×

Peringatan

JUser: :_load: Tidak dapat memuat pengguna denga ID: 986

%AM, %01 %121 %2016 %01:%Jun

Sukses Menjadi Wirausahawan Muda

Menjadi seorang pengusaha adalah impian bagus bagi kehidupan Anda, dengan visi memiliki perusahaan sendiri, mengatur waktu sendiri, dan membangun sesuatu sesuai dengan apa yang Anda inginkan!

Berikut langkah-langkah penting agar dapat mencapai impian sebagai pengusaha sukses:

1. Selalu Energik.

Memulai bisnis baru membutuhkan dedikasi waktu dan pengorbanan. Anda harus percaya dan bersemangat tentang produk yang dirancang. Jika bukan Anda yang meyakinkan, siapa lagi? Energi Anda akan tersebar ke setiap orang yang Anda temui saat membicarakan produk tersebut. Itu akan memberikan keuntungan bagi Anda.

2. Memiliki Kesabaran .

Banyak orang mengatakan: rawatlah seorang pasien dan hal-hal baik akan terjadi. Orang-orang mengatakan bahwa orang-orang yang belum mencapai apa yang mereka inginkan, semakin Anda bersabar, maka bisnis Anda akan lebih cepat tumbuh dan berhasil .

3. Mengambil Resiko.

Para pengusaha sukses seperti Richard Branson dan Bill Gates mencapai kesuksesaannya seperti saat ini tidak dengan bermain aman. Sebagai pengusaha, Anda perlu mengambil risiko dengan kalkulasi kemajuan bisnis Anda di masa depan.

4. Kelilingi Diri Anda dengan Orang-Orang Sukses.

Dengan siapa Anda bergaul akan mempengaruhi pribadi Anda. Jauhilah orang-orang yang menghambat Anda dan carilah lingkaran baru yang berpengaruh lebih baik. Berada di sekitar orang-orang itu akan membiarkan Anda tumbuh, belajar, dan melihat apa yang diperlukan untuk mencapai kesuksesan. Jaringan seperti ini akan bernilai bagi Anda.

5. Bermitra Dengan Orang yang Berpengalaman.

Anda mungkin muda, energik, dan berani, tetapi Anda juga perlu pengalaman untuk membimbing melewati perjalanan menjadi seorang pengusaha dan menjalankan bisnis. Carilah seorang mentor yang berwawasan luas dari kalangan teman, rekan, dan pebisnis sukses dan membuat mereka mau membeli visi Anda, sehingga anda berdua bisa maju bersama-sama.

6. Menjadi Ahli Pemasaran.

Anda mungkin memiliki produk atau jasa pelayanan terbesar di dunia, tetapi jika tidak ada yang tahu tentang itu, maka Anda tidak akan pernah berhasil. Ketika Anda menguasai kemampuan untuk memasarkan produk, perusahaan, dan merek Anda, maka akan kebanjiran pelanggan dan mitra untuk bergabung.

7. Mendengarkan Dua Kali , Melihat Dua Kali , dan Berbicara Sekali.

Sebagai pengusaha muda, hal yang cukup berharga untuk mendengarkan apa yang dikatakan orang lain adalah hal yang utama. Ketika anda memiliki sesuatu untuk dikatakan membuatnya mudah diingat, sehingga orang akan selalu ingat siapa Anda. (Nadya Yutrianti)

Sumber: www.wikihow.com/become-a-successful-young-entrepreneur

Published in Pojok Mahasiswa
%AM, %01 %098 %2016 %01:%Jun

Pemrograman Sel Biologi Hidup

Saat ini pemrograman komputer sangat populer di kalangan para developer dan programmer. Namun masih ada satu jenis pemrograman lagi yang belum banyak diketahui, yaitu pemrograman sel biologi hidup.

Pemrograman sel dilakukan dengan menggunakan bahasa pemrograman khusus untuk sel biologi hidup yang memungkinkan para peneliti merancang sirkuit biologi baru. Biasanya jurusan yang berkecimpung di bidang ini adalah Bioteknologi, namun tidak menutup kemungkinan bagi jurusan Ilmu Komputer untuk turut andil dalam proyek ini. Baru-baru ini divisi Bioteknologi di Massachusset Institute of Technology menciptakan bahasa pemrograman yang memungkinkan peneliti secara cepat merancang sirkuit DNA dari sel-sel hidup.

