Jumat, 09 November 2018 03:28

Seminar Literasi di Era Revolusi Industri 4.0 STT Nurul Fikri

Written by  STTNF
Rate this item
(1 Vote)

(Jaksel), 25/10 telah terlaksana Seminar Literasi Informasi Bagi Remaja di Era Revolusi Industri 4.0 sebagai media penumbuh budaya membaca. Berlokasi diKampus B2, STT Nurul Fikri. Dalam memperingati Bulan Bahasa 2018 Perpustakaan Sekolah Tinggi Teknologi Terpadu Nurul Fikri (STT-NF) mengadakan acara dengan tema “Membumikan Literasi Informasi Dalam Karya”.

Seminar Literasi Informasi Bagi Remaja di Era Revolusi Industri 4.0 menghadirkan pembicara dari seorang pemulia buku yang sangat terkenal dengan acaranya Membaca Itu Nikmat, beliau adalah Bapak Adi Wahyu Adji.

Acara dihadiri oleh sebagian besar mahasiswa baru 2018 berlangsung dengan sangat informatif. Materi disampaikan pertama kali dengan memperlihatkan video mengenai literasi informasi di Indonesia saat ini dan negara-negara di dunia yang cukup memprihatinkan.

Hal ini yang kemudian menjadi perhatian agar remaja jangan sampai menjadi generasi yang terlewatkan oleh sebuah buku karena di era revolusi industri masuk pada eranya distruption, terjadinya overload informasi, serta skills dimasa depan yang membutuhkan penyelesaian masalah yang cepat dan tepat, salah satu caranya adalah kita sebagai remaja harus banyak membaca buku dan pengetahuan lainnya.

Membaca akan menjadi kegiatan yang menyenangkan jika sudah ditumbuhkan dalam diri sendiri. Tips ringan yang dibagi oleh Bapak Adji dalam menumbuhkan minat baca yakni motivasi berkenaan dengan mindset membaca yang benar, pengetahuan yang mencakup ilmu baca, serta kebiasaan dalam daya baca, misalnya seperti one week one book”, tutur Pak Adji.

Pak Adji juga membagikan sebuah link e-book yang dapat diunggah oleh peserta seminar yang hadir untuk bahan bacaan dimanapun dan kapanpun. Hal tersebut dapat menumbuhkan minat baca yang dapat ditanamkan dalam diri sedini mungkin. Harapannya untuk remaja milenial saat ini terus bersemangat dan meningkatkan minat baca, kualitas berbahasa Indonesia.

Read 183 times Last modified on Jumat, 09 November 2018 03:33