IT CLUB NOL SATU merupakan IT Club yang baru di STT Terpadu Nurul Fikri. Dilaunching pada tanggal 23 Februari 2019 di Auditorium STT Terpadu Nurul Fikri. Walaupun NOL SATU terhitung masih baru sebagai IT Club, namun IT Club ini tidak mau kalah dengan IT Club lainnya seperti ABRAIN CODE, NETS, CLUB ROBOTICS, ANDARA TECH dan lainnya.

Nol Satu menunjukkan eksistensinya dengan menghadirkan kelas rutin setiap pekan dengan materi-materi yang cukup menarik perhatian para mahasiswa, mengingat materi yang disajikan adalah materi yang masih fresh alias membahas teknologi-teknologi yang terbaru.

Sejak launching NOL SATU sudah mengadakan pertemuan rutin (workshop) sebanyak dua kali. Minggu 10 Maret 2019 pertemuan perdana Nol Satu dihadiri 11 peserta terdiri dari mahasiswa, dosen, dan alumni kampus STT Terpadu Nurul Fikri dengan materi Docker Administration yang disampaikan oleh Fachrizal Fahmy (Iaas Cloud, Linux Eng.), pada pertemuan kedua Minggu, 17 Maret 2019 pelatihan Nol Satu yang dihadiri 6 peserta terdiri dari alumni dan mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri dengan materi Openstack Administration yang disampaikan oleh M.Saripudin Adnan (Iaas Cloud, Linux Eng.).

Nol satu juga memiliki relasi keberbagai perusahaan yang sudah terjalin kerjasama, jadi bagi anggota nantinya berkemungkinan dapat bekerja pada perusahaan yang telah bekerjasama dengan Nol Satu

Jadi bagaimana? Siap bergabung dengan IT CLUB ini ??

Published in Kegiatan Kampus

Tempo hari yang lalu tim konten sempat mewawancarai Tim Startup dari STT Terpadu Nurul Fikri yang mengikuti lomba pada Festival Teknologi oleh Institut Teknologi Bandung. Randi (TI 2016) menerangkan mengenai alasan tim-nya mengikuti kompetisi bisnis Call For Proposal BOPTN - Penguatan Inovasi Tahun 2019 Batch 2. Besaran dana penelitian untuk satu proposal inovasi maksimum sebesar Rp. 200.000.000 (Dua ratus juta rupiah). Sehubungan dengan hal tersebut, LPIK ITB mengundang seluruh staf dosen di lingkungan ITB untuk memasukan proposal Program Penguatan Inovasi 2019.

BOPTN adalah kependekan dari Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri, ditujukan untuk membiayai program riset yang dilakukan oleh individu atau kelompok dosen ITB.

Randi menceritakan jika tim-nya sudah masuk ditahap pertama perlombaan. Rencananya mereka akan mengikuti workshop lanjutan untuk perlombaan tersebut di ITB 17 Maret 2019.

Tim tersebut mengaku optimis bisa lolos ke tahap selanjutnya, “InsyaAllah bismillah kami yakin, karena ide bisnis yang kami ajukan itu berbeda dengan ide2 bisnis yang lain, kami mengangkat permasalahan mengenai ketersediaan tempat penyewaan lapangan olahraga dan ini menurut kami berbeda dengan ide bisnis pada umumnya yang banyak bermunculan sepeti kebanyakan ide bisnis itu mengangkat tema pakaian/makanan. Doain aja step selanjutnya biar masuk 10 besar.” tentu menjadi sebuah harapan besar bisa lolos dan menjadi finalis, terus berusaha dan pantang menyerah merupakan kuci untuk mewujudkannya.

Published in Pojok Mahasiswa

Orientasi Akademik Mahasiswa STT NF resmi ditutup pada Sabtu (10/9), kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari ini telah memenuhi semua agenda yang di rencanakan oleh panitia. Kegiatan ORMIK adalah agenda tahunan untuk menyambut mahasiswa baru dan memperkenalkan kampus STT NF secara keseluruhan agar para mahasiswa baru dapat beradaptasi dengan lingkungan dan kegiatan yang ada di lingkungan kampus.

Berbeda dengan pelaksanaan OSPEK yang banyak disoroti akibat banyak terjadinya kekerasan maupun bulying terhadap junior, ORMIK STT NF lebih mengedepankan unsur edukasi terutama di bidang IT maupun teknopreneur.

