan Senada. Setelah itu dilanjutkan dengan pemaparan materi kajian online oleh pembicara. Sesi tanya jawab dari anggota kepada pembicara, dan akhirnya penutup dari pembicara dan moderator.

Semua anggota akhwat STT NF sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberi manfaat luar biasa. Selain itu, acara membuat tali persaudaraan semakin kuat dan menambah ilmu kerohanian yang tidak didapatkan dalam perkuliahaan. (Ratih Septia Giri)

Published in Pojok Mahasiswa
%AM, %02 %468 %2016 %10:%Jun

Latihan Terakhir UKM Futsal STT NF

Bulan Ramadhan tinggal menghitung hari, tahun ini bertepatan dengar akhir semester genap 2016 saat mahasiswa bersiap menghadapi Ujian Akhir Semester. Dalam rangka menyambut Ramadhan, UKM Futsal STT NF mengumumkan kepada seluruh anggotanya untuk libur latihan rutin pekanan. Hal itu agar skuad UKM Futsal berkonsentrasi penuh menghadapi UAS dan meningkatkan ibadah.

Sebelum libur, UKM Futsal melaksanakan latihan penutupan pada Ahad (29/5). Latihan dilaksanakan seperti biasa dari pukul 16.00-18.00 di Family Futsal, Margonda.

Latihan penutup dibuat berbeda, dengan sesi foto bersama mengangkat piala penghargaan yang diraih saat kompetisi Porseni FIKES UHAMKA. Setelah berfoto, tiap anggota diberi kesempatan menyampaikan kesan dan pesan selama menjadi anggota UKM. Tak lupa, saran untuk meningkatkan kualitas tim Nurul Fikri All Star. Untuk menjadi sebuah tim yang kuat, setiap anggota harus saling mengenal dan mendukung satu sama lain, sehingga membentuk kekompakan.

Latihan rutin diakhiri dengan doa bersama serta harapan-harapan untuk UKM Futsal di masa datang. Para mahasiswa saling bermaafan agar hati dilapangkan saat menjalankan ibadan Ramadhan. (Ratih Septia Giri)

Published in Pojok Mahasiswa

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Salah satunya dilakukan Dewan Kesejahteraan Masjid Nurul Fikri (di lingkungan Kampus C STT NF) bersama masyarakat sekitar masjid mengadakan tarhib Ramadhan. Tarhib dilaksanakan pada hari Sabtu (28/5) di Masjid Nurul Fikri, Jalan Setu Indah, Kelapa Dua, Depok.

Kegiatan juga melibatkan mahasiswa penerima beastudi STT NF yang tinggal di asrama sekitar masjid tersebut. Itu bukti kongkrit mahasiswa STT NF berpartisipasi dalam kegiatan lingkungan. Tujuan kegiatan mengajak dan mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menyambut bulan suci Ramadhan. Tema yang diangkat adalah “Ramadhan Indah, Perbanyak Tilawah dan Sedekah, Ibadah menjadi berkah”.

Tarhib dimulai pukul 18.30 dengan pembawa acara Dhani Fitriansyah dan Muhammad Abdul Karim. Mereka adalah mahasiswa Sistem Informasi dan Teknik Informatika STT NF tahun 2015. Acara dilanjutkan tilawah al Qur’an dan sari tilawah oleh Yusuf dan Wahyu Caesar Ramadhan.

Sambutan dari Ketua DKM Masjid Nurul Fikri, Ustaz Muslimin. Ia berpesan, “Agar Ramadhan kali ini lebih baik dari Ramadhan tahun sebelumnya. Semoga persiapan yang dilakukan bisa membuat ibadah di bulan Ramadhan semakin sempurna.”

