%AM, %18 %041 %2015 %00:%Mei

Tabzir, Kufur Nikmat kah Kita?

Tabzir menurut bahasa arab disebut bazzara, yubazziru, tabziran yang artinya menggunakan atau membelanjakan harta kepada hal yang tidak perlu atau disebut boros. Secara istilah boros yang dimaksudkan Tabzir adalah mempergunakan sesuatu secara berlebih lebihan dengan tidak mempertimbangkan kadar kecukupan sehingga menimbulkan kesia-siaan .

Firman allah :

Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. (Q.S. Al –Isra [17]: 26 )

Allah swt telah memberikan kita nikmat yang sangat berlimpah dan tak terhitung jumlahnya, Allah juga telah memerintahkan hambanya untuk bersyukur atas nikmat yang telah di berikan. Tidak sedikit dalam ayat Alqur'an yang mengajarkan kepada kita untuk bersyukur dan juga sebaliknya ada banyak ayat dari Alqur'an yang mengecam orang-orang yang kufur akan nikmat yang sudah di berikan.

Bentuk syukur terbesar adalah memanfaatkan nikmat Allah yang begitu banyak secara tepat dan berguna bagi orang lain dan syukur yang terendah ialah cukup dengan ucapan lisan. Allah memerintahkan kepada kaum muslimin untuk menunaikan kewajiban terkait dengan harta yang dikuasainya, yaitu memenuhi hak keluarga terdekat, orang miskin dan orang yang sedang dalam perjalanan. Islam juga mengajarkan pada umatnya untuk memiliki kepedulian sosial sebagai dasar terciptanya keharmonisan bermasyarakat.

Allah telah melarang kaum muslimin untuk mencari kekayaan dengan cara yang batil dan juga melarang membelanjakan harta yang ia punya secara boros. Boros merupakan prilaku syetan yang harus kita hindari sebagai kaum muslimin dalam berbagi situasi dan keadaan.

Sikap boros akan menimbulkan kesengsaraan di dunia dan akhirat kelak. Adapun persamaan syetan dengan pemborosan adalah sama-sama ingkar terhadap nikmat Allah swt. Orang yang di limpahkan harta kekayaan harus di gunakan di jalan yang di ridhoi Allah swt.

Jadi, gunakan harta yang kita punya untuk kepentingan yang di benarkan dalam agama dan juga tidak melebihi batas apa yang kita butuhkan karna harta yang kita punya akan di pertanggung jawabakan di akhirat kelak. (Muhammad Habib)

Published in Kisah dan Curhat

Lee Hsien Loong, yang saat ini menjabat sebagai Perdana Meteri Negri Singapura itu pernah membuat sebuah tulisan untuk membuat program yang memecahkan teka-teki game sudoku. Tulisan itu dia buat beberapa tahun lalu tersebut memang membuat orang terheran-heran, sebetulnya tidak begitu mengejutkan karena jika melihat latar belakang Lee yang merupakan Sarjana dibidang Ilmu Komputer.

Meskipun kelihatanya pengembang perangkat lunak saat ini seperti telah mengambil alih dunia, namun ada satu arena yang masih relatif jarang, yaitu politik. Seperti yang saya tulis tahun lalu, misalnya, masih sulit untuk menemukan orang-orang di Kongres AS yang memiliki latar belakang sebagai programmer. Namun, ternyata bahwa setidaknya satu negara di dunia, Singapura, memiliki mantan programmer sebagai seorang Perdana Menteri, dan dia benar-benar berbagi beberapa kode untuk menunjukkan kebolehannya.

