(Jaksel), 30/10 dalam memperingati Bulan Bahasa 2018 STT Nurul Fikri juga mengadakan kegiatan Bibliobattle. Kegiatan ini dipandu oleh pustakawan perpustakaan STT Nurul Fikri yaitu Nurul Janah. Bibliobattle menjadi salah satu sarana mahasiswa dalam melakukan review buku bacaan.

Bibliobattle pada awalnya muncul di Universitas Kyoto, Jepang yang akhirnya kegiatan ini banyak diadaptasi oleh berbagai negara. Begitu pun perpustakaan STT Nurul Fikri yang berusaha mencoba menghadirkan kegiatan ini. Dalam pelaksanaan kegiatan Bibliobattle dihadiri oleh mahasiswa dari masing-masing angkatan bertempat di ruang perpustakaan STT-NF.

Terdapat 15 peserta yang hadir dengan 6 peserta yang siap dengan buku yang akan direview. Buku yang direview dari berbagai genre, mulai dari novel, cerita pengalaman hidup, serta buku motivasi. Masing-masing peserta berkesempatan untuk mereview buku selama 5 menit, kemudian dilanjutkan dengan diskusi buku selama 3 menit.

Dalam proses diskusi buku ternyata satu persatu peserta mampu menggerakkan peserta lainnya untuk turut memberikan komentar atau pandangannya terhadap isi sebuah buku. Setelah semua peserta mempresentasikan bukunya, pada sesi akhir peserta dibebaskan untuk memilih buku favorit yang akan menjadi juara.

Pada sesi Bibliobattle ini yang menjadi juara adalah buku dengan judul Narasi Penuh Canda yang mendapatkan 8 vote, serta buku dengan judul Separuh Otak Sepenuh Hati dengan mendapatkan 7 vote. Peserta lainnya juga hadir dengan mengulas buku yang berjudul Demi Allah Aku Mencintaimu, The Bridge of San Luis Rey, Mahasiswa-Mahasiswa Penghafal Qur’an, dan Kalau Sensi Jangan Baca Buku Ini.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini terlaksana dengan sangat seru, karena dengan adanya kegiatan ini mampu jadi pendorong untuk peserta lain penasaran dan turut membaca buku yang direkomendasikan. Kegiatan ini nantinya juga akan menjadi kegiatan rutin yang diadakan oleh perpustaaan STT-NF.

Published in Kegiatan Kampus

Sebagian besar masyarakat Indonesia pasti masih awam dengan cabang olahraga ini. Yak, eSports pasti masih jarang terdengar di telinga orang Indonesia. Nah, cabang olahraga eSports ini akan turut serta meramaikan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Akan tetapi statusnya hanya sebagai cabang olahraga ekshibisi atau cabang olahraga yang merebutkan medali, namun tak akan masuk ke dalam hitungan kontingen pemenang.

Apa saja sih cabang olahraga eSports yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018 ini? Berikut daftarnya:

1. Arena of Valor
AoV sendiri merupakan game mobile yang dikembangkan dan diterbitkan oleh studio Tencent China. Game ini mempunyai fitur-fitur yang memukau, grafik yang bagus, stabil, responsif, dan support ke hampir seluruh chipset. Maka tidak heran jika AoV memiliki banyak penggemar.

2. Clash Royale
Clash Royale merupakan sebuah game yang menggabungkan permainan RTS dan Moba dengan permainan kartu. Misi yang harus dicapai dalam game ini adalah menghancurkan menara milik lawan. Walaupun misinya terlihat gampang, tapi tetap butuh strategi untuk menang.

3. Hearthstone
Hearthstone merupakan sebuah collectible card game yang mengambil setting di dunia Warcraft. Game ini dimainkan oleh dua orang atau multiplayer. Walaupun judulnya permainan kartu, tapi kartu yang dipakai bisa digunakan untuk memanggil monster. Jadi tetap ada battle di antara dua pemain.

4. Starcraft 2
Starcraft 2 merupakan game yang dikembangkan oleh Blizzard. Starcraft 2 ini masih berkaitan dengan pendahulunya. Jadi game ini masih membawa elemen-elemen yang ada di Starcraft. Walau begitu, Blizzard tetap memberikan banyak fitur-fitur baru untuk game ini. Jadi lebih puas deh mainnya.

5. PES 2018
Bagi penggemar sepak bola pasti sudah tak asing dengan game satu ini. Pro Evolution Soccer (PES) 2018 merupakan game sepak bola paling favorit. Maka tidak heran jika PES 2018 masuk menjadi cabang eSports yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018 nanti.

6. League of Legends
League of Legends merupakan game yang paling populer di dunia. League of Legends adalah game multiplayer, di mana pemain harus berusaha menghancurkan musuh untuk memenangkan pertandingan. Harus pintar-pintar menyusun strategi ya supaya menang.

Nah itu dia enam eSports yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018. Semoga kontingen Indonesia bisa meraih banyak medali emas walaupun tak akan masuk ke dalam hitungan. Semangat tim Indonesia.

Sumber berita:
https://www.idntimes.com/sport/arena/intan-devi-nataliasari/daftar-esports-asian-games-2018-c1c2/full

Published in Artikel

Jika Anda melihat APK dari permainan Nintendo pertama di iPhone, jangan tergoda untuk menginstalnya. Hal ini mungkin Malware. Hal ini tentu cukup menyedihkan, bahwa Nintendo memutuskan untuk merilis Permainan Mario Mobile Pertama sebagai Eksklusif iOS (tepatnya sebelum Natal), tetpai jangan biarkan rasa ingin tahu Anda membiarkan diri Anda lengah.

Jika Anda melihat sebuah APK Super Mario dapat berjalan di Android Anda, jangan mencoba untuk menginstalasinya. Ini adalah persis seperti jenis Scammers situasi hidup dimana ada permainan baru yang diinginkan jutaan orang menginstalnya dan putus asa karena perangkatnya tidak mendukung, jadi mereka menciptakan APKs samaran sebagai porting versi dari permainan yang asli.

Sebaliknya, satu-satunya hal yang mereka lakukan pada ponsel Anda adalah sebuah Ransomware dan Malware. Dampak yang akan Anda dapatkan setelah menginstal Super Mario tiruan tidak lain Anda harus waspada karena Anda akan melihat banyak link yang berjalan di message board dan situs-situs tidak bermoral.

Tidak sampai disitu, gangguan tersebut dapat mengirimkan email dari email teman Anda yang meyarankan untuk menginstal APKs palsu tersbut, jangan lah percaya. Tunggu saja Nintendo merilis versi resmi Androidnya ditahun depan (semoga).

Sumber : http://www.itworld.com/article/3151075/android/warning-super-mario-run-for-android-doesnt-exist-so-dont-download-it.html

Published in Artikel