Sistem kerja pemrograman sel mirip dengan sistem kerja pemrograman komputer. Pertama, kita menulis kode program, lalu mengkompilasinya sehingga kode tersebut berubah menjadi susunan DNA. Lalu, dimasukkan ke dalam sel agar menghasilkan sirkuit yang berjalan di dalam sel.

Dengan adanya pemrograman sel biologi hidup, maka dapat dihasilkan alat masa depan seperti rancangan sel bakteri yang dapat menghasilkan obat kanker atau tumor, anti racun dan sebagainya.

Bahasa pemrograman sel biologi terbaru yang diciptakan oleh MIT lebih efisien dibandingkan bahasa pemrograman sel biologi lainnya. Dengan bahasa ini, maka kita tidak perlu memiliki pengetahuan khusus mengenai rekayasa genetika, karena bahasa ini sudah lebih kompleks dibandingkan dengan bahasa pemrograman sel lainnya. Bahkan, seorang mahasiswa sekolah tinggi saja sudah bisa melakukan pemrograman sel biologi dengan bahasa ini.

Sejauh ini bakteri yang sudah berhasil dilakukan rekayasa genetika adalah E. Coli. Para peneliti juga masih mengembangkan bakteri lainnya seperti Bacteroides, Pseudomonas dan Saccharomyces Cerevisiae. Hal itu mungkin dilakukan pengguna, karena hanya perlu menulis satu kode program dan kemudian mengkompilasinya untuk mendapatkan susunan DNA yang berbeda-beda bagi tiap jenis bakteri. (Choniyu Azwan)

Sumber: news.mit.edu/2016/programming-language-living-cells-bacteria-0331

Published in Artikel
%AM, %27 %212 %2016 %04:%Mei

Kompetisi Hacking

Jangan pernah coba kegiatan hacking atau cracking terhadap computer orang lain atau ke jaringan korban, apalagi ke website Pemerintah. Pelakunya bisa ditangkap dan mendekam di penjara. Pihak kepolisian melalui unit cyber crime akan melacak keberadaan para peretas ilegal di manapun berada.

Tetapi, ada peluang melakukan kegiatan hacking secara bebas dan legal. Siapapun bisa melatih kemampuan dan menguji keterampilan hacking dalam lingkungan yang aman.

Facebook akhirnya merilis kode sumber CTF (Capture The Flag) platform mereka. Hal itu bertujuan agar para pengembang maupun hacker dapat belajar cyber security dengan melakukan penetration testing. Fitur itu sangat membantu kegiatan simulasi hacking secara legal tanpa harus merusak milik orang lain.

Sejak 2013sebenarnya Facebook memiliki platform CTF. Sekarang mereka telah merilis kode sumbernya di GitHub. Semua orang bisa mengunduh dan unggah ulang di server atau komputer mereka. Seperti yang dikatakan oleh Software Engineer Facebook, Gulshan Singh, Platform CTF Facebook dibuat open source agar semua orang bisa menjalankan platform CTF sendiri. Program termasuk game map, registrasi, atau papan skor dalam bentuk permainan.

Program CTF adalah cara yang sangat efektif untuk meningkatkan keterampilan pengguna berketerampilan hacking. Bagi para pemula juga dapt belajar teknik eksploitasi suatu website dengan tujuan mengembangkan program aman dan yang tidak mudah dirusak.

Secara umum, CTF merupakan kompetisi tentang keamanan siber, dimana setiap peserta harus melakukan hacking ke suatu target yang ditetapkan dan juga bisa melakukan pertahanan dari serangan hacker lawanya. Banyak lembaga menyadari dan memberikan apresiasi terhadap komptetisi ini, karena dapat meningkatkan keterampilan praktisi. Disamping itu, melatih ketajaman dalam logika komputer. (Aufabillah)

Sumber: thehackernews.com/2016/05/facebook-capture-the-flag-ctf.html

Published in Artikel
%AM, %27 %200 %2016 %03:%Mei

BEM STT NF Ikut Kawal Nawacita

BEM STT NF merupakan anggota aktif dari BEM Seluruh Indonesia (BEM SI). Dalam rangka peringatan hari Kebangkitan Nasional pada tanggal 20 Mei, BEM SI bergerak mencari keadilan di tengah keindahan kota dan menyuarakan aspirasi masyarakat.