Lee Hsien Loong telah menjabat sebagai perdana menteri Singapura sejak tahun 2004. Ia belajar matematika dan ilmu komputer di Cambridge University Trinity College di Inggris pada awal 1970-an. Keterampilan matematikanya cukup baik, ia dikenal dengan Wrangler Senior, yang berarti ia adalah Sarjana Matematika di Cambridge University. Setelah menghabiskan waktu di militer, ia segera menemukan jalan ke dalam politik, di mana ia telah menghabiskan sebagian besar karirnya sebagai politikus.
Beberapa minggu yang lalu, saat berpidato di resepsi Founders Forum Smart Nation Singapore Reception, Loong mengatakan bahwa ia meluangkan waktu untuk menikmati program, dan program terakhir yang ditulisnya adalah pemecah Sudoku di C++. Untuk sejauh ini, sebelumnya hari ini ia mengumumkan di Facebook dan Twitter bahwa kodenya dapat untuk di-download. Dia menulis di Facebook bahwa ia menulis program " beberapa tahun yang lalu " dan juga kode "pencarian backtrack, memilih sel berikutnya, menebak yang meminimalkan fanout itu. "

Kode, termasuk sumber dan biner, tersedia di Google Drive. Jika Anda memiliki kesulitan mengakses kode dari Google Drive, seseorang telah menempatkan Loong kode sumber pada GitHub, yang dapat Anda akses di sini.

Dalam pidato yang sama untuk penerimaan Founders Forum Smart Nation Singapore Reception, Loong mengatakan bahwa anaknya, seorang MIT pascasarjana, telah memberinya buku Haskell, ia berencana untuk membaca saat dia pensiun dan mencoba untuk membuatnya. Siapa tahu? Mungkin ada lebih banyak kode yang berasal dari Loong di masa depan.

By Phill Johns on www.itworld.com/article/2917587/open-source-tools/singapores-prime-minister-shares-his-c-sudoku-solver-code.html

Published in Artikel
%AM, %28 %041 %2015 %00:%Apr

Persatuan

Pesatuan dalam bahasa Arab disebut dengan istilah "Ittihad". Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, persatuan dapat diartikan gabungan (ikatan atau kumpulan) beberapa bagian yang telah bersatu. Secara istilah, persatuan sebagai bentuk kecenderungan asasi manusia selaku makhluk sosial yang diaktualisasikan dalam bentuk kegiatan.

Melakukan pengelompokan dengan sesama manusia menurut pertimbangan kebutuhan atau ikatan tertentu dalam mencapai suatu tujuan. Karena itu, manusia dalam berbagai zaman dan tingkat peradabannya, memiliki tabiat untuk bersatu atau berkelompok dengan sesama manusia demi memenuhi hajat (keperluan) dalam hidupnya.

Sebenarnya Al-Quran tidak mengharuskan penyatuan seluruh umat Islam ke dalam suatu wadah kenegaraan, karena Allah Ta'ala menciptakan manusia dari satu keturunan dan bersuku-suku (demikian juga rumpun dan ras manusia) agar mereka saling mengenal dan saling memanfaatkan potensi masing-masing demi kepentingan bersama. Akibat selanjutnya, tidak timbul perecahan dan kesalapahaman antara umat manusia.

Rasulullah Saw, dalam strategi dakwah dan juga pola dakwah, telah menjadikan persatuan umat sebagai modal besar kesuksesan kaum Muslimin di berbagai bidang. Persatuan umat yang direkatkan oleh rasa kasih sayang antara sesama yang telah disatukan dalam persaudaraan. Ayatullah Shirazi dalam tafsirnya mengutip beberapa pendapat para ahli dari Barat yang menyatakan bahwa bangsa Arab telah keluar dari persoalan kelaparan dan kemiskinan dengan nilai persatuan yang dibawa Rasulullah Saw.

Selanjutnya Nabi Muhammad Saw mengisyaratkan pentingnya persatuan tersebut untuk masa depan umat Islam. Abu Syuraih Al-Khuza'i berkata: Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berada di tengah-tengah kami, beliau bersabda: "Kabar gembira buat kalian, apakah kalian bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq selain Allah dan aku adalah utusan-Nya?" Para sahabat menjawab: "Benar". Kemudian Rasulullah'bersabda: "Sesungguhnya Al-Qur'an ini adalah perantara (tali), salah satu ujung talinya berada di sisi Allah dan ujung lainnya ada di tengah-tengah kalian, maka berpegang teguhlah padanya, sungguh kalian tidak sesat dan binasa jika berpegang teguh padanya (Al-Qur'an)." (Shahih Ibnu Hibban, 12/165).

