%PM, %29 %780 %2019 %17:%Apr

Perbedaan UI Dan UX Design

Apa yang dimaksud dengan UI/UX? Apakah sebenarnya mereka itu sama atau tidak? Perbedaan antara keduanya apa? Berikut kali ini kita akan bahas mengenai dua hal tersebut dengan secara ringkas.

User Experience

User Experience Design yang sering dikenal yaitu UX Design UX Designer adalah sebuah pekerjaan yang akan sering kita dengar akhir-akhir ini. Sementara UX Design adalah salah satu bidang penting untuk pengembangan produk yang fungsinya masih tetap menjadi “misteri” bagi banyak orang. Ketika seseorang mengatakan “Saya bekerja sebagai UX Designer”, orang tidak selalu tahu apa yang sebenarnya UX Designer lakukan sehari-hari.

Kita akan bahas sedikit mendalam mengenai UX Design :

UX Design is All About

Seiring teknologi digital dan interaksi digital berkembang pesat, muncul fokus baru tentang “The Feel” pada sebuah desain, yang sekarang dikenal dengan istilah User Experience (Pengalaman Pengguna). Jika UX adalah tentang pengalaman pengguna saat berinteraksi dengan sebuah produk, maka UX Design adalah proses dimana seorang perancang mencoba menentukan apa pengalaman untuk pengguna tertentu, meskipun kita tidak dapat benar-benar merancang pengalaman pengguna yang pasti dan tepat, namun kita dapat merancang kondisi dari pengalaman yang pengguna inginkan.

Tanggung Jawab UX Designer. Ada beberapa fungsi umum UX Designer :

Penelitian Produk (Product Research)

Product Research secara umum mencakup riset pengguna dan pasar yang menjadi titik awal UX Designer dalam merancang sebuah produk. Ini juga menjadi dasar yang memungkinkan perancang menghindari asumsi dan membuat keputusan berdasarkan data dan informasi yang didapat dari pengguna. Product Research penting karena mengajarkan UX Designer tentang perilaku, sasaran, motivasi dan kebutuhan pengguna. Ini membantu mereka memahami dan mengidentifikasi peluang produk di pasar serta membantu memprioritaskan berbagai aspek produk seperti fitur dari produk. Dari sisi teknis, proses pengumpulan data didapat melalui:

1. Wawancana pribadi dengan pengguna

2. Competitive analysis

3. Online Surveys

4. Focus Groups

5. Data yang dikumpulkan dianalisis dan diubah menjadi informasi kuantitatif dan kualitatif yang kemudian digunakan untuk pengambilan keputusan.

6. Membuat Personas dan Skenario

7. Information Architecture (IA)

8. Membuat Wireframes

9. Prototyoping

10. UX Design is a Never Ending Process

UX Design adalah proses iterasi. Sebuah karya desainer UX tidak berhenti dengan rilisnya sebuah produk, UX Designer terus belajar dan terus menganalisa untuk pembaharuan dan peningkatan sebuah produk.

User Interface

User Interface Design atau yang bahasa Indonesianya itu Desain Antarmuka Pengguna adalah Desain antarmuka untuk mesin dan perangkat lunak, seperti komputer, peralatan rumah tangga, perangkat mobile, dan perangkat elektronik lainnya, dengan fokus pada memaksimalkan pengalaman pengguna.

Bahasa gampangnya yaitu UI Design adalah bagaimana suatu website atau aplikasi yang kamu buat terlihat seperti apa. Orang biasa menyebutnya sebagai tampilan atau desain sebuah website. Kamu bisa mendapatkan inspirasi desain dari behance.com, dribbble.com atau webdesignserved.com.