Pada tahun ini penutupan rangkaian acara ORMIK ditutup dengan acara Talkshow Technopreneur, dengan mengundang Sekretaris Umum Masyarakat Ilmuan dan Teknolog Indonesia (MITI), Dr. Edi Sukur, M. Eng, sebagai Keynote Speaker. Dalam kesempatannya Edi Sukur memberikan motivasi pada hadirin untuk menjadi seorang teknopreneur muda, karena menurutnya prospek seorang teknopreneur di era digital seperti sekarang ini sangat menjanjikan karena teknologi saat ini sudah menjadi kebutuhan dari masyarakat modern.

Selain itu turut hadir pula tiga anak muda perintis StartUp, untuk memberikan motivasi para hadirin untuk membangun startup di masa depan. Mereka adalah Falah dari Hijabenka, Donnie Aqha dari Agrowing dan Ahmad Haris dari Kode Kreatif. Dalam Talkshow tersebut para narasumber memberikan tips dan trik serta memberitahukan apa saja yang bisa menjadi hambatan dalam mendirikan startup serta solusi untuk keluar dari hambatan.

Panitia juga mengundang beberapa komunitas dari empat bidang untuk menarik minat mahasiswa baru agar bisa bergabung dalam gerakan sosial dari komunitas serta mengampanyekan gerakan "Lets join community". Komunitas yang di undang dari bidang IT adalah Glib, dari bidang kepemudaan adalah Youth, dari bidang jurnalistik ada Lingkar Pena dan dari bidang sosial kemasyarakatan ada Inspirator Indonesia. Keempat komunitas ini siap memperkenalkan indonesia dari berbagai sudut pandang yang berbeda dilihat dari kacamata bidang komunitas masing-masing, dan harapannya adalah para mahasiswa STT NF dapat berperan aktif dan lebih peduli pada lingkungan internal dan eksternal, khususnya mengenai masalah-masalah sosial yang ada di masyarakat. (Hendri Nurdiansyah)

Published in Kegiatan Kampus

Tim Andara Tech STT NF berhasil menembus babak final atau masuk sepuluh besar dalam Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (GEMASTIK) 2016 pada kategori Pengembangan Perangkat Lunak. Andara Tech membuat aplikasi “Yuclean”, sistem informasi berbasis web dan mobile untuk manajemen bank sampah dalam ajang GEMASTIK tahun ini.

Lolosnya Andara Tech mengikuti jejak tim BENANG STT NF yang berhasil melaju hingga ke babak final pada gelaran GEMASTIK 2015 yang diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Tahun ini GEMASTIK diselenggarakan di Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Indonesia dengan mengusung tema "Enabling Smart Society Through ICT". Babak final akan digelar pada 22 September 2016. Para finalis diwajibkan hadir untuk mempresentasikan hasil karya mereka di hadapan juri untuk dinilai secara langsung.

“Andara Tech mampu bersaing dengan tim dari perguruan tinggi negeri dan swasta yang telah berpengalaman. Itu membuktikan kualitas mahasiswa STT NF tidak kalah dengan perguruan tinggi lain di Indonesia. Sebagai kampus teknopreneur, STT NF akan terus mendorong mahasiswa untuk membuat karya yang berguna bagi masyarakat dan tentunya bisa mendatangkan keuntungan finansial, jika mahasiswa nanti menjadi seorang teknopreneur,” tutur Sirojul Munir, Wakil Ketua 1 STT NF.

Tim yang beranggotakan Muhammad Abdul Karim, Suranto dan Irfan Prasetyo itu juga memasukkan karya mereka pada kategori Bisnis TIK, namun hanya sampai di babak kedua. Mereka akan bersaing dengan para finalis dari perguruan tinggi negeri dan swasta yang memiliki nama besar di Indonesia. Hal itu tidak menyurutkan langkah Andara Tech untuk maju dan membuktikan diri, bahwa mahasiswa STT NF dapat berprestasi di bidang TIK.

Irfan Prasetyo menceritakan, pada awalnya mereka pesimis untuk melaju ke final, melihat kompetitor dari perguruan tinggi lain memliki karya yang sangat bagus. Irfan mengungkapkan, saat ini mereka sedang fokus untuk menyelesaikan aplikasi mobile Yuclean yang akan dipresentasikan di hadapan juri. “Persiapan kami saat ini sudah mencapai 80 persen. Insya Allah, kami bisa menyelesaikan aplikasi ini sesuai tenggat waktu yang diberikan.” ujar Irfan.