Hadits itu menunjukan keistimewaan persatuan bagi kita sesama umat Muslim. Alangkah baiknya kita saling menghargai untuk tercapainya persatuan umat di zaman sekarang yang serba cepat ini. (Muhammad Habib)

Published in Kisah dan Curhat
%AM, %13 %041 %2015 %00:%Apr

Kemauan Menuntun Kemampuan

Apa sih yang dimaksud dengan kemauan? Mengapa kemauan yang menuntun kemampuan, dan bukan sebaliknya?

Kemauan adalah sesuatu hal perasaaan atau keyakinan yang muncul dari lubuk hati manusia. Dengan melakukan sesuatu karena dorongan dari hatinya sendiri, seseorang akan berusaha semaksimal mungkin dan melakukan hal yang terbaik, walaupun kemampuannya sendiri biasa-biasa saja, bahkan sangat kurang. Berbeda dengan seseorang yang memiliki kemampuan, tapi dia tidak ada niat atau kemauan untuk melakukan apa yang dimiliki kemampuannya itu.

Terkadang banyak orang yang memiliki kemampuan di atas rata-rata. Akan tetapi, keinginan/kemauannya tidak berjalan seiring dengan kemampuannya. Bisa juga sebaliknya. Ketika seseorang yang memiliki kemampuan, tapi tidak ada sedikitpun kemauan di dalam dirinya, kemampuannya itu tidaklah berguna atau tidak mendapatkan hasil yang maksimal. Namun, jika kita memiliki kemauan, dan kita tahu kemampuan yang dimiliki tidak seberapa, bukan hal yang mustahil akan mengalahkan orang yang memiliki kemampuan lebih dari kita.

Hal itu dikarenakan, sebelum melakukan sesuatu hal, yang wajib/memang harus kita kerjakan adalah niat/perasaan keinginan terbesarnya. Kemampuan akan terlihat dengan usaha kerasnya, karena dari niat itu muncul kemauannya.

Karena itu, janganlah berkecil hati dengan kemampuan yang kita miliki. Seiring berjalannya waktu, kemampuan yang kita usahakan terus dengan niat/kemauan yang tinggi. Kemauan akan lebih dahsyat dibandingkan orang yang memiliki kemampuan, namun tidak ada kemauan. Di sinilah pentingnya Emotional and Spiritual Quotient (ESQ) dibandingkan Intelligent Quotient (IQ).

Mengapa bisa begitu? Karena, daya kemauan yang disebut dengan keinginan yang bersendikan niat akan menentukan bagaimana pikiran itu akan sampai pada kemampuan mau melakukannya.

Dengan pondasi kedewasaan rohaniah yang kokoh, yang menopang kedewasaan dalam hubungan sosial dan emosional, maka kekuatan daya kemauan akan menuntun kemampuan manusia untuk mengukir potensi dan bakat yang ada di dalam dirinya.

Milikilah kemauan yang kuat. Kemauan sangat penting dalam segala hal, terutama dalam menuntut ilmu. Sebuah cerita tentang batu yang ditetesi air secara terus-menerus, maka lama-kelamaan akan menjadi cekung, bahkan berlubang. Itulah pelajaran luar biasa, sebuah batu yang amat kokoh dan keras saja dapat dilubangi oleh tetesan air. Begitu pula kita sebagai manusia, dalam menuntut ilmu, jangan beralasan kita tidak memiliki kemampuan tentang itu, sehingga menurunkan semangat kita dalam belajar.