Perbedaan UX dan UI

Banyak orang yang salah kaprah bahwa UI sama UX itu adalah suatu hal yang sama. Pada faktanya UX dan UI itu berbeda, namun satu sama lain saling berhubungan. Pada dasarnya, User Experience adalah tentang “memahami penggunamu”. Tujuan UX adalah mencari tahu siapa mereka, apa yang mereka capai dan apa cara terbaik bagi mereka untuk melakukan “sesuatu”. UX berkonsentrasi pada bagaimana sebuah produk terasa dan apakah itu memecahkan masalah bagi pengguna. Sedangkan User Interface adalah bagaimana suatu website atau aplikasi yang kamu buat terlihat dan berbentuk seperti apa. Hal tersebut mencakup Layout (tata letak), Visual Design (desain visual) dan Branding.

sumber:

https://idcloudhost.com/apa-saja-yang-dilakukan-oleh-ux-designer/

https://medium.com/insightdesign/memulai-menjadi-ui-designer-bagian-1-33317e1d1b40

Published in Artikel

Bootstrap adalah open-source framework (kerangka kerja pemrograman) front-end (library) yang bebas (gratis) untuk merancang situs web dan aplikasi web. Framework ini berisi template desain berbasis HTML dan CSS untuk tipografi, formulir, tombol, navigasi dan komponen antarmuka lainnya, serta juga ekstensi opsional JavaScript. Tidak seperti kebanyakan framework web lainnya, framework ini hanya fokus pada pengembangan front-end saja.

Bagi pengembang web design yang baru belajar khususnya baru menggunakan bootstrap, berikut beberapa referensi belajar yang berhubungan dengan bootstrap.

1. GetBootstrap.com

Ini adalah website resmi dari Bootstrap, anda dapat men-download versi terbaru dari sini.

2. FontAwesome.io

Secara default Bootstrap sudah menyediakan font icon berbasis Glyphicon tapi, icon yang tersedia terbatas jumlah nya, untuk menambah koleksi icon cukup gunakan FontAwesome, saat ini sudah mencapai versi 4. Anda bisa men-download-nya di sini http://fontawesome.io/

3. Bootswatch.com

Jika anda bosan dengan tema default dari Bootstrap yang mungkin terlihat standar atau biasa-biasa saja atau bagi anda yang bingung untuk mengubah Visual Style Bootstrap, silahkan berkunjung di bootswatch.com. Ada lebih dari 10 Visual Style yang bisa langsung digunakan. anda tidak perlu pusing-pusing lagi memikirkan warna dan font.

4. Bootsnipp.com

Bootstrap memiliki puluhan style komponen siap pakai, namun masih ada komponen yang kita harus membuat nya sendiri seperti mambuat form login, user profile dan komponen untuk artikel. Pada Bootsnipp.com telah menyediakan banyak snipet siap pakai berbasis Bootstrap, yang kita perlukan hanyalah copy paste.

5. Bootstrapzero.com
Website ini menyediakan banyak tema gratis dan keren sekelas tema premium, bisa dibilang disini adalah kumpulan best of the best dari free theme bootstrap. Dan yang lebih keren lagi kita dapat men-download semua tema tersebut dalam satu paket silahkan masuk ke http://www.bootbundle.com

sumber:

https://medium.com/skyshidigital/5-sumber-yang-membantu-dalam-membuat-web-desain-menggunakan-css-framework-bootstrap-4d92d0231582

Published in Artikel

Di era teknologi saat ini, banyak perusahaan besar menuntuk memiliki kemampuan pemrograman website yang cukup profesional. Karena akan berpengaruh dalam peroses teknologi khususnya pemrograman website, maka dari itu agar kita dapat meningkatkan skill atau keahlian dalam pemrograman website, guna untuk dapat bersaing dengan para programmer lainnya di era ini. Kita harus mempersiapkan diri kita untuk belajar lebih giat lagi serta mengikuti tips–tips yang akan diberikan agar kamu dapat memenuhi standar industri atau perusahaan.

Berikut kami memberikan tips–tips agar kamu jago pemrograman:

1. Rajinlah berlatih dan temukan masalah

Tips pertama yaitu kita harus sering–sering untuk belajar dan latihan dalam pemrograman web. Karena ini akan berpengaruh dalam mengatasi eror dalam pemrograman dengan mudah serta kemampuan analisa permasalahan kita akan terasah.