Suranto juga menambahkan, betapa diperlukan kerja keras dan kerjasama tim yang solid untuk menghadapi final GEMASTIK. “Karena jarak antara pengumuman finalis dan babak final sangat mepet, sehingga segala persiapan yang dirasa masih kurang harus dikejar dalam waktu relatif singkat. Itu membutuhkan tenaga ekstra,” jelas Suranto penuh semangat. (Hendri Nurdiansyah)

Published in Kegiatan Kampus
Kamis, 08 September 2016 03:15

Kajian Islam Kontenporer ORMIK 2016

Kajian islam kontemporer merupakan sebutan bagi kajian seputar wawasan keislaman yang terbarukan. Kajian Islam Kontemporer menjadi satu bagian dalam rangkaian acara pembukaan dalam Orientasi Akademik STT NF 2016 pada Selasa(6/9). Drs. H. Musholi selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Nurul Fikri di daulat menjadi pemateri dalam kesempatan kali ini. Pada Kajian ini ia dipandu oleh Dhani Fitriansyah mahasiswa SI – 2015 sebagai moderator.

Suasana tenang dirasakan ketika acara kajian berlangsung, Selama lebih kurang 2 jam mahasiswa baru STT NF menikmati sharing dan motivasi yang di sampaikan. Salah satu kutipan yang disampaikan adalah “Mind are like parachute, they only function when open” yang artinya pikiran manusia itu sama halnya dengan sebuah parasut, ia akan berfungsi ketika dibuka dan ketika tidak dibuka tak ada manfaat yang di dapat. Hal ini dilakukan sebagai langkah awal untuk kita mencapai sebuah kesuksesan.

Selanjutnya ia juga menambahkan hal pertama yang harus dilihat apakah seseorang sukses atau tidak adalah dari performance nya. “Ketika memandang seseorang dari kacamata negatif maka akan menimbulkan rasa iri, dengki dan penyakit hati lainnya, berbeda halnya ketika memandangnya dengan positif, maka aka terasa seperti melihat hijaunya daun” Ungkap Musholi.

Penjelasan diatas Seperti yang dijelaskan dalam surat Al Imran ayat 159 yang artinya “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya”.

Selanjutnya ia juga menceritakan sikap lemah lembut dari Rasulullah Muhammad SAW yang sangat bertolak belakang sekali dengan kebanyakan umat muslim saat ini. “Rasulullah SAW memiliki sikap yang sangat lemah lembut dan toleran, tidak seperti kebanyakan umat muslim saat ini yang menyelesaikan masalah dengan kekerasan, menurutnya justru ini tidak mencerminkan sikap seorang muslimin. Oleh sebab itu anda semua sebagai generasi muda kaum muslimin, tunjukkanlah bahwa islam adalah agama yang lembut dan rahmatan lil alamin dengan meniru sikap dan perilaku Rasulullah” tutupnya. (Khusnul Khotimah)

Published in Pojok Mahasiswa
Kamis, 18 Agustus 2016 09:20

Open House STT NF "CEO Success Stories"

Demi mewujudkan program pemerintah yang mencanangkan 1000 startup di Indonesia, STT NF yang memiliki slogan “Tecnopreneur Campus” tergerak untuk memberikan kontribusi nyata, dengan membuat Open House dan menghadirkan para CEO muda di bidang Startup untuk membuka cakrawala berfikir generasi muda tentang bagaimana memulai dan membangun sebuah startup dari para pembicara yang sudah berpengalaman, sehingga nantinya akan menimbulkan gairah untuk membuat startup. Acara Yang di gelar pada Sabtu, (13/8) di Auditorium kampus B STT NF Jalan Lenteng Agung Raya No.20. Open House kali ini mengusung tema “Young Success CEO” dengan menghadirkan Diajeng Lestari (CEO HijUp.com), Muhammad Ihsan Akhirulsyah (CFO eFishery), dan Muhammad Isfahani Ghiyath (CEO Daeng Apps) dan Muhammad Lingga Nashiruddin (Direktur Techopreneur Center STT NF) sebagai moderator.