Percayalah, batu saja yang begitu keras dapat dilubangi oleh air, apalagi otak kita ketika dilatih terus-menerus dengan ilmu pengetahuan, maka lambat laun akan mencerna ilmu pengetahuan yang kita pelajari itu. Banyak orang yang memiliki keterbatasan IQ, tapi mampu menjadi seorang ilmuan. Hal itu dapat terjadi karena dia memiliki kemauan yang keras (EQ).

Berikut beberapa faktor yang dapat menjadikan sesorang yang tidak mampu menjadi mampu karena kemauannya yang menyala-nyala:

  • Meluruskan niat
  • Memiliki kemauan untuk belajar
  • Tahu apa yang ingin dicapai
  • Membayar harga untuk mencapainya

Ingatlah, kalau ada kemauan, insya Allah dimampukan. Yakinilah bahwa Allah pasti akan membantu apa yang ingin kita capai dengan niat yang tulus dan ikhlas. Bahkan, untuk mencapai hal yang sebelumnya pun tidak mampu kita lakukan. Believe it! (Nadya Yutrianti)

Sumber: ukimedianet.blogspot.com

Published in Kisah dan Curhat

Kata etos berasal dari bahasa Yunani "ethos", artinya watak atau karakter. Jadi Etos Kerja dapat dimaknai sebagai karateristik, sikap, kebiasaan, serta kepercayaan yang bersifat khusus tentang seorang individu atau sekelompok manusia.

Etos kerja dimaksudkan agar setiap pekerja memiliki semangat dan gigih dalam menjalani suatu pekerjaan. Semangat kerja akan berdampak pada keberhasilan atau tercapainya target sesuai dengan apa yang diharapkan. Jika bekerja tanpa semangat, maka pekerjaan yang dilakukan akan meleset dari target dan hasilnya pun kurang maksimal, karena ada keterpaksaan dalam menjalaninya.

Hal yang harus ditanamkan dalam diri kita adalah mencintai pekerjaan yang kita lakukan terlebih dahulu, maka otomatis akan muncul semangat dan gairah dalam bekerja. Selanjutnya akan berdampak pada peningkatan kinerja dan tentunya produktivitas yang meningkat.

Agama Islam mengajarkan adanya keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat. Dunia. dalam pandangan Islam, ialah sebagai ladang atau sarana untuk beribadah dan beramal, sebagai bekal menuju akhirat. Bekerja atau berusaha merupakan suatu kewajiban kita sebagai seorang manusia, sebab tanpa bekerja seseorang tidak akan mampu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Islam bukanlah agama yang hanya mengajarkan kepada umatnya untuk selalu mementingkan urusan akhirat saja. Namun Islam juga bukan agama yang mengajarkan kepada umatnya untuk mengejar kebahagian dunia semata. Islam mengajarkan kepada kita untuk memperoleh kebahagian di dunia dan di akhirat.

Islam tidak pernah mengajarakan kepada umatnya untuk bermalas-malasan, apalagi hanya meminta atau mengharapkan belas kasihan kepada orang lain karena "tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah". Artinya, orang yang memberi lebih mulia dibanding orang yang menerima pemberian. Sekecil apapun pemberian kita kepada orang lain, jikalau kita ikhlas, insya Allah akan membawa berkah.

Dari pengertian di atas, maka kita dapat menyimpulkan bahwa seorang Muslim dalam melakukan suatu aktivitas atau pekerjaan haruslah didasarkan pada kesungguhan, ketekunan dan keuletan serta mengharapkan ridha Allah Swt. (Muhammad Habib)

Sumber : Muhammad Ridwan Taufik , Alquran Hadits

Published in Kisah dan Curhat
%AM, %24 %041 %2015 %00:%Mar

Arti Keluarga

Keluarga adalah anugerah yang luar biasa, Allah Swt berikan kepada setiap orang. Dalam keluarga, kita mendapatkan kehangatan dan perhatian yang sangat besar. Tempat kita berbagi. Selalu ada di kala sedang suka maupun duka. Keluarga tidak akan tergantikan oleh apapun yang ada di dunia ini.