2. Belajar melalui e-book, buku dan tutorial online

Hal kedua ini akan sangat membantu kita dalam meningkatkan kapasitas pembelajaran kita, sebagian orang memilih metode ini karena sebagian orang menganggap pembelajaran melalui online menyediakan modul yang lebih lengkap dan lebih mudah dimengerti jika dibandingkan dengan belajar melalui buku. Tidak ada salahnya jika berpikiran seperti itu. Tapi ada yang perlu diingat, yaitu carilah lokasi web yang menyediakan materi yang terstruktur.

3. Belajar bersama para ahlinya

Untuk belajar bersama ahlinya atau sesama programmer akan sangat membantu kita untuk proses belajar. Jika kita merasa kebingungan dalam menemukan kesalahan atau bug yang terdapat pada program yang kita buat atau yang sedang kita kerjakan, tanyakan pada programmer lain. Ataupun jika kita ingin sekedar belajar tetapi bingung untuk mencari sumbernya atau tidak mengerti mau mulai dari mana, kita tanyakan juga kepada programmer lain.

4. Menganalisa dan memahami code

Diharuskan untuk membaca kode-kode yang terdapat pada proyek di opensource yang biasanya di Source Forge atau Github. Hal pertama yang harus dilakukan adalah pahami bagaimana cara kerja dari kode-kode tersebut. Hal kedua yang perlu dilakukan adalah temukan pola-pola atau sesuatu yang dapat anda terapkan dan kembangkan lagi.

5. Masuk grup media sosial

Memanfaatkan teknologi untuk membantu kita agar jago pemrograman web yaitu media sosial. Caranya bagaimana? Caranya yaitu dengan masuk ke grup media sosial yang membahas sesuatu yang sedang kita pelajari. Misalnya saat ini kita sedang belajar programing web, maka ikutlah grup yang membahas tentang programming wesbite.

 

Sumber: https://www.codepolitan.com/cara-enjoy-memulai-belajar-pemrograman

Published in Artikel

Full Stack Developer masih terus menjadi impian bagi banyak orang. Banyak tawaran pekerjaan yang dengan jumlah nominal yang cukup lumayan yang sebagai salah satu faktor tersebut. Karena hal ini banyak lembaga khursus Developer atau sejenisnya memanfaatkan hal ini untuk mewujudkan Full Stack Developer dalam waktu singkat dan berkompeten.

Dengan itu kita harus mengetahui yang dimaksudkan dengan Full Stack, Full stack adalah sebutan bagi mereka yang membangun web dari frontend hingga backend. Full Stack Developer tidak hanya soal kemampuan memprogram bagian depan dan belakang dari sebuah aplikasi saja, tapi juga terkait berbagai disiplin ilmu yang menunjang pembangunan tersebut. Managemen Server, Database, API, Websocket, dan perangkat lain yang menjadi pondasi aplikasi, serta disiplin ilmu lainnya seperti User Interface (UI), user Experience (UX), hingga metodologi dan kerangka kerja pengembangan sebuah aplikasi, juga harus dapat dikuasai. Sekarang, untuk mempelajari frontend atau backend saja sudah cukup rumit dan memakan waktu. Artikel ini akan memberika tips bagi para developer untuk meningkatkan kapasitasnya menjadi Full Stack Developer, berikut tips yang penting harus kita ketahui.

Tips penting bagi Developer untuk menjadi Full Stack Developer:

1. Mulai dengan bahasa pemrograman
Jika kamu ingin berkarier dalam ranah Full Stack Development, kamu harus terampil dalam berbagai bahasa pemrograman. Memang benar bahwa logika dan algoritma adalah hal yang paling penting, tetapi untuk menjadi Full Stack Developer, kamu harus kompeten dalam penataan, perancangan, implementasi, dan pengujian proyek berdasarkan bahasa pemrograman tunggal atau ganda. Misalnya, jika kamu menggunakan JAVA, maka kamu perlu menjadi efisien dalam desain dan pemrograman berorientasi objek, pola desain, komponen berbasis J2EE dan sebagainya.