Acara Open House STT NF ini berbentuk Talkshow dan dimulai dari Diajeng Lestari yang membagikan kisahnya merintis HijUp.com dari awal merupakan sebuah startup yang bergerak dibidang busana Muslimah yang didirikannya pada tahun 2011. Diawal sesinya ia menceritakan tentang perjalanannya beberapa waktu lalu yang mengikuti Google Launchpad Accelerator di Sillicon Valley, Amerika Serikat. Disana ia mendapatkan banyak pelajaran baru, Banyak startup terbaik dari seluruh dunia datang ke sana membawa berbagai macam masalah dan persoalan mereka masing-masing. Karena sejatinya kelahiran sebuah startup adalah berawal dari sebuah masalah yang menjadi solusi melalui teknologi yang dihasilkan dari startup. Ide HijUp.com juga berawal dari masalah yang ada di Indonesia, dimana banyak orang yang mengangap produk luar negeri lebih berkualitas dibanding produk dalam negeri. Hal yang ingin dibuktikan Diajeng bahwa sebenarnya bangsa Indonesia mampu untuk memproduksi barang-barang dengan kualitas baik yang tak kalah dengan negara negara lain dan bisa mengusai pasar.

Lalu Ia menceritakan bagaimana sulitnya menjadi seorang enterpreneur, diawal karirnya sebagai CEO HijUp.com ia langsung mendapatkan ujian, dimulai setelah launching perdana HIjUp.com. berjalan lancar sampai banyak pesanan yang datang. Disaat yang sama salah satu dari dua pegawainya memutuskan mengundurkan diri dari perusahaan dengan alasan tidak mampu mengerjakan pesanan yang sangat banyak. Hal tersebut tentunya membuat Diajeng pusing, tapi itu tak membuatnya patah semangat, justru ia bangkit, dan dengan kegigihannya akhirnya ia bisa mencapai kesuksesan seperti sekarang ini.

Kisah inspiratif selanjutnya datang dari mahasiswa Teknik Informatika STT NF semester 2, Muh. Isfahani Ghiyat. Bagaimana tidak, di usianya yang kini terbilang muda ia sudah mendirikan sebuah Startup yang mungkin sulit di lakukan oleh anak muda seusianya. Ia bercerita bagaimana suka dukanya dulu sebelum mendirikan Daeng Apps (sekarang Daeng Indonesia). Kisahnya berawal saat ia masih duduk di bangku Sekolah Dasar, ia sangat suka dengan komputer, akan tetapi ayahnya tidak pernah memperbolehkannya berinteraksi dengan komputer. Untuk melampiaskan rasa sukanya terhadap komputer, akhirnya ia pergi ke warnet secara diam-diam. Berbeda dengan anak seusianya pada saat itu yang hanya bermain game di warnet, ia justru belajar dari internet dan mendapatkan banyak ilmu terutama tentang dunia pemrograman. Pada akhirnya ia berhasil membuat sebuah antivirus sendiri yang diberi nama spensav, yang sudah menjadi jawara di berbagai ajang kejuaraan IT tingkat nasional bahkan internasional.

Karyanya tak hanya sampai disitu. Bersama 6 rekannya yang sama-sama Mahasiswa STT NF, akhirnya ia memberanikan diri membuat sebuah starup yang bergerak dibidang software house. Meskipun startup ini bisa dibilang baru tetapi sudah menghasilkan beberapa produk, dan menurutnya produk unggulan Daeng Apps adalah Web locker yang merupakan aplikasi parental control situs porno yang sudah menjadi penyakit dikalangan pemuda Indonesia.

Kisah sukses terakhir datang dari CFO eFishery Muhammad Ihsan Akhirulsyah. Diawal sesinya ia menceritakan kehidupannya saat kecil. Bagaimana ia hidup ditengah kesulitan ekonomi dimasa krisis moneter yang membuat usaha keluarganya bangkrut, Sampai ia harus berangkat dan pulang sekolah dengan berjalan kaki dari sekolah kerumahnya yang jaraknya sangat jauh. Demi membantu beban orang tua ia sampai rela harus menjadi pengamen di bus dan ia juga mulai berjualan, Meskipun ditempa cobaan ia tetap memiliki semangat belajar yang tinggi hingga perguruan tinggi.