Mahasiswa dari berbagai universitas di seluruh Indonesia memenuhi jalan depan Istana Negara pada Jumat (20/5) lalu. Mahasiswa berkumpul sejak jam 08.00 pagi, berseragam merah-putih sebagai bentuk kebangkitan gerakan. Mahasiswa ingin memperjuangkan hak dan keadilan rakyat, Pada aksi kali ini ada enam agenda utama yang disampaikan kepada Pemerintah, yaitu:

1. Pendidikan

2. Lingkungan

3. Kesehatan

4. Ekonomi

5. Pertanian

6. Energi

Mahasiswa dipercaya sebagai agen perubahan. Mahasiswa dari seluruh Indonesia, termasuk STT NF, menuntut pemerintah untuk konsisten menerapkan 9 tujuan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, atau yang dikenal sebagai Nawacita. Aksi ini sebagai peringatan kepada seluruh bangsa untuk mengawal proses implementasi Nawacita.

Selain itu, mahasiswa dari seluruh Indonesia memberikan persembahan, “Surat Cinta untuk Jokowi”. Surat yang merupakan ungkapan perasaan mahasiswa sebagai perwakilan suara rakyat yang hanya bisa menjerit dalam hati. Sebab, banyak peristiwa yang memprihatinkan di Indonesia beberapa bulan terakhir, mulai dari kejahatan seksual terhadap anak-remaja hingga korupsi para pejabat. (Ratih Septia Giri)

Published in Pojok Mahasiswa
%AM, %25 %231 %2016 %04:%Mei

SMART untuk Mempertahankan Bisnis

Oleh: Putut Bagus Susetyo (CSO Satria-Asia)

Menjalankan sebuah bisnis tidak bisa bekerja sendirian, pasti membutuhkan dukungan orang lain sebagai mitra. Apalagi, mengelola sebuah start up. Kehadiran mitra akan menutupi kekurangan yang kita miliki. Bagaimana cara mendapatkan Partner dalam mengembangkan Start-up? Perlu diperhatikan, beberapa pertanyaan calon mitra terhadap start up yang kita kelola.

1. What do you want?

Apa yang kita mau dari membangun startup itu? Tujuan bisnis yang mau kita bangun harus jelas.

2. Why do you want it?

Mengapa Anda mau menjalankan bisnis/startup itu? Mengapa bisnis ini begitu penting bagi kita? Dalam menjalankan sebuah bisnis, kita harus tahu posisi di masa depan sebagai apa dan posisi partner kita juga nantinya sebagai apa.

3. How might you get it?

Bagaimana caranya kita bisa mendapatkan modal dan pasar untuk startup itu? Apa strategi bisnis kita? Dalam membangun startup, kita harus sudah menyusun strategi. Bagaimana model bisnis yang ingin kita bangun? Sekali lagi, strategi bisnis yang ingin kita bangun harus jelas.

4. How do you now you have it?

Bagaimana Anda bisa sangat yakin jika bisnis itu akan terkenal atau menjadi juara? Jawabannya adalah kita harus sudah tahu model bisnis yang tepat.

Untuk membangun suatu start up, kunci utamanya adalah CONFIDENCE, yakni kita yakin dengan bisnis yang ingin kita bangun. Kita harus membangun keyakinan dalam diri. Jika kita yakin bahwa bisnis yang ingin dibangun akan berkembang nantinya. Apabila keyakinan itu sudah tumbuh, maka pasti bisa siap menghadapi segala tantangan dalam bisnis.

Lalu, bagaimana kiat-kiat agar srart up dapat berkelanjutan atau bertahan lama? Prinsip utama agar bisnis dapat bertahan lama adalah SMART: Spesific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Time Related.

Spesific

Kita harus bisa menjelaskan bisnis kita secara khusus dan detail. Dalam membangun bisnis harus ada spesifikasinya, yakni sejelas-sejelasnya maksud dan tujuan bisnis.