2. Pelajari manajemen kode dan kontrol versi
Ketika kamu mengerjakan proyek yang lengkap, mengelola kode-mu adalah menjadi hal yang paling penting, tahu bagaimana cara berbagi file secara efisien dengan anggota tim dan memastikan cara yang sempurna untuk kontrol versi.

Jika kamu sedang menuju ranah Full Stack Development, pelajari Git dan mulai gunakan Github. Git adalah perangkat lunak yang memungkinkan-mu untuk melakukan kontrol versi, melacak semua perubahan berbeda pada file kode dan yang telah melakukannya. Ini juga memungkinkan-mu berbagi dan bertukar kode dengan pengembang lain dengan mudah.

Git digunakan oleh banyak perusahaan perangkat lunak besar dan bisa menjadi keuntungan ketika kamu menghadiri wawancara kerja. Misalkan, perubahan terbaru dalam file kode menyebabkan kegagalan aplikasi. Dalam hal ini, kamu dapat menggunakan Git untuk mengembalikan perubahan tanpa kerumitan lebih lanjut.

3. Gunakan Framework dan Libraries Pihak Ketiga
Framework yang baik menyediakan fungsi dan objek yang didefinisikan atau tidak ditentukan yang dapat ditimpa oleh pemrogram dan mengembangkan aplikasi mereka. Di sisi lain, library menyediakan fungsi, metode, dll yang dapat kamu panggil melalui kode-mu untuk mengimplementasikan fungsionalitas tertentu. Jika kamu ingin menjadi seorang Full Stack Developer, memulai setiap proyek dari awal bukanlah ide terbaik. Kamu harus terus belajar framework yang berbeda dan menggunakan libraries pihak ketiga untuk meningkatkan keterampilan-mu. Misalnya, Spring, Hibernate, Python, Django, dll.

4. Keterampilan Desain UI dan UX
User Experience (UX) terutama tergantung pada User interface (UI), dan seberapa baik kamu telah menggunakan teknologi front-end. Keberhasilan produk apa pun juga tergantung pada UI dan UX-nya. Saya telah membaca banyak artikel tentang Full Stack Development, tetapi hanya sedikit dari mereka yang berbicara tentang keterampilan mendesain.

Kamu juga harus memahami prinsip dan keterampilan desain prototipe dasar, desain UI dan UX. Sementara menguasai beberapa bahasa front-end seperti HTML5, CSS3, dan kemampuan untuk bekerja dengan libraries pihak ketiga yang populer seperti JQuery, AngularJS, dll adalah selalu dibutuhkan.

5. Belajar Basis Data
Menangani banyak basis data tanpa gangguan atau masalah apa pun adalah salah satu keahlian terbesar Full Stack Developer. Saat ini, ada opsi database yang cukup tersedia seperti MySQL, MongoDB, Redis, Oracle, dll.

Jika kamu membuat aplikasi web atau layanan online apa pun, MongoDB adalah pilihan yang sempurna. Tetapi untuk proyek yang lebih besar, MySQL dan Oracle adalah pilihan yang lebih disukai. Kamu harus tahu cara mengelola banyak basis data, berinteraksi dengan mereka, mengambil data, dll. Terakhir, untuk meningkatkan kinerja basis data-mu melalui dukungan caching, Redis dapat digunakan.

 

Sumber Artikel:

https://www.codepolitan.com/menjadi-full-stack-developer-dalam-12-minggu-mungkinkah-58ddf70c49290