Ada banyak hal yang bisa diambil dari co-founder eFishery ini, salah satunya adalah dalam memulai sebuah bisnis. “kita tidak bisa sendiri, karena kita tidak mampu memecahkan semua persoalan yang ada dihadapan sendiri dengan ilmu yang kita punya, jadi kita harus memiliki rekan yang saling melengkapi agar bisnis itu dapat berkembang baik” tutur ikhsan. Ia juga menjelaskan mengenai indikator suksesnya seorang enterpreneur bukan dari kekayaannya, melainkan seberapa bergunanya dia bagi orang lainn dan apa yang ia kerjakan, karena menurutnya menjadi kaya itu mudah, yang susah adalah menjadi orang yang bermanfaat. (Muhammad Abdul Karim)

Published in Kegiatan Kampus
Kamis, 18 Agustus 2016 06:16

Puncak Dies Natalis STT NF

Setelah melaksanakan kegiatan Gebyar Lomba Olahraga pada tanggal 8-9 Agustus 2016, rangkaian acara Dies Natalis STT NF keempat ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua STT NF Drs. Rusmanto, MM. Acara berlangsung meriah di auditorium Kampus B STT NF, jalan Lenteng Agung Raya nomor 20, Jakarta Selatan pada Jum’at (12/8).

Peringatan ulang tahun secara sederhana itu dihadiri staf STT NF dari seluruh satuan kerja dan unit bisnis yang ada. Acara diawali dengan senam bersama seluruh staf di area parkir Kampus B STT NF. Selesai senam bersama, acara berlanjut dengan lomba senam taisho, senam yang sangat familiar bagi seluruh karyawan STT NF. Setiap pagi sebelum memulai pekerjaan, seluruh karyawan wajib melakukan senam asal negeri Sakura itu agar mendapatkan tubuh yang bugar dan diharapkan bekerja lebih semangat.

Selanjutnya adalah lomba menghias tumpeng yang diikuti oleh satker, unit bisnis dan perwakilan mahasiswa dengan tema “Tumpeng untuk Dies Natalis STT NF”. Perwakilan Satker, Unit Bisnis dan Mahasiswa beradu kreatifitas untuk menghias tumpeng secantik dan semenarik mungkin dengan bahan-bahan yang sudah mereka siapkan dan aneka hiasan yang sudah mereka bawa. Dalam lomba ini panitia memberikan dana sebesar Rp 150.000 kepada tiap tim peserta untuk membelanjakan uang tersebut berupa lauk pauk dan hiasan tumpeng. Uang tersebut harus mencukupi biaya belanja kebutuhan tumpeng karena akan masuk dalam penilaian juri. Selain soal anggaran belanja, juri juga menilai rasa dan tampilan tumpeng dari setiap tim.

Di sela lomba menghias tumpeng dilaksanakan pertandingan final Catur antara Bachtiar Firdaus melawan Teguh. Pertandingan itu juga menarik minat peserta yang hadir untuk menonton. Selesai menghias tumpeng, juri menilai seluruh tumpeng yang ada dan akhirnya dipilih pemenang: juara 1 dari LP3 STT NF, Juara 2 Wakil Keiua 2 dan juara 3 Wakil Ketua 1.

Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng yang dipimpin oleh Ketua STT NF, diikuti oleh seluruh pimpinan satker dan unit bisnis. Selanjutnya ramah tamah sambil makan siang bersama. Menu makan siang adalah hasil lomba tumpeng yang langsung bisa dinikmati. Semoga di hari jadi yang keempat STT NF bisa terus tumbuh dan berkembang menjadi lebih dewasa dan besar, sehingga dapat melahirkan generasi yang sanggup membangun peradaban manusia menjadi lebih baik. (Hendri Nurdiansyah)

Published in Kegiatan Kampus

Pekan olahraga dalam Gebyar Dies Natalis STT NF diawali dengan pertandingan bulutangkis antar karyawan STT NF yang mempertandingkan nomor tunggal dan ganda di GOR Shaninaza, jalan Haji Rijin, Kelapa Dua, Depok. Pertandingan digelar sore hari setelah jam pulang kantor dan mendapat respon antusias dari karyawan STT NF. Hal itu terbukti dari banyaknya peserta yang mendaftar ke panitia. Permainan bulutangkis merupakan olahraga rutin yang dilaksanakan setiap pekan oleh sebagian karyawan STT NF. Pertandingan ini dinilai cukup bergengsi untuk mengukur kemampuan bermain.