Saya pernah merasakan kehilangan orang yang sangat berharga dalam keluarga. Ada yang hilang dalam diri saya. Orang yang selama ini menghawatirkan saya, menjaga saya, membuat saya tertawa; sudah meninggalkan dunia ini. Rasa kehilangan yang sangat dalam ini sungguh membuat saya kurang semangat waktu itu, sebab tidak akan ada yang bisa menggantikan kehadiran beliau sekarang.

Tapi, saya harus bisa menerima kenyataan bahwa waktu yang Allah Swt berikan kepada beliau sudah habis untuk kehidupan di dunia dan melanjutkan kehidupan yang kekal di akhirat.

Mungkin kita tidak bisa hidup di dunia ini tanpa adanya sebuah keluarga. Bukan bermaksud menduakan Allah Swt, akan tetapi yang saya maksud adalah kita dibesarkan dan dirawat dengan baik oleh keluarga kita. Seorang ayah mencari nafkah untuk menghidupi anggota keluarga dan ibu yang selama ini berkorban demi anak-anaknya serta mengatur segala urusan rumah tangga.

Sayang, kita sering lupa arti sebuah keluarga. Terkadang kita hanya memikirkan bagaimana bisa dapat uang banyak, pekerjaan apa yang akan kita lakukan esok, kegiatan kuliah yang semakin padat dan lain sebagainya. Padahal, rasa kasih sayang sebuah keluarga tidak akan bisa diukur oleh itu semua.

Bagaimana kita harus menyikapi semua ini? Sebenarnya yang perlu kita lakukan ialah membagi waktu dengan keluarga kita, berikan porsi yang cukup untuk keluarga. Di saat waktu libur atau senggang, pergilah bersama keluarga atau sekedar bercengkerama di ruang tamu. Hal itu akan semakin menumbuhkan ikatan batin yang semakin kuat. Karena, jika salah satu dari keluarga kita sudah tiada, maka yang ada hanya rasa sesal yang akan menghampiri kita. Sesal pun tiada berguna karena yang terjadi tidak akan bisa terulang kembali.

Mulai sekarang jangan kita tunda-tunda lagi berkumpul dengan keluarga. Kalau bukan sekarang, kapan lagi? (Muhammad Habib)

Published in Kisah dan Curhat
%AM, %18 %041 %2015 %00:%Mar

Percaya Diri

Percaya diri adalah salah satu aspek dari kepribadian yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Orang-orang sangat percaya tentang kemampuan mereka yang memiliki harapan realistis, bahkan ketika mereka tidak menyadari, Bahwa mereka tetap mengambil nilai positif.

Percaya diri adalah suatu kondisi mental atau psikologis orang yang memberi keyakinan kuat dalam dirinya untuk melakukan perbuatan. Orang yang tidak percaya diri memiliki konsep-diri negatif, kurangnya rasa percaya diri dalam kemampuannya. Percaya diri adalah suatu kondisi mental atau psikologis, individu-individu yang dapat mengevaluasi keseluruhan keyakinan. Hal itu memberi kemampuan untuk mengambil tindakan dalam mencapai berbagai tujuan dalam hidup.

Orang yang memiliki kepercayaan diri yang baik, mereka memiliki perasaan positif terhadap diri, memiliki keyakinan yang kuat pada dirinya dan memiliki pengetahuan yang tepat mengenai kemampuan. Orang yang memiliki kepercayaan diri yang baik bukan satu-satunya orang yang merasa mampu, tetapi adalah orang yang tahu bahwa ia dapat melakukan sesuatu disebabkan oleh pengalaman dan perhitungan yang dilakukannya.