https://medium.com/level-up-web/developer-roadmaps-all-in-one-place-75c0402db0e0

https://teknologi.id/insight/tips-untuk-menjadi-full-stack-developer/

Published in Artikel
%PM, %28 %741 %2019 %16:%Mar

3 Distro LINUX Karya Anak Bangsa

  1. Tea Linux OS

TeaLinuxOS adalah karya anak bangsa ini yang berasal dari kota semarang, Tea LinuxOS, yang distro Linux turunan Ubuntu yang dikembangkan oleh Dinus Open Source Community (DOSCOM) dan kawan-kawan yang berorientasi pemrograman. Dengan menghadirkan filosofi, “Nikmatnya sebuah racikan”, TeaLinuxOS dikembangkan secara terbuka dan bersama-sama untuk menghasilkan distro Linux pemrograman untuk dunia pendidikan. distro yang di kembangkan oleh komunitas di kampus Universitas Dian Nuswantoro ini biasa update dalam rentan waktu 1 tahun, distro yang memiliki aplikasi TeaLinuxOS IDE Installer (Aplikasi untuk menginstal tools pemerograman) ini sangat mempermudah para pengguna untuk menginstal tools yang diinginkan, keunggulan lainya yang dimiliki distro karya anak bangsa yang satu ini adalah memiliki single offline installer yang memiliki ekstensi sendiri, layaknya Windows yang identik dengan “.exe” untuk paket installernya, OSX dengan “.dmg”, Debian dan turunanya dengan “.deb” maka distro yang satu ini memiliki “.tea” yang dapat di install melalui Tea Package Manager. Tea Package Manager terbagi menjadi 2 aplikasi. Satu Tea Package maker, dan satu Tea Package installer, Tea Package maker ditujukan untuk memaketkan aplikasi agar mudah didistribusikan atau backup, Tea Package installer ditujukan untuk menginstall paket aplikasi “.tea” yang telah dibuat.

2. Gromyang OS

GrombyangOS adalah distro yang berasal dari kabupaten Pemalang Jawa Tengah, distro yang akhir-akhir ini namanya sedang naik daun ini adalah distro turunan Ubuntu yang di bangun berdasarkan Xubuntu, Sistem Operasi Grombyang OS adalah pengembangan atau remastering salah satu distro Linux yakni Xubuntu 14.04.3 oleh grOS-TEAM menjadi sebuah OS distro lokal yang kami beri nama Grombyang OS atau biasa di sebut dengan grOS. GrombyangOS di desain sebagai sistem operasi berbasis pendidikan, yang mana di dalamnya juga sudah dilengkapi dengan aplikasi pendidikan seperti LibreOffice, Kalzium, BKchem, KAlgebra, KBruch, KGeography, Othman Quran Browser. Selain itu Grombyang OS juga dilengkapi dengan aplikasi multimedia meliputi audio dan video. Dalam Perjalananya sekarang grOS sudah mencapai versi 2.0, menggunakan desktop xfce yang ringan.

3. BlankOn

Linux BlankOn adalah distribusi Linux yang dikembangkan oleh Tim Pengembang BlankOn. Distribusi ini dirancang dan disesuai dengan kebutuhan pengguna komputer umum di Indonesia. Linux BlankOn dikembangkan secara terbuka dan bersama-sama untuk menghasilkan distro Linux khas Indonesia, khususnya untuk dunia pendidikan, perkantoran dan pemerintahan.

BlankOn LINUX adalah sebuah distro yang di kembangkan oleh Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) distro ini sudah mencapai 9 kali angka rilis yang terakhir memiliki codename “9.0 Suroboyo” distro yang identik dengan penggunaan nama kota di setiap codename rilisnya ini memiliki varian khusus yaitu, BlankOn Sajadah (Blankon Versi Islami) dimana pada varian ini dapat kita jumpai aplikasi bernuansa Islami seperti pengingat waktu sholat, arah kiblat, Al Qur’an dan terjemah, tartil Qur’an, pembaca hadist dan Kalender Hijriyah dan Kalkulator Zakat, pada tahun ini BlankOn memiliki peringkat ke 183 di distrowacth.com.

itulah info tentang distro linux karya anak bangsa, Mari kita dukung perkembangan IT dalam negeri dengan menggunakan produk karya anak bangsa.

https://www.blankonlinux.or.id/

https://grombyang.or.id/

https://tealinuxos.org/

https://www.codepolitan.com/3-distro-linux-racikan-lokal

Published in Artikel

25-26 Februari 2019 pukul 09.00-16.00 WIB STT Terpadu Nurul Fikri kembali bekerjasama dengan ID-SIRTII BSSN menyelenggarakan workshop White Hat Seminar Series “Everybody Can Hack bacth 2” yang terbuka untuk umum setelah sukses menggelar bach-1 ditahun 2017. NF COMPUTER, ALHAHTECH dan idNSA juga turut bekerjasama untuk meyelenggarakan acara ini.