Setelah melalui babak penyisihan yang panjang di nomor tunggal, akhirnya, Krisna Panji, staf Wakil Ketua 3 berhasil lolos ke babak final dan akan menghadapi Camal Sugiharta perwakilan dari Waket 2. Kedua pemain ini memang merupakan pemain unggulan di lomba bulutangkis. Partai final ini merupakan ulangan dari lomba bulutangkis dalam rangka Dies Natalis tahun lalu, dimana kedua pemain yang sama saling berhadapan di babak final.

Dengan pertandingan yang ketat dan seru, adu taktik dan strategi dilakukan kedua pemain sehingga menghasilkan tontonan menarik. Pertandingan ini layak disebut sebagai laga pamungkas dari kedua pemain terbaik STT NF. Lewat drama yang menegangkan akhirnya Krisna Panji berhasil menyudahi perlawanan Camal Sugiharta dengan 2 set langsung. Momen itu memastikan Krisna Panji sebagai pemegang dua kali juara bulutangkis tunggal secara beruntun.

Di nomor ganda tidak kalah seru, partai final yang mempertemukan dua pasangan dari unit bisnis LP3, yaitu pasangan Ahmad Sopandi-Anjas Hendra melawan pasangan Daseh-Dudi. Kedua pasangan juga saling adu serangan, namun akhirnya pasangan Ahmad–Anjas yang memenangkan partai final dan berhak menyandang gelar juara bulutangkis di nomor ganda.

“Alhamdulillah, semua kegiatan berjalan dengan lancar dari cabang bulutangkis. Mohon maaf, bila ada kekurangan dari panitia lomba Dies Natalis STT NF. Di masa depan akan kami perbaiki dan semoga akan jauh lebih baik,” ucap Dian Sofyan, penanggung jawab lomba bulutangkis Dies Natalis STT NF. (Hendri Nurdiansyah)

Published in Kegiatan Kampus

Untuk meningkatkan kinerja dan memantapkan strategi satu tahun ke depan, STT NF melakukan Rapat Kerja yang diikuti oleh seluruh pimpinan Satuan Kerja dan Unit Bisnis. Raker dilaksanakan 8-9 Agustus 2016 di Kampus B STT NF, Jalan Lenteng Agung Raya 20, Jakarta. Agenda hari pertama membahas program kerja dari Unit Bisnis (LP3,DPS) dan Wakil Ketua 2. Pada hari kedua pembahasan program kerja Wakil Ketua 1 dan Wakil Ketua 3.

Raker dihadiri pula Ketua Dewan Pembina Yayasan Nurul Fikri, Drs. Musholi yang memberi arahan agar seluruh jajaran pegawai STT NF melakukan tiga hal, agar program kerja yang dibahas dapat terlaksana sesuai rencana. “Tiga hal itu adalah Fokus, Profesional dan Idealis. Dalam menjalankan program kerja diperlukan tiga hal penting: fokus dalam menjalankan rencana kerja, profesional dalam bekerja, dan mempertahankan idealisme agar memiliki nilai tawar tinggi,” ujar Musholi.

Plt. Ketua STT NF, Ahadiyat, S.Sos. juga memberikan arahan agar masing-masing satuan kerja dan unit bisnis dapat menganalisis permasalahan yang ada hingga bisa menyelesaikan permasalahan itu agar tidak mengganggu kinerja masing-masing.

Dalam rapat kerja dicanangkan target hasil dari program masing-masing satuan kerja serta rencana STT NF satu tahu mendatang. “Dua Unit Bisnis STT NF ditargetkan mendapat penghasilan melebihi pendapatan tahun ini, LP3 yang bergerak di bidang jasa pelatihan dan konsultasi komputer diharapkan dapat menambah mitra kerjasama dengan perusahaan swasta dan instansi pemerintah untuk melakukan in-house training yang lebih intens. DPS juga diharapkan dapat menambah jumlah sekolah yang bekerjasama dalam pengembangan pendidikan komputer melalui Divisi Pendidikan Sekolah STT NF,” jelas Ahad.

Selain target untuk Unit Bisnis, STT NF menetapkan target pendaftaran mahasiswa baru sebanyak 300 orang di tahun depan. “Dua Program Studi STT NF, Teknik Informatika dan Sistem Informasi, juga akan melakukan akreditasi untuk meningkatkan kualitas. Selain akreditasi dua Program Studi, STT NF juga akan melakukan akreditasi institusi secara keseluruhan. Hal itu dimaksudkan untuk meningkatkan mutu dan kualitas STT NF sebagai lembaga pendidikan tinggi,” papar Ahad.

