%AM, %10 %217 %2016 %04:%Jun

Kiat-kiat Mengisi Ramadhan (bagian 2)

Written by Choniyu Azwan, Mahasiswa STT NF
Rate this item
(0 votes)

Kegiatan lain yang harus dilakukan di bulan Ramadhan ialah:

8. I’tikaf

I’tikaf adalah tetap tinggal di masjid untuk taqqarrub kepada Allah Swt dan menjauhkan diri dari segala aktifitas keduniaan, sebagaimana hadist Nabi Saw: “Rasulullah saw ketika memasuki sepuluh hari terakhir menghidupkan malam harinya, membangunkan keluarganya, dan mengencangkan ikat pinggangnya” (HR.Bukhari dan Muslim).

9. Umrah

Umrah pada bulan Ramadhan juga sangat baik dilakukan sebagaimana hadits Rasulullah Saw: “Agar apabila datang bulan Ramadhan, hendaklah ia melakukan umrah, karena nilainya setara dengan haji bersama Rasulullah saw” (HR.Bukhari dan Muslim).

10. Motivasi Berpuasa karena Allah.

“Semua amal anak Adam adalah untuknya, satu kebaikan dibalas dengan sepuluh kali lipatnya sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Swt berfirman: kecuali puasa, ia adalah untuk-Ku, dan Aku yang akan membalasnya. Sesungguhnya ia telah meninggalkan syahwatnya, makanannya, dan minumannya demi Aku.” Orang yang berpuasa memiliki dua kegembiraan, yakni pertama waktu berbuka dan kedua, waktu bertemu Robbnya. Sungguh bau tidak sedap mulut orang yang berpuasa itu lebih wangi di sisi Allah Swt daripada minyak misik.

11. Memberikan Makanan pada Orang yang Berbuka Puasa.

“Barangsiapa yang memberikan makanan untuk berbuka bagi yang berpuasa, maka dia akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa dan yang berpuasa itu tidak dikurangi pahalanya sedikitpun” (HR Ahmad, At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).

12. Mengakhirkan Sahur dan Menyegerakan Berbuka Puasa

“Bersahurlah, sesungguhnya dalam sahur itu ada keberkahan” (HR Muslim). Dan makan sahur merupakan pembeda puasa orang Mukmin dengan orang kafir.

13. Menjaga Anggota Tubuh

Menjaga mata, telinga dan lidah serta anggota-anggota tubuh lainnya dari perbuatan yang tidak ada faedahnya, dan menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan dosa. Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang tidak menjauhkan kata-kata dan perbuatan bohong, maka Allah tidak menerima puasanya” (HR Bukhari).

14. Memberi Perhatian Lebih kepada Keluarga

Memberikan perhatian yang lebih besar, baik moral ataupun material kepada keluarga dan sanak famili serta memperbanyak sedekah kepada fakir miskin. Rasulullah saw adalah orang yang paling dermawan, dan beliau saw lebih dermawan lagi pada bulan Ramadhan. Ketika bertemu Jibril ‘alaihis salam berkata, “Sungguh kedermawanan beliau saat itu lebih kuat daripada angin yang bertiup” (HR Muttafaqun ‘alaih).

15. Pandai Menentukan Skala Prioritas Amal

Dalam Ramadhan banyak sekali amal-amal sunah yang dapat kita lakukan. Oleh karena itu, kita harus pandai mengutamakan amal yang lebih penting, yang lebih banyak manfaatnya dan lebih cepat mengantarkan ke surga, baik berupa berjuang di jalan Allah dalam menegakkan kalimat-Nya ataupun berinfaq fi sabilillah, seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah saw dan sahabat-sahabatnya.

Ketika orang-orang minta dispensasi dari berinfaq dan berjihad, Rasulullah saw bersabda: “Tidak bershadaqah, dan tidak berjihad? Jadi, dengan apa kamu ingin masuk surga? “

Shalat tarawih adalah shalat sunnah, jangan sampai karena mengejar pahala sunnah hal-hal wajib yang diperintahkan Allah dan Rasul-Nya justru kita tinggalkan, misalnya tuma'ninah dalam shalat dan membaca Al Qur'an dalam shalat dengan tartil. (Choniyu Azwan)

Read 6035 times