Menjadi seorang yang produktif bukan berarti hanya bermanfaat bagi diri sendiri akan tetapi bisa juga membagikan manfaat pada yang lain. Saat kita berhasil membahagiakan orang lain, kita pun akan merasa puas dan bahagia.

Habib adalah mahasiswa jurusan Teknik Informatika yang saat ini sedang menjalani perkuliahan Semester 2. Dia juga merupakan lulusan D3 Kairo yang melanjutkan kuliah di STT-NF. Selain aktif berorganisasi di BEM Divisi Sosial Masyarakat, dia juga aktif pada komunitas Gerakan Kampung Qur’an. Jiwa kepedulian membawa Habib pada Komunitas Depok Banget. Peserta dari Komunitas Depok Banget terdiri dari mahasiwa dan siswa yang beranggotakan 40 orang. Dimana dia dan anggota lain turut berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat di kota Depok. Salah satu kegiatan komunitas tersebut adalah silaturahmi dan buka bareng (bukber) warga RW 04 di Kelurahan Pondok Jaya, kemudian juga mengadakan SANLAT(Pesantren Kilat) untuk anak-anak di sekitar RW 04, dan Santunan anak yatim.

Habib juga pernah ikut andil dalam gerakan pengetikan buku untuk tuna netra. Selain itu baru-baru ini dia sedang menekuni hobi baru dalam pembuatan karya film pendek yang dia bagikan lewat akun instagramnya. “Saya berharap banyak anak muda yang lebih peduli pada lingkungan sekitar, sehingga kita semua bisa sehat bersama,” ujar Habib.

Published in Pojok Mahasiswa

Ada cerita menginspirasi dari seorang mahasiswi Angkatan 2015 STT Nurul Fikri dia bernama Nurul Azizah atau sering dipanggil Nurul. Saat ini dia sedang menyelesaikan (TA) Tugas Akhirnya namun di sela-sela kesibukannya itu dia masih banyak memberikan kontribusi kepada Kampus STT-NF dengan pengabdiannya dan ikut memajukan lembaga organisasi-organisasi yang ada di Kampus STT Terpadu Nurul Fikri.

Saat ini dia sudah bergabung di organisasi Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Senada sebagai Staff Kaderisasi. Berikut pengalaman organisasi yang pernah diikuti oleh Nurul, diantaranya:

1. 2015 Menjadi Staf Magang LDK Senada STT Terpadu Nurul Fikri

2. 2016-2017 Staff Departemen Kemuslimahan LDK Senada STT Terpadu Nurul Fikri

3. Ketua Divisi Kreatif Ormik 2016

4. 2017- 2018 Ketua Departemen Kemuslimahan LDK Senada STT Terpadu Nurul Fikri

5. Forum Mentor STT Terpadu Nurul Fikri

6. Mentor Ketua Divisi Acara Ormik STT Terpadu Nurul Fikri

7. Anggota Divisi Acara LDMKM STT Terpadu Nurul Fikri 2017

8. 2018- 2019 Sekjen LDK Senada STT Terpadu Nurul Fikri

9. Forum Mentor STT Terpadu Nurul Fikri

10. Mentor SC Ormik STT Terpadu Nurul Fikri

11. Volunteer Cordova Leadership Camp 2018

Pengalaman diatas merupakan pengalaman yang paling berharga juga membuat kepribadian diri dia menjadi lebih mandiri dan tangguh. Terlebih pengorbanan ini di persembahan untuk kampus tercinta. Tidak ada kesia-siaan pada diri Nurul Azizah kuliah di kampus STT Terpadu Nurul Fikri. Memberikan sumbangan jiwa, raga dan pemikiran merupakan sebuah kebahagiaan tersendiri baginya karna bisa memberikan kebermanfaatan diri untuk orang lain.

