%AM, %11 %081 %2018 %00:%Jul

Desyifa Fauziah: Belajar dan Mengajar

Written by Tika Ayati Mahasiswi STT-NF
Rate this item
(0 votes)

Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Pribahasa yang tepat untuk menggambarkan sosok wanita mungil dan bersuara halus ini, Desyifa Fauziah. Mahasiswi Sekolah Tinggi Teknologi Terpadu Nurul Fikri jurusan Sistem Informasi. Dalam keseharinya, Wanita berdarah sunda kelahiran Tasikmalaya akrab disapa dengan Dedes. Dirinya menghabiskan waktu untuk kuliah, dan turut ikut berorganisasi. Kesibukan yang dimiliki bukan hanya itu saja, ternyata dirinya juga disibukan dengan mengajar privat.

Mengajar adalah salah satu hobi dan hal yang disukainya. Mengajar sudah menjadi skill yang dimiliki oleh wanita muda berjilbab lebar ini. Menurutnya mengajar bukan hanya mengenai bagaimana dia mengajar dan sebatas bertatap muka saja, namun dapat memberikan yang terbaik untuk anak didiknya sekaligus menjadi pengembangan skill untuk dirinya agar tetap terus belajar menjadi lebih baik lagi dalam hal mengajar.

Kemampuan mengajar yang dimilikinya bukan semata-mata langsung didapatkan begitu saja, kemampuan mengajar didapatnya dari cara memperhatikan dan mengamati ayah dan guru-gurunya mengajar. Cara dan kemampuan yang dimiliki saat ini adalah hasil dari pengamatan yang terus dilakukannya semenjak dirinya masih duduk disekolah dasar. Materi yang sering disampaikan ketika mengajar seputar islam, belajar bahasa arab, hafalan alquran dan mengaji. Ketekunan mengajar sudah digeluti dedes semenjak dirinya masih berada di Tasikmalaya ketika masih duduk dibangku SMA. Tawaran mengajar pertakali kali datang dari  ayahnya dan tetangganya yang membutuhkan seorang pengajar.

Mengajar merupakan hal yang menantang bagi dirinya, walaupun terkadang terdapat hambatan seperti merasa kesulitan mengembalikan mood anak-anak untuk kembali bersemangat dalam belajar, namun hal itu tidak membuat dirinya patah semangat. Hal itu menjadi kebahagian tersendiri ketika melihat anak-anak didikknya kembali semangat dan antusias untuk belajar bersama lagi. Dedes mengatakan “Alhamdulillah untuk saat ini saya belum mengalami kesulitan ketika saya harus menjalani kuliah sambil mengajar, karena bagi saya kuliah dan mengajar adalah hal yang menyenangkan”, itulah kalimat penutup yang disampaikan oleh mahasiswi sekaligus guru muda yang terus mengajar tanpa merasa lelah setiap waktunya.

Read 2729 times Last modified on %AM, %19 %094 %2018 %01:%Jul