Sinonimnya adalah: penuh percaya diri, kekuatan batin, citra diri yang positif, keyakinan diri

Ketika hal itu terkait dengan praktek kehidupan sehari-hari, orang yang memiliki kepercayaan diri rendah cenderung merasa seperti:

  • Tidak memiliki apa-apa (keinginan, tujuan, target) untuk berjuang penuh semangat
  • Tidak memiliki keputusan untuk langkah menentukan
  • Mudah frustrasi atau menyerah ketika menghadapi masalah atau kesulitan
  • Kurang termotivasi untuk maju, kemalasan atau setengah-setengah menyelesaikan tugas
  • Sering gagal untuk menyelesaikan tugas atau tanggung jawab
  • Canggung dalam berurusan dengan banyak orang
  • Tidak dapat menunjukkan kemampuan untuk berbicara dan kemampuan untuk mendengarkan secara meyakinkan sebuah percakapan
  • Sering memiliki harapan yang tidak realistis
  • Terlalu perfeksionis
  • Terlalu sensitif

Untuk membantu meningkatkan kepercayaan diri bagi orang yang memiliki kepercayaan diri rendah, bisa dengan melakukan konseling, pembinaan (mentoring), bahkan Hypnoteraphy. Meningkatkan kepercayaan diri harus dimulai sejak usia dini karena memang sangat penting untuk kehidupan di masa yang akan datang. (Laely Nur Hasanah)

Sumber : artikel-bahasainggris.blogspot.com/2012/11/self-confidence.html

Published in Kisah dan Curhat
%AM, %17 %041 %2015 %00:%Mar

Hidup Sehat itu Mudah dan Sederhana

Mungkin tidak setiap orang menyukai susu sapi. Sda pula orang yang memang tidak bisa mengkonsumsi susu sapi, seperti mereka yang bertipe Lactosa Intolerance atau orang yang tidak memiliki enzim Laktase untuk mengubah kandungan Laktosa dalam susu tidak diproduksi saat dewasa. Sehingga orang tersebut akan merasakan sakit pada perut, apabila ada kandungan laktosa dalam makanan yang dicerna oleh lambungnya.

Lalu, bagaimana cara orang-orang yang tidak mengkonsumsi susu untuk mencukupi angka kecukupan gizinya setiap hari? Karena susu termasuk dalam "4 sehat 5 sempurna". Kebutuhan kalsium manusia dalam sehari bisa mencapai 800-1000 mg. Masih banyak alternatif agar angka kecukupan gizi terpenuhi, seperti mengganti susu sapi dengan susu kedelai. Kandungan gizi susu kedelai tidak kalah dengan susu sapi karena kandungan kalsium dalam susu kedelai tinggi, serta masih banyak lagi kandungan yang sangat bermanfaat bagi tubuh.

Inilah cara sederhana untuk membuat susu kedelai di rumah tanpa bahan tambahan berbahaya dan pemanis buatan:

1. Siapkan kacang kedelai yang sudah direndam kurang lebih selama 24 jam. Manfaatnya untuk memudahkan proses penghancuran, kemudian timbang sesuai volume yang dibutuhkan

2. Cuci bersih dan buang kulit ari kacang kedelai agar tidak bau langu.

3. Proses penghancuran dengan menggunakan blender, tambahkan air setengah dari volume yang dianjurkan (volume 1:8)

4. Penyaringan sari kedelai, lalu pisahkan ampas kedelai.

5. Pasteurisasi hingga suhu 40 derajat Celcius, sambil dibuang busa yang terdapat dalam sari kedelai dan tambahkan gula.

6. Dinginkan susu kedelai.

7. Susu kedelai siap dihidangkan

Proses pembuatannya sangat sederhana, dengan alat yang sederhana pula. Siapapun dapat membuatnya di rumah. (Ratih Septia Giri)

Published in Kisah dan Curhat
%AM, %16 %041 %2015 %00:%Mar

Rencana untuk Masa Depan

Masa depan kita adalah keputusan yang kita buat, karena masa depan masing-masing orang tergantung dari perencanaan dan usaha yang ia lakukan. Jika perencanaan matang disertai dengan usaha keras kemungkinan besar masa depannya akan seperti apa yang di inginkan.