Published in Kisah dan Curhat

Survei memberi peringkat pada negara - negara yang terbaik dalam segi pendidikannya. Di sinilah teknologi bisa membantu dalam bidang pendidikan. Negara yang terbaik pendidikan perguruan tingginya adalah Virginia. Ketika sudah berada pada jenjang pendidikan tinggi, siswa di Virginia tampaknya memiliki masa depan yang bagus.

Virginia berada pada posisi teratas dalam sebuah studi tahunan dari perusahaan keuangan SmartAsset yang membandingkan perguruan tinggi negeri dan universitas empat tahun berdasarkan tingkat kelulusan sarjana, harga bersih, pengembalian investasi 20 tahun dan rasio mahasiswa per fakultas.Tahun ini akan semakin meningkat karena negara ini telah memanfaatkan teknologi bagi siswa dalam sistem pembelajarannya.

Berikut ini beberapa sistem pendidikan yang digunakan pada perguruan tinggi di Virginia :

1. Kursus TI yang sedang Tren
Pekerjaan cybersecurity sangat diminati, dan universitas di Virginia telah berhasil dalam memberikan pengalaman langsung. Sebuah artikel di Universities.com mengatakan, dengan kelas di sore hari, program ini sangat sesuai untuk para profesional teknologi mid-career. Program juga menyediakan sejumlah pengalaman langsung, termasuk tempat tinggal dimana siswa bisa menghabiskan waktu di perusahaan keamanan dunia maya. "Program George Mason berada di garis depan pendidikan cybersecurity melalui keterlibatan kami dengan komunitas area metropolitan Washington yang berkembang dan kelas penelitian kami," kata Angelos Stavrou, seorang profesor ilmu komputer GMU, dalam artikel tersebut.

2. Universitas Membina Inovasi Melalui Teknologi
GMU telah mendapat kabar baru-baru ini untuk penggunaan inovatif pencetakan 3D. WTOP melaporkan bahwa lima mahasiswa bioteknologi membuat lengan palsu buatan tangan untuk pemain biola yang berusia 10 tahun. Untuk menumbuhkan kreativitas serupa, University of Virginia di Charlottesville, Va, menciptakan sebuah inisiatif untuk mendukung kewirausahaan dan inovasi baik di dalam maupun di luar kampus. Lab universitas itu seluas 10.000 kaki persegi ruang kerja, alat pembuat dan teknologi lainnya terssedia. Dengan memanfaatkan hal ini, bersama dengan mentoring dari pakar industri, UVA berharap bahwa ruang tersebut dapat mendukung "tim multi-disiplin yang mengembangkan teknologi berdampak tinggi yang dapat menjadi basis usaha baru."

3. Kampus Bersejarah dengan Teknologi Cutting-Edge
Meskipun College of William & Mary di Williamsburg, Va, adalah universitas tertua kedua di Amerika Serikat, tidak berarti universitas tersebut tidak dapat menawarkan kepada siswa teknologi hebat. EdTech melaporkan bahwa sekolah tersebut mampu membawa akses internet ke setiap gedung di kampus. "Perguruan tinggi tersebut memasang sekitar 1.500 titik akses kabel dan nirkabel yang mendukung protokol 802.11b, g dan sebuah protokol," menurut laporan artikel tersebut. Staf IT menyembunyikan AP kabel dan nirkabel di podium tertutup dan elemen dekoratif sehingga mereka bisa memberikan akses internet di mana-mana tanpa mengorbankan sejarah kampus.

4. Ruang Terampil Teknologi Mendukung Prestasi Siswa
Virginia Tech di Blacksburg, Va, memiliki teknologi leveraged untuk meningkatkan prestasi dalam program matematika pemula dengan menciptakan Math Emporium, lab seluas 60.000 kaki persegi. EdTech melaporkan bahwa lab tersebut dilengkapi dengan lebih dari 530 iMac Apple dan tutor di tempat untuk memfasilitasi kursus matematika mandiri, studi terbuka dan kerja kelompok.

Published in Artikel