Proyeksi ke depan akan dibuka Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nurul Fikri (STIE NF). Kesiapan infrastruktur tengah dibenahi dengan dibangunnya gedung baru, Kampus B Gedung 1 yang bersebelahan dengan Kampus B di Jl. Lenteng Agung Raya, Jaksel. Semoga semua program kerja di tahun 2017 dapat berjalan dengan lancar dan STT NF mampu Bangkit, Maju, Tingkatkan Prestasi. (Hendri Nurdiansyah)

Published in Kegiatan Kampus
Kamis, 11 Agustus 2016 03:04

CEO Daeng Apps, Muda dan Potensial

DaengApps (Daeng Indonesia) adalah sebuah Startup Software House yang fokus dibidang Software Engineering dan Integrated Design. DaengApps memiliki tujuan untuk menyelesaikan sebuah masalah global dengan menggunakan teknologi. Saat ini DaengApps mengembangkan sebuah karya, antara lain Weblocker (Aplikasi parental control), Antivirus Spensav dan dadunia.com (Sebuah portal berita geek bilingual pertama Indonesia).

Dibalik kehadiran Daeng Apps ada seorang pemuda berbakat di bidang IT yaitu Muhammad Isfahani Ghiyath, mahasiswa STT NF ini merupakan Founder sekaligus CEO dari Daeng Apps. Sejak kecil dirinya memang sudah tertarik dengan dunia komputer, ia belajar secara otodidak dengan mengikuti tutorial di internet hingga akhirnya bisa menciptakan apliakasi dan software. Prestasi membanggakan pemuda asal Makasar ini adalah menjuarai INAICTA pada tahun 2014 saat masih duduk di bangku SMK dengan menampilkan karya antivirus Spensav, selain itu ia juga mendapatkan gelar juara tingkat Internasional APICTA di tahun yang sama lewat antivirus Spensav pula.

Selain mengurusi Daeng Apps, kesibukan lain Isfahani adalah berkuliah di STT NF, ia merupakan mahasiswa yang mendapat Beastudi dari STT NF karena prestasi yang di torehkannya. Ia juga merupakan ketua IT Club programming di kampus, selain itu ia juga membuat sebuah kelas diskusi kecil yang diikuti oleh teman-teman seangkatannya untuk berbagi dan ngoprek bareng untuk mengerjakan sebuah project.

Cita-citanya ke depan untuk membangun Daeng Apps lebih besar lagi sehingga nantinya bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja. “Saat ini karyawan Daeng Apps yang di rekrut merupakan rekan-rekan dekat, bukan tidak mungkin nanti ketika Daeng Apps sudah besar akan ada open recruitment”, ucap Isfa. Tidak ketinggalan teman-teman di STT NF pun di rangkulnya untuk bergabung bersama membangun Daeng Apps, akrena menurutnya mahasiswa STT NF memiliki potensi yang sangat besar di dunia IT, itu juga di dukung dengan kampus STT NF yang memang memiliki tagline Technopreneur Campus.

Pada Dies Natalis STT NF yang ke 4, Isfahani mendapat kesempatan untuk berbagi pengalamannya dan cerita bagaimana awalnya ia menggeluti dunia IT sejak usia dini dalam acara Open House STT NF Technopreneur Series “Young Success CEO”. Isfahani tidak sendiri, ada juga CEO HijUp.com, Diajeng Lestari dan CFO eFishery Ihsan Akhirulsyah yang juga akan berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka di bidangnya masing-masing. Isfahani di pilih karena dinilai sosok yang tepat, yaitu CEO Muda dan Sukses, sekaligus merepresentasikan kampus STT NF yang melahirkan Technopreneur-technopreneur muda.

Acara ini akan dilaksanakan pada 13 Agustus 2016 di Auditorium Kampus B STT NF, Jalan Lenteng Agung Raya No. 20, mulai pukul 08.00 wib – 12.00 wib dan tidak dipungut biaya alias Gratis. Segera daftarkan diri anda Via Whatsapp ke Nomer 085716243174 atau SMS ke Nomer 082233111522, dengan format : Reg_STT-NF_Nama_Asal Sekolah_Nomer Hp_Tahun Lulusan. (Hendri Nurdiansyah)

Published in Kegiatan Kampus
Halaman 1 dari 3