Measurable

Recana bisnis harus terukur. Ukuran bisnis harus jelas agar mendapat keuntungan dari segala ongkos yang dikeluarkan.

Achievable

Dalam membangun bisnis, harus ada keterampilan yang cocok dengan karakter usaha, sehinga semua target yang dicanangkan mungkin dicapai. Bukan hanya impian kosong.

Relevant

Setiap misi yang inigin dijalankan dari rangkaian bisnis harus berkesinambungan, sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kita ingin membantu masyarakat untuk memecahkan persoalan atau memenuhi kebutuhannya.

Time Related

Harus ada batasan waktu untuk mencapai targetn bisnis tersebut. Kita harus merancang berapa lama waktu dalam menjalankan bisnis hingga sukses.

Selanjutnya perlu juga dipikirkan bagaimana cara membangun start-up dengan ide kreatif dan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di sekitar masyarakat. Cara untuk menawarkan solusi adalah:

1. No Failure

Jangan sampai berfikir gagal dalam membangun startup.

2. People have Resources

Kumpulkan orang-orang potensial yang ada di sekitar kita, karena mereka memiliki beragam sumber daya. Cari tahu apa keterampilan yang dibutuhkan.

3. Everithying is Ok

Jalani apapun yang ada, walaupun kita memilki potensi potensi terbatas. Yang penting, tetap jalani semua rencana yang diyakini.

4. Best Choice

Pilihlah yang putusan terbaik, setelah pertimbangan matang. Prinsip seorang teknopreneur adalah jangan takut bertanya dan segera memulai tindakan.

5. Positive Intention

Berpikirlah setiap yang kita lakukan adalah untuk kebaikan. Harus berfikir bahwa apa yang kita lakukan akan bermanfaat untuk kebaikan orang banyak nantinya. (Agung Prayoga)

Published in Artikel

Walikota Depok Dr. Mohammad Idris Abdul Shomad, MA bertindak sebagai pembicara kunci dalam seminar teknopreneur yang dihelat oleh STT NF di Aula Serbaguna Gedung Dibaleka 2, Balaikota Depok (21/5).

Pada awal sambutan, Walikota mengatakan bahwa kota Depok sangat mendukung kegiatan yang bertujuan menciptakan para pengusaha yang kompeten, salah satunya melalui seminar bertema “Mencetak Profesional TI dan Teknopreneur Muslim”.

“Jika dilihat dari sisi lain, dalam sejarah peradaban Islam, ada sepuluh sahabat yang mendapat jaminan verbal oleh Rasulullah Saw. Ternyata delapan sampai sembilan orang yang dijamin masuk surga adalah sosok pengusaha atau entrepreneur,“ ujar Walikota.

Walikota juga menyampaikan hadits tentang pentingnya mengembangkan wirausaha. Rasulullah Saw menyatakan bahwa sahabat bertanya: “pekerjaan apa yang paling mulia?”. Rasul menjawab: “Itulah pekerjaan yang dilakukan oleh tangannya sendiri dan setiap jual beli yang mabrur.” Menurut Walikota yang berlatar belkang ulama ini ternyata banyak enterpreneur non-Muslim yang memakai hadits ini. Lalu, mengapa kebanyakan kalangan Muslim sendiri tidak bisa mengaplikasikan hadits tersebut?

Menurut rencana pemerintah kota, Depok akan dijadikan salah satu pusat pembangunan nasional dan akan ada empat ruas jalan tol yang dibangun di sekeliling Depok. Hal itu merupakan salah satu bukti tekad pemerintah kota untuk memajukan UKM melalui pembenahan infrastruktur. Dalam waktu dekat, Depok juga akan membangun pusat perkantoran, Lembaga Sandi Negara di Bojong Sari, Pusat Pendidikan Guru oleh Universitas Islam Negeri di Sawangan.

Selain infrastruktur yang perlu ditingkatkan, sumber daya manusianya juga butuh pembinaan intensif agar Depok memiliki SDM berkualitas.

“Depok tidak punya tambang timah, minyak bumi dan emas atau sumber energi lain. Tapi dengan potensi SDM berkualitas, maka kita bisa mengolah produk makanan dari rumput laut dan mengekspor ke Singapura, serta ekspor ikan hias ke Filipina,” jelas Walikota.