Acara yang ditunggu-tunggu adalah tausyiah dari Ustaz Dedi Martoni. Dalam tausyiahnya, ustaz menyampaikan kebiasaan baik di zaman Rasulullah. “Para sahabat Nabi mulai menyambut datangnya Ramadhan sejak empat bulan sebelumnya. Mereka meningkatkan kualitas dan kuantitas amal ibadahnya masing-masing,” jelas Ustaz. Ia juga memaparkan tujuan sebenarnya berpuasa di bulan Ramadhan adalah agar umat Islam yang menjalankannya memperoleh derajat ketaqwaan. Kegiatan ditutup dengan doa yang mengharukan. (Muhammad Abdul Karim)

Published in Pojok Mahasiswa
%AM, %02 %452 %2016 %09:%Jun

BEM STT NF Bangun Ukhuwah Tiada Henti

Ukhuwah atau persaudaraan adalah hal terpenting dalam sebuah organisasi. Dengan ukhuwah kita bisa saling mengenal satu sama lain, mengetahui kelebihan dan kekurangan satu sama lain, berbagi tugas dan program yang dicanangkan dalam organisasi agar dapat dilaksanakan bersama.

Menyadari pentingnya ukhuwah dalam organisasi, Biro Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa BEM STT NF mengajak seluruh pengurus periode 2016 untuk bersama-sama meningkatkan rasa persaudaraan. Caranya, mengadakan kegiatan bertajuk BUKTI (Bangun Ukhuwah Tiada Henti).

Hamdani, Ketua Biro PSDM BEM STT NF, menjelaskan: “Kegiatan ini bertujuan meningkatkan rasa saling mengenal, saling memahami, saling memiliki antar pengurus dengan BEM. Hal itu sangat penting dalam suatu perjalanan organisasi, agar membuahkan totalitas dalam berorganisasi.”

Kegiatan ini merupakan program unggulan BEM STT NF yang dilaksanakan pada hari Sabtu-Ahad (21-22 Mei 2016). Kegiatan berlangsung di dua tempat berbeda, yakni di Kampus B STT NF dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Sesi pertama dimulai Sabtu pukul 16.00 di Kampus B STT NF dengan permainan yang melatih kekompakan pengurus. Games berakhir pada pukul 18.00 dan dilanjutkan dengan ishoma. Sesi kedua dilanjutkan pukul 20.00, berupa evaluasi BEM STT NF selama empat bulan terakhir. Dalam sesi ini dibahas kendala yang dihadapi selama menjalani program dan bagaimana strategi untuk menghadapi kendala tersebut. Evaluasi selesai pukul 23.00, dilanjutkan istirahat.

Hari kedua, usai shalat Subuh berjamaah, dilakukan persiapan menuju TMII. Peserta BUKTI dibagi menjadi beberapa kelompok. Tiap kelompok diberi peta dan ongkos untuk naik angkutan kota. Hamdani menjelaskan, “Peserta dibagi per kelompok agar semakin mengenal teman-teman satu kelompok. Mereka berbagi ide untuk memecahkan masalah dari lokasi keberangkatan hingga tujuan. Selama perjalanan terdapat pos-pos yang harus dilalui setiap kelompok agar bisa sampai ke tujuan.”

Setelah sampai lokasi tujuan para peserta diarahkan masuk ke suatu tempat dalam TMII untuk diberi tantangan selanjutnya. Setelah sampai di lokasi tersebut, para peserta diberi tugas dalam kelompok, yakni mengunjungi setiap anjungan yang ditetapkan. Pada tiap anjungan yang dikunjungi terdapat tantangan yang harus dilewati.

Sebelum ditutup, pengumuman predikat pengurus terbaik dan divisi terbaik BEM STT NF. Pengurus terbaik BEM STT NF untuk bulan Februari diberikan kepada Muhammad Hamzah Nasirullah Kamsanur (Ketua Biro Media BEM STT NF), dan pengurus terbaik BEM STT NF bulan Maret adalah Muhammad Dzaki Mahfudz Hamadah (Staff Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa). Untuk predikat divisi terbaik diberikan kepada Kementerian Kajian dan Aksi Strategis (Kastrat) BEM STT NF.

Acara ditutup dengan pernyataan Presiden BEM STT NF 2016, Perdiansyah Ramadan. “Kita telah melakukan evaluasi bersama dan menjalani semua tantangan secara bersama-sama pula. Sekarang saatnya kita merealisasikan program BEM STT NF dengan semangat kebersamaan,” ujar Perdi. (Muhammad Abdul Karim)

Published in Pojok Mahasiswa
%AM, %02 %439 %2016 %09:%Jun

STT NF Menyambut Ramadhan

Tak terasa sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan. Apakah kita telah brsiap menyambut kehadiran tamu agung itu? Sebagai Muslim yang baik selayaknya kita menyambut bulan penuh berkah dengan rasa suka cita, karena pada bulan yang mulia itu terdapat malam yang lebih baik dari pada seribu bulan.