Workshop Everybody Can Hack bacth 2 sedikit berbeda dengan yang bacth 1 dari segi pembahasan materi dimana bacth 1 yang dibahas web hacking, network hacking, digital forensic (secara umum) dan waktu pelaksanaan hanya 1 hari sedangkan bacth 2 dilaksanakan selama 2 hari pada Senin & Selasa, tanggal 25-26 Februari 2019 pukul 09.00-16.00 WIB di Hotel Margo.

Pemateri pada acara ini adalah Ikuya Fukumoto (JP CERT), Yozo Toda (JP CERT), Dr. Muhammad Salman (UI), Dr. Rudi Lumanto (ID-SIRTII BSSN), Henry Saptono, S.Si., M.Kom, CEH (STT NF), Tubagus Rizky Darmawan, M.Sc (NF CERT), Hamdan Abdul Aziz, CEH (ID NSA).

Selama dua hari workshop ini dilaksanakan diisi dengan materi yang begitu menarik CERT (Cyber Emergency Response Team), Android Secure Coding, Android Forensic, Web Hacking, API Hacking.

Pemateri pada bacth 2 Selain Dr. Rudi Lumanto (ID-SIRTII BSSN) juga Menghadirkan pemateri dari Jepang antara lain yaitu Ikuya Fukumoto (JP Cert), Yozo Toda (JP Cert), dan Dr. Muhammad Salman (UI). Dr. Rudi Lumanto merupakan Ketua Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII BSSN / Lembaga Keamanan Internet Indonesia).

Begitu menarik bukan hanya menambah wawasan serta ilmu hacking yang bisa langsung dipraktekkan tapi tetap pemateri memberikan pesan untuk tidak menyalahgunakan ilmu hacking ini. Selain materi, Fasilitas yang peserta dapatkan yaitu Sertifikat, T-Shirt, Seminar Kit, Coffee break & Lunch, dan Buku CSIRT STARTER KIT.

Published in Kegiatan Kampus
%AM, %22 %459 %2019 %10:%Mar

Instagram Uji Coba Fitur Checkout

Perkembangan teknologi dan juga informasi menjadi hal utama yang memungkinkan Anda begitu mudah dalam melakukan berbagai hal di dalam kehiduan ini. Hampir semua kegiatan bisa berjalan dengan cepat dan juga jauh lebih efektif dari belasan tahun yang lalu, di mana berbagai kegiatan dan juga pertukaran informasi masih dilakukan secara manual.

Ini tentu menjadi sebuah keuntungan dan juga peluang yang besar bagi pera pelaku bisnis, karena berbagai kemajuan tersebut bisa diandalkan untuk menjalankan situs online yang akan digunakan untuk mendukung kelancaran bisnis yang mereka jalankan. Di Indonesia sendiri, perkembangan situs belanja online terbilang cukup pesat. Bukan hanya belasan, bahkan puluhan situs online besar bersaing di dalam ketatnya persaingan pasar yang ada. Hal ini menjadi sebuah nilai lebih bagi Anda dan para pecinta belanja lainnya, sebab kini ada banyak pilihan toko belanja online yang bisa dijadikan bahan pertimbangan.

Belanja Online melalui Instagram salah satunya dari teknologi lainnya yang selain digunakan untuk sosial media, kini semakin mudah dilakukan. Sebab istagram sedang menguji fitur yang disebut ‘Checkout’ agar pengguna tidak perlu lagi keluar dari aplikasi untuk memproses belanjaannya.

Fitur Checkout ini memungkinkan pengguna untuk membeli produk langsung dari unggahan para reseller atau lainnya dan membayar tanpa harus keluar aplikasi istagram.