Walikota menantang para mahasiswa untuk berkontribusi dalam memecahkan persoalan daerah serta membangun kota Depok, misalnya dengan memanfaatkan teknologi informai. Beberapa inisiatif yang sudah dilakukan adalah mengotomatisasi proses penunjang, pengintegrasian data pemerintah, internet gratis di 200 titik, serta membuat taman untuk internetan.

Di akhir sambutannya, Walikota mengingatkan bahwa Rasulullah telah berpesan: “Mintalah surga yang paling tinggi, yakni surga firdaus.” Demi menggapai surga sersebut, kita harus memberikan proposal terbesar kepada Allah Swt, serta harus meningkatkan gotong-royong, sehingga nikmat kemerdekaan akan menjadi kebangkitan nasional. (Muhammad Abdul Karim)

Published in Kegiatan Kampus

Siapa tak mengenal Bukalapak.com, situs jual beli online karya anak bangsa 2yang mampu bersaing dengan korporasi besar di Indonesia. Sudah banyak orang yang mengetahui, bahkan menggunakan situs tersebut untuk jual beli produk dan jasa. STT NF menghadirkan Fajrin Rasyid selaku Co-Founder dan Chief Financial Officer (CFO) Bukalapak sebagai sebagai pembicara dalam Seminar Teknopreneur di Aula Sebaguna Gedung Dibaleka, Balaikota Depok (21/5). Seminar sekaligus peresmian Technopreneur Center yang dikelola STT NF.

Ada banyak pertanyaan seputar fenomena bisnis Bukalapak, misal apa saja yang dibutuhkan dalam memulai bisnis digital? Bagaimana latar belakang munculnya Bukalapak? Seberapa besar modal awal dan proses distribusi produk? Dan, bagaimana menghadapi tantangan ekonomi Asean?

Pada awal penyampaian materinya, Fajri menegaskan bahwa semua pertanyaan di atas bisa dijawab karena dukungan internet. Seiring perkembangan teknologi, khususnya teknologi internet, maka bisnis Bukalapak semakin berkembang. “Bukalapak sebagai market place yang mampu melayani kebutuhan konsumen dengan pemanfaatan internet,” ungkap Fajrin, alumni ITB.

Selainjutnya Fajrin bercerita, mendirikan Bukalapak tahun 2010 bersama tiga orang rekannya. Membangun start up dari awal, jumlah pengunjungnya bisa dihitung dengan jari, hingga saat ini Bukalapak mampu menyedot tiga juta pengunjung per hari serta mengelola 800.000 pelapak kecil dan menengah.

“Barang yang tersedia di Bukalapak lengkap dan murah, karena pasokan yang banyak dan langsung ke pabriknya sendiri. Omset Bukalapak dan pelapak pun tumbuh tiga kali lipat dari tahun sebelumnya,” jelas Fajrin.

Fajrin menekankan bahwa network sangat penting untuk membangun bisnis, karena jalur komunikasi yang luas membuka banyak peluang. Para pelapak di Bukalapak optimis akan mendapatkan pasar, karena banyak pengguna yang masuk dan mendaftar.

Barang murah dan kualitas terbaik merupakan syarat yang diberikan Bukalapak untuk para pelapak agar kepuasan pembeli dapat terpenuhi. Bukalapak juga membina komunitas yang mendukung pengguna untuk menjaga hubungan lebih dekat antar pelapak.

Pada akhir diskusi, Fajrin mengatakan bahwa visi Bukalapak adalah “Menjaring UKM di seluruh Indonesia. Target Bukalapak tahun 2020 dapat menjaring 1.000.000 pelapak di Indonesia, sehingga Bukalapak akan menjadi e-comerce terbaik di negeri ini dan bisa bersaing di kancah global.” Tekad teknopreneur muda yang patut dicontoh. (Suranto)

Published in Kegiatan Kampus

Silaturahim merupakan ciri khas seorang muslim dalam menjalin hubungan komunikasi antar sesama, baik itu keluarga, saudara, teman bahkan orang yang baru dikenal. Telah dijelaskan dalam sebuah hadis Nabi Saw, bahwa memperbanyak silaturahim akan menambah keberkahan, rezeki yang melimpah, serta dipanjangkan usianya.