Lembaga Dakwah Kampus SENADA STT NF melaksanakan kegiatan Tarhib Ramadhan 1437 H sebagai salah satu rangkaian kegiatan Kafilah Ramadhan. Syaiful Ramadhan selaku Ketua Pelaksana menjelaskan, “Kegiatan ini dibuat untuk mempererat ukhuwah dan rasa kekeluargaan antar mahasiswa STT NF dan mempersiapkan diri dalam menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan.”

Tarhib dilaksanakan pada hari Kamis (26/5) di auditorium Kampus B STT NF. Tarhib Ramadhan kali ini mengangkat tema “Mencari untung di bulan yang penuh berkah”. Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Dhani Fitriansyah (SI2015). Kemudian dilanjutkan sambutan Ketua STT NF, Drs. Rusmanto MM. Ia berpesan kepada seluruh mahasiswa, “Agar membuat acara ini berkesan dan bermanfaat, walaupun konsepnya sederhana dan tidak mengurangi inti dari tarhib Ramadhan.”

Usai sambutan, Ketua STT NF membuka dan meresmikan Kafilah Ramadhan yang akan dilaksanakan mahasiswa STT NF dalam waktu satu bulan. Acara dilanjutkan penyampaian materi dari Ust. Fatchuri Rosyidi (alumni Universitas Indonesia). Pembicaa menekankan urgensi puasa di bulan Ramadhan. “Puasa diwajibkan kepada orang yang beriman. Hanya orang yang beriman, bukan sekadar berislam. Karena inti dari berpuasa itu sendiri adalah menempa diri agar menjadi orang yang bertakwa,” ujar ustaz Fatchuri.

Selanjutnya pembicara memaparkan manfaat puasa, secara fisik antara lain meningkatkan kemampuan otak, menjaga kesehatan jantung, menghaluskan kulit, meringankan sistem pencernaan, menjaga kesehatan ginjal, dan mengeluarkan racun dalam tubuh. “Manfaat puasa bagi jiwa kita adalah melatih kesabaran, kejujuran, serta mendapat kesempatan untuk meraih pahala dan mendekatkan diri pada Allah,” papar Ustaz.

Sebelum ditutup, acara diselingi doa bersama agar para mahasiswa dilancarkan saat melaksanakan ujian akhir semester. Acara ditutup dengan buka bersama puasa sunah Senin-Kamis. (Muhammad Abdul Karim)

Published in Kegiatan Kampus
%AM, %02 %125 %2016 %02:%Jun

UKM Futsal STT NF Raih Gelar Runner Up

Sebelum pelaksanaan ujian akhir semester, anggota UKM Futsal STT NF mengikuti kompetisi dalam Pekan Olahraga dan Seni Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (23/5) lalu di lapangan futsal Fikes Uhamka, Rebo Jakarta Timur.

Tim yang bertanding dalam kompetisi berasal dari internal UHAMKA dan tim eksternal yang berasal dari kampus lain, salah satunya adalah tim Nurul Fikri All Star (NFA) STT NF. Tim NFA membawa 10 orang pemain, yaitu Abdul Rozak (TI/13), Parid Aryadi (SI/13), Wildan Haritsah (TI/13), Gigih Prayogo (TI/13), Muhammad Dani Permadi (TI/15), Rian (TI/15), Fikri Maulana (TI/15), Muhammad Rosul (TI/13).

Dalam pertandingan pertama tim NFA berhadapan dengan tim tuan rumah, yaitu FIKES UHAMKA II dan NFA berhasil memenangkan pertandingan dengan skor meyakinkan 6-1. Pertandingan selanjutnya melawan tim dari Fakultas Teknik UHAMKA atau yang disebut dengan Tim FUNASTEK yang berakhir imbang 2-2. Setelah pertandingan kedua ini NFA menumpulkan 4 poin dari hasil dua pertandingan. Berkat raihan poin tersebut NFA berhasil menjadi Juara grup dan lolos ke babak selanjutnya, yaitu semi final.