Untuk mensukseskan sistem pembelanjaan ini Instagram bekerja sama dengan Paypal sebagai pilihan pembayaran dalam aplikasi. Ada 23 retailer kenamaan yang produknya bisa dibeli pengguna, termasuk Adidas, H&M, Zara, Uniqlo, Nike, Burberry, dan H&M. Ke depan, kemungkinan daftar retailer akan bertambah banyak.

Sesungguhnya Instagram telah menjajal fitur belanja sejak tahun 2016 ke beberapa retailer. Di dalam setiap posting yang diunggah terdapat logo tas belanja di pojok kiri bawah. Ketika tas tersebut diketuk, akan muncul beberapa item lengkap dengan harga. Pengguna cukup memilih item mana yang ingin dibeli.

Sebelum fitur belanja ini dirilis resmi, untuk menyelesaikan proses pembayaran, pengguna harus mengunjungi situs retailer yang bersangkutan di luar aplikasi Instagram.

Namun dengan adanya fitur “checkout” baru ini, akan memudahkan pengguna membayar langsung melalui aplikasi.

Sumber https://teknologi.id/trending/instagram-uji-fitur-checkout-bisa-belanja-online-dan-langsung-bayar-di-aplikasi/

Published in Artikel

Perkembangan JavaScript sudah tidak dipungkiri lagi saat ini yang secara performa sangat baik. JavaScript adalah salah satu bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan dalam kurun waktu dua puluh tahun ini. Bahkan JavaScript juga dikenal sebagai salah satu dari tiga bahasa pemrograman utama bagi web developer:

1. HTML: Memungkinkan Anda untuk menambahkan konten ke halaman web.

2. CSS: Menentukan layout, style, serta keselarasan halaman website.

3. JavaScript: Menyempurnakan tampilan dan sistem halaman web.

Namun Javascript saat ini tidak hanya fokus pada website tetapi juga dapat diterapkan pada platform mobile dan desktop. Dilansir dari website Teknologi.id.

1. Electron

Jika kita mau membuat aplikasi desktop dengan teknologi web seperti JavaScript, HTML dan CSS maka gunakan Electron.

Aplikasi desktop Electron sama seperti aplikasi web mampu membaca dan menulis pada sistem file komputer lokal. Ada banyak aplikasi desktop populer yang dibangun oleh Electron seperti Atom, Slack, WordPress.com, Skype, Github desktop

2. NW.js

NW.js dibuat di Intel’s Open Source Technology Center dengan menggabungkan framework Node.js dengan Chromium Engine (sebelumnya dikenal sebagai WebKit).

Atas kombinasi Node.js dan Chromium, kamu bisa membuat aplikasi yang tidak hanya memuat situs web tetapi juga terhubung dengan OS melalui JavaScript API.

3. App.Js

Jika kamu menggunakan App.js dalam membuat aplikasi platform maka kamu tak harus mempelajari bahasa baru cukup dengan HTML, CSS dan Javascript.

Membangun aplikasi platform tanpa harus mempelajari bahasa baru dan cukup dengan HTML, CSS dan Javascript. App.JS menggunakan Chromium pada core-nya sehingga mendapatkan API HTML 5 terbaru

4. Meteor

Meteor merupakan salah satu framework JavaScript yang saat ini sedang populer dan telah menyita banyak perhatian para web developer diseluruh dunia.

Meteor adalah framework open source untuk membangun aplikasi web, mobile dan desktop dengan memanfaatkan Node.js. Framework yang disediakan pun lengkap mulai dari sisi server sampai ke sisi klien dan semuanya menggunakan satu bahasa yaitu JavaScript.

Pertama kali dikembangkan diakhir tahun 2011 dengan nama Skybreak dan kemudian pada bulan Januari 2012 diganti menjadi Meteor.

5. Proton Native

Proton Native adalah framework Javascript yang dibuat oleh Gustav Hansen untuk membangun antarmuka aplikasi desktop.

Proton Native tidak kalah saing dengan Electron, Proton Native menggunakan native tools yang memiliki ukuran yang kecil dan penggunaan sumber daya yang lebih sedikit.