LDK Senada STT NF merupakan organisasi intra kampus STT NF dalam mengembangkan nilai dakwah dan mempererat tali persaudaraan. Pada Jumat (22/4), Badan Pengurus Harian Senada mengadakan rapat pekanan dan sarapan bersama di kedai kopi jalan Margonda, Depok. Selain membahas berbagai masalah, agenda utama memperkuat silaturahim di kalangan aktivis mahasiswa.

Rapat rutin mematangkan program kerja yang akan dilaksanakan selama kepengurusan 2016, mengetahui kondisi internal baik pribadi pengurus, maupun kondisi setiap divisi yang ada dalam kepengurusan SENADA.

Panglima SENADA Muhamad Natsir mengatakan, “Perlu suasana baru dalam situasi rapat, sehingga dapat mempengaruhi kondisi ruhiyah dalam diri kita. Setiap hari kita selalu menghadapi suasana yang membuat stress dan pusing, dengan segala problematika kehidupan pribadi masing-masing.” Karena itu, suasana refreshing penting untuk menyegarkan jiwa. Rapat di tempat santai agar bisa mempersiapkan diri dalam lingkungan kampus yang beragam.

“Kami rutin melakukan perencanaan guna memperbaiki sistem dan menilai sekaligus memperbaiki program kerja yang sudah berjalan. Dengan cara ini, SENADA akan lebih maju dan siap untuk berdakwah di kalangan mahasiswa,” ucap Nidaul Jannah sebagai Ketua Divisi Kaderisasi Senada.

Dari rapat santai nan akrab itu diharapkan muncul ide-ide segar untuk memajukan organisasi SENADA dan menampilkan cara berdakwah dinamis, sehingga dapat diterima dengan baik, khususnya bagi generasi muda. (Suranto)

Published in Pojok Mahasiswa
%AM, %16 %157 %2016 %02:%Mei

Acara Silaturahim SENADA STT NF

Solidaritas adalah hal terpenting dalam perjalanan sebuah organisasi. Tanpa ukhuwah, organisasi akan terasa hampa. Ukhuwah adalah ikatan jiwa yang melahirkan perasaan kasih sayang, cinta, dan penghormatan yang mendalam terhadap setiap orang, ketika jiwa-jiwa muda diperditautkan oleh ikatan akidah Islam, iman dan takwa.

Banyak sekali cara untuk meningkatkan ukhuwah antar sesama, bisa dengan saling menyapa, saling membantu, saling memaafkan dan sebagainya. Salah satunya dilakukan oleh Departemen Kaderisasi dan Pembinaan SENADA STT-NF, yakni kegiatan bernama PELITA (Pererat Tali Silaturahmi Kita). Tujuannya adalah meningkatkan ukhuwah dan kebersamaan antara pengurus dan anggota SENADA STT-NF.

PELITA merupakan kegiatan rutin SENADA. Kali ini dilaksanakan Senin (25/4) di Kampus A STT-NF. Menurut Nidaul Jannah, Ketua Depatermen Kaderisasi dan Pembinaan SENADA STT-NF, “Kegiatan ini diadakan meningkatkan persaudaraan. Selain itu, juga sebagai forum untuk berbagai ide antar pengurus agar pengurus SENADA semakin kompak dan solid.”

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Muhammad Syaiful Ramadhan dan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Panglima SENADA STT-NF, Muhammad Natsir. Ia berpesan kepada seluruh pengurus SENADA agar tetap konsisten dan kompak dalam berdakwah.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi berbagi yang dimoderatori oleh Sekretaris Jenderal SENADA STT-NF, Riza Wahyudi. Dalam sesi ini banyak yang hal yang disampaikan pengurus SENADA, mulai dari suka-duka di SENADA dan saran untuk SENADA ke depan. Dibahas juga tentang kegiatan SENADA selanjutnya. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi games yang dipandu Dhani Fitriansyah. Menurut Dhani, “Games ini untuk menunjukkan seberapa solid atau seberapa kompaknya setiap departemen yang ada di struktur SENADA.”

Acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan yang dibawakan oleh Natsir. Penghargaan kali ini diberikan kepada staf dan departemen terbaik selama kurang lebih empat bulan kepengurusan SENADA tahun 2016. Selain itu penghargaan diberikan kepada pengurus SENADA yang menjadi mahasiswa terbaik STT-NF semester ganjil karena telah menyukseskan salah satu visi misi SENADA STT-NF, yakni dengan mencetak ikon Ulul Albab. (Muhammad Abdul Karim)

Published in Pojok Mahasiswa
%AM, %16 %141 %2016 %02:%Mei

Menjadi Teknopreneur Sukses

Untuk menjadi seorang teknopreneur yang sukses dibutuhkan banyak pengalaman dan pengetahuan agar bisnis yang dijalani terus tumbuh dalam keadaan sesulit apapun. Berikut ini tujuh kemampuan yang dibutuhkan untuk menjadi seorang teknopreneur sukses:

Visioner

Kemampuan melihat yang tidak bisa dilihat orang lain seperti melihat peluang. Visioner menjadi kemampuan yang sangat penting sebagai awal dari semua kapasitas teknopreneur. Visioner bukan mengeluhkan sistem atau teknologi yang ada dan tidak bekerja secara maksimal serta tidak sesuai dengan apa yang diinginkan. Namun visioner adalah berpikir tentang bagaimana menciptakan sesuatu yang baru untuk menyelesaikan masalah dan memenuhi kebutuhan dari suatu peluang. Visioner juga memiliki sifat fokus pada satu pikiran untuk memecahkan masalah dan mencari cara untuk mengatasi masalah tersebut. Bersedia mengeksplorasi beberapa kemungkinan untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Pembelajar

Teknopreneur sukses adalah orang yang selalu haus akan pengetahuan dan pengalaman. Selalu menyisihkan waktu untuk belajar dan mendapatkan keterampilan lebih dari yang lain, melakukan hal-hal yang baru, hingga saat waktu beristirahat pun mereka memikirkan konsep dari tujuan yang akan dicapai.

Strong Man

Untuk menjadi seorang teknopreneur yang sukses harus menjadi seseorang yang kuat. Tidak mudah menyerah pada keadaan dan tantangan yang dihadapi, menjual ide dan berkolaborasi dengan kebutuhan. Untuk memajukan bisnis, Anda harus selalu berpikir untuk maju, Berbicara dengan tegas dan percaya diri karena Anda percaya bahwa Anda bisa menyelesaikan apa yang Anda hadapi.

Sistematis

Tahu bagaimana cara untuk mengatur waktu dan mana yang harus diprioritaskan dan didahulukan. Dapat membedakan mana yang penting dan mana yang tidak penting, tidak melakukan pekerjaan setelah keadaan sudah mendesak. Memiliki cara dan metode untuk mengatur dan menyelesaikan pekerjaannya dan memiliki kepribadian yang dapat membantu Anda untuk mendapatkan sesuatu.

Semangat Tinggi

Terobsesi pada ide-ide baru, baik dalam rencana yang besar maupun rencana yang bertahap untuk menyelesaikannya. Bersemangat dalam melakukan pekerjaan dan hal baru.

Selalu Terdorong

Selalu berusaha maju ke depan dengan membawa perubahan karena berpikir Anda bisa, Terdorong oleh kegagalan dan ketidakpuasan untuk mencapai tujuan. Mencari cara yang lebih baik untuk mengerjakan pekerjaan agar mendapatkan hasil yang lebih baik lagi.

Berpijak

Mencari keseimbangan antara mengejar target dan emosional sesaat. Memahami cara untuk memenuhi kebutuhan sistem pendukung dilingkungan terutama dalam keluarga.

Itulah tjuah kapasitas yang sangat penting dan harus dimiliki seorang teknopreneur agar sukses dalam bisnisnya. Tak hanya pandai dalam berbisnis, kemampuan ini sangat penting dimiliki untuk menentukan arah bisnis dan menentukan jalan yang harus dilalui oleh perusahaan.(Ratih Septia Giri)

Sumber: homegrown.ph/wp-content/uploads/2014/04/2014_April_BusinessBasics_SkillsToBeSuccessfulTechnopreneur_Infographic.jpg

Published in Artikel