Kompetisi ini dilaksanakan dalam satu hari, mulai dari pukul 09.00 pagi sampai pertandingan final dilaksanakan pukul 21.00 malam. Perjuangan tim NFA tidak sia-sia, akhirnya NFA berhasil lolos ke partai puncak pada gelaran Porseni FIKES UHAMKA.

Namun, sayang di partai final NFA harus mengakui keunggulan tim tuan rumah dengan selisih skor tipis: 1-2. Hasil ini menempatkan NFA sebagai Runner Up pada ajang yang digelar oleh Fikes Uhamka.

“Meski tidak berhasil menjadi kampiun pada ajang ini, perjuangan mereka perlu diapresiasi. Ini merupakan kali pertama bagi NFA berhasil melaju hingga partai puncak dalam kompetisi yang pernah diikuti. Berkat usaha dan kerja keras mahasiswa bukan tidak mungkin gelar juara hanya tinggal menunggu waktu saja,”ujar David Wismanindra, dari Bagian Kemahasiswaan STT NF. (Ratih Septia Giri)

Published in Kegiatan Kampus

Setelah Google menyelenggarakan pelatihan Indonesia Android Kejar selama enam pekan, maka acara penutupan dilakukan pada Kamis (26/5) lalu di Gedung A Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Jakarta. STT NF ikut dalam rangkaian pelatihan dan turut menghadiri acara penutupan.

Rangkaian acara penutupan diisi Career Aspiration Day, Awarding Indonesia Android Kejar, dan pengumuman pemenang Hackaton Indonesia Android Kejar. Selain itu, juga digelar pameran StartUp lokal seperti Go-Jek, eFishery, HijUp, Ruang Guru, BukaLapak, Setipe, Pasienia, dan lain-lain.

Acara dimulai dengan diskusi pengembangan karir, sesi pertama bertema “Life as a Startup Founder” bersama pembicara Razi Thaplib (CEO Setipe.com) dan Fadli Wilihandarwo (CEO Pasienia.com). Mereka menjelaskan metoda mengelola segala aktivitas, mulai dari kuliah, kegiatan keluarga hingga merintis StartUpikan. Sesi kedua bertema “How StartUp Change the World” .30 Wib dengan narasumber Rian Bastian (Product Manager, Go-Jek) dan Chrisna Aditya (Co-founder dan CTO, eFishery). Dijelaskan panjang lebr, bagaimana dunia berubah lebih baik dengan kontribusi StartUp Indonesia.

Setelah istirahat dilakukan Awarding Indonesia Android Kejar dalam dua babak. Babak pertama talkshow bersama tiga fasilitator dan tiga peserta terpilih selama pelatihan Indonesia Android Kejar. Babak kedua penyerahan merchandise kepada 80 peserta terbaik. Peserta terbaik itu terbagi atas dua level,dasar dan menengah. Dari dua kategori itu, STT NF mencatatkan Toto Harjendro sebagai perserta terbaik kategori pertama dan Isfahani serta Admam pada kategori kedua. Itu membuktikan kompetensi karyawan dan mahasiswa STT NF.

Puncak acara adalah pengumuman pemenang Hackaton Indonesia Android Kejar. Terdapat lima juara dengan aplikasi yang inovatif.

1. The Alphabet, merupakan aplikasi interaktif berbasis Augmented Reality yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran huruf. Aplikasi tersebut dibuat oleh kelompok Migthy Morphin asal Yogyakarta.

2. Teras, aplikasi pemantauan perkembangan anak di sekolah yang dapat menghubungkan komunikasi antara orangtua, sekolah dan guru. Aplikasi tersebut dibuat kelompok C#11 asal Surabaya.

3. Bisindo, aplikasi belajar bahasa isyarat Indonesia secara mandiri yang dibuat oleh kelompok Bisindo asal Surabaya.

4. TeachAsk, aplikasi yang memfasilitasi pengajar dan pelajar untuk belajar apapun, di manapun dan kapanpun. Aplikasi ini dibuat oleh kelompok Invent asal Jakarta.

5. Guruku, aplikasi pencarian les umum di sekitar pengguna dengan memberdayakan para guru yang sudah mengajar. Aplikasi ini dibuat oleh kelompok Guruku asal Surabaya.