Proton Native dapat melakukan hal yang sama dengan React Native yang bisa untuk membangun mobile app.

Sumber : https://teknologi.id/tekno/5-framework-javascript-terbaik-untuk-membangun-desktop-app/

Published in Artikel

Beberapa waktu yang lalu pagelaran tahunan paling penting disektor teknologi yang ditunggu - tunggu Consumer Electronics Show (CES). Di tahun ini sekitar 180.000 orang dan 4.500 perusahaan yang berkumpul di satu titik di kota Las Vegas untuk memamerkan beberapa Inovasi - inovasi baru dan terbaik mereka di ruang pameran yang telah disediakan.

Acara ini digelar untuk memperkenalkan banyaknya produk - produk yang luar biasa dan sebagai penentu arah kemana teknologi ini akan bergerak. Wakil Presiden Riset Pasar di Consumer Technology Association yaitu Steve Koening, mengatakan bahwa didalam pagelaran ini ada enam tren yang sangat menonjol di Consumer Electronics Show (CES) :

1. 5G

5G atau Fifth Generation adalah sebuah istilah digunakan untuk menyebut generasi kelima sebagai fase berikutnya dari standar telekomunikasi seluler melebihi standar 4G. GQ Magazine melaporkan di CES 2019, perusahaan semikonduktor Qualcomm memamerkan teknologi "beamforming" untuk meningkatkan cakupan 5G.

2. Artificial Intelligence

Selain 5G tren selanjutnya ialah artificial intelligence (AI) yang sering disebut kecerdasan buatan. Acara ini penuh dengan prosesor dan chip yang berfokus pada AI, bersama dengan perusahaan   yang menggunakan Kit ini untuk menanamkan AI dalam produk mereka untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Contohnya, perangkat TV yang menggunakan sistem AI untuk mengubah pengaturan gambar tergantung pada kondisi cahaya atau letak penonton. Dan masih banyak lagi contoh yang di pamerankan di CES. AI digunakan untuk membuat anda lebih dekat dan memudahkan dalam setiap aktifitas.

3. 8K

Resolusi 8K adalah resolusi televisi berdefinisi ultratinggi (UHDTV) tertinggi yang pernah ada di dunia televisi digital dan sinematografi digital. 8K mengacu pada resolusi horizontal format-format turunannya yang berada di tataran 8.000 piksel sehingga membentuk dimensi gambar total 7680x4320. 8K adalah resolusi tampilan yang akan menggantikan 4K. 4K dikabarkan akan menjadi standar utama televisi pada tahun 2017.

4. Augmented reality

Augmented reality (AR) bukanlah hal baru, namun sekarang Ia sudah mulai bergeser dari produk binsis ke produk konsumen. Perusahaan mulai melangkah untuk membuat pengalaman Augmented reality konsumen lebih baik. Misalnya perusahaan lain memamerkan "cermin pintar" yang akan digunakan pada toko ritel. Anda tidak lagi harus mencoba pakaian yang sama dengan warna berbeda - cermin hanya bisa mengganti warnanya untuk Anda.

5. Kendaraan tanpa sopir "Level 3"

CES telah memamerkan banyak kendaraan self-driving "Tingkat 2" (untuk menggunakan jargon Society of Automotive Engineers ') yang berarti otonomi parsial: pemeliharaan jalur adaptif, katakanlah, atau bantuan parkir.

"Level tiga" merupakan tren inti dari CES 2019. Ini membuat kendaraan berada dalam kendali penuh untuk setidaknya sebagian waktu. Armada mobil dari GM, Ford dan Daimler yang dapat menyetir sendiri akan turun ke jalan pada tahun 2019

6. Teknologi Tangguh

Kategori luas, namun baru muncul di CES tahun 2019 ialah apa yang disebut Koening adalah “Teknologi

Tangguh”. Watergen salah satu pemenang penghargaan inovasi terbaik CES 2019 yang menciptakan air dari

udara, dan banyak produk yang kurang membahas tema tentang hal ini.

Published in Artikel