Lima startup tersebut berhak mendapatkan paket hadiah menarik dari Bukalapak dan Google Indonesia. Masing-masing pemenang mendapatkan Rp 5 juta untuk juara kelima dan keempat, Rp 15 juta untuk juara ketiga, Rp 22,5 juta untuk juara kedua dan Rp 30 juta untuk juara pertama.

Pada hari kedua, setiap kelompok mempresentasikan hasil produknya kepada dewan juri, yang terdiri dari Ir. Ananto Kusuma Seta, M.Sc., Ph.D, (Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk Inovasi dan Daya Saing), Andrew Kurniadi (Google Developer Expert, Android), Sanny Gaddafi (Google Developer Expert, Product Strategy), Sigit Adinugroho (Freelance UX Designer), dan Hasanul Hakim (Kepala Aplikasi Mobile Bukalapak).

Hackathon Indonesia Android Kejar adalah sebuah kegiatan yang ditujukan terutama bagi para pengembang aplikasi Indonesia dengan dukungan Google Indonesia bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan, serta didukung oleh Bukalapak.

Tema yang diangkat adalah pendidikan. Para pengembang ditantang menciptakan sebuah aplikasi yang dapat memberikan solusi digital untuk memenuhi kebutuhan pendidikan Indonesia melalui teknologi yang melibatkan sekolah, guru, murid dan juga orang tua.

Dalam keterangan resmi, Shinto Nugroho, Head of Public Policy and Government Relations Google Indonesia memaparkan, "Indonesia Android Kejar Hackathon merupakan bagian dari komitmen Google untuk melatih 100.000 pengembang aplikasi di Indonesia hingga tahun 2020 mendatang."

Google secara khusus mengangkat tema pendidikan pada Hackathon untuk turut serta merayakan Hari Pendidikan Nasional di Indonesia yang jatuh pada 2 Mei. Tak hanya itu, selama kegiatan Hackathon berlangsung, partisipan mendapatkan pengajaran dan bimbingan serta dapat berkonsultasi dengan para ahli di industri digital.

Para partisipan sebelumnya telah mengikuti pelatihan Indonesia Android Kejar, sebuah program kelompok belajar intensif dan dipimpin fasilitator yang juga menyediakan bimbingan bagi pengembang pada semua tingkatan. Kelompok ini didirikan di lima kota besar yaitu Bandung, Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta untuk menjangkau masyarakat seluas mungkin. Pada tahun ini sudah tercatat lebih dari 2.500 partisipan. (Choniyu Azwan)

Published in Kegiatan Kampus
%AM, %01 %216 %2016 %04:%Jun

Pejuang Kafillah Ramadhan

Ramadhan adalah bulan suci penuh ampunan. Bulan yang ditunggu oleh seluruh umat Islam, karena di dalam bulan tersebut terdapat banyak kemuliaan. LDK Senada STT NF merupakan organisasi yang bergerak di bidang keagamaan, menyampaikan risalah ke seluruh pihak, terutama kalangan mahasiswa dan sivitas akademika.

Agenda bulan Ramadhan merupakan acara besar yang diadakan setiap tahun. Pada tahun ini telah terbentuk panitia Ramadhan dengan nama Kafillah Ramadhan, dipimpin Saiful.

Pada Jum’at (13/5) di kampus B STT NF diadakan rapat panitia Kafillah Ramadhan yang pertama kali. Sebelumnya telah dilaksanakan rekrutmen terbuka bagi mahasiswa yang ingin berkontribusi menjadi panitia di bulan Ramadhan.

Rapat perdana dihadiri sekitar 30 mahasiswa yang menjadi panitia inti. Pelaksana tidak hanya dari organisasi LDK, tapi melibatkan seluruh mahasiswa STT NF yang mau berkontribusi menjalankan kegiatan besar di bulan suci.

Banyak kegiatan yang rencana akan dijalankan pada Ramadhan tahun ini. “Acara beragam, mulai dari Tarhib Ramadhan, seminar, workshop, santunan anak yatim, pesantren kilat, ta’jil on the road, dan bazar. Masih banyak lagi kegiatan dan kajian pada Ramadhan mendatang,” ungkap Saiful selaku penanggung jawab. (Suranto)

Published in Pojok Mahasiswa