Banyak orang yang mengatakan, "Ah, kita mah bagaimana takdir saja." Memang semua peristiwa sudah ditakdirkan oleh Sang Maha Kuasa, namun semuanya akan berjalan sesuai dengan usaha yang kita lakukan. Takdir terbagi dalam dua bagian: Mubrah yaitu yang tidak bisa diuubah seperti ajal, kemudian Takdir Muallaq yaitu yang dapat diubah seperti hasil ujian yang besar atau kecil akan tergantung pada usaha yang kita lakukan.

Masa depan akan lebih ideal, apabila kita menyusun rencana terlebih dahulu. Dari rencana tersebut akan ada suatu kekuatan atau dorongan untuk berusaha dengan baik. Tidak hanya merencanakan, tetapi kita juga harus mengelola apa yang sudah ada atau rencana yang akan dilaksanakan dengan baik, agar hasil yang baik akan tetap terwujud.

Sekitar akhir bulan November 2014, lembaga PPSDMS bekerjasama dengan Laznas BSM mengadakan Training Mengelola Hidup dan Merencanakan Masa Depan, serta Mapping bersama seorang inspirator yang sangat luar biasa, yaitu Marwah Daud Ibrahim. Semua peserta wajib mengikuti training selama dua hari. Kegiatan ini dilaksanakan di auditorium Gedung PPSDMS dan diikuti oleh banyak peserta dari berbagai daerah.

Susunan acara sangat menarik, salah satunya merencanakan masa depan untuk 90 tahun ke depan. Semua peserta diberikan satu lembar besar peta hidup untuk diisi rencana apa saja yang ingin dilakukan di masa depan. Selain merencanakan dan mengelola hidup, kegiatan ini juga mengarahkan peserta ke Masa Depan sesuai dengan bakat yang memang sudah ada pada diri masing-masing sejak lahir.

Kegiatan itu dinamakan dengan Tallent Mapping. Seluruh peserta diharapkan untuk mengisi beberapa pertanyaan mengenai karakter dan bakat. Hasil tes menunjukan bakat apa yang ada pada diri masing-masing peserta.

Kurang lebih tiga bulan setelah pelaksanaan Training MHMMD dan Tallent Mapping, yakni Februari 2015, seluruh peserta membentuk atau digabungkan dengan Komunitas Alumni MHMMD. Hal itu bertujuan untuk mengetahui kemajuan dari rencana yang dibuat peserta pada saat training. Kegiatan ini memberikan banyak pelajaran bagi peserta karena merencanakan adalah sebagian dari keberhasilan. (Ratih Septia Giri)

Published in Kisah dan Curhat
%AM, %11 %041 %2015 %00:%Mar

Kurikulum Pembentukan Karakter STT NF

Membentuk karakter tidak semudah seperti membangun rumah, gedung, jalan dan bangunan lainnya. Pembentukan karakter merupakan komponen penting agar manusia dapat mencapai tujuan hidup, yaitu menjadi lebih baik dan lebih mulia dari waktu ke waktu.

Kata karakter sendiri berasal dari bahasa Latin, yaitu "kharakter, kharassein, dan kharax" yang artinya "tools for marking" (alat untuk menandai), "to engrave" (mengukir) dan "pointed stake" (menunjukkan). Kata ini mulai banyak digunakan dalam bahasa Perancis (caractere) pada abad ke-14 dan kemudian masuk dalam bahasa Inggris menjadi character, sebelum akhirnya menjadi bahasa Indonesia yakni karakter. Dalam kamus Poerwardarminta, karakter diartikan sebagai tabiat, watak, sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti.

Karakter memegang peran penting dalam menentukan sikap dan perilaku manusia yang harus dilatih sejak usia dini dan perlu dibina serta dikembangkan secara bertahap, berkesinambungan dan berkelanjutan.

Pembentukkan karakter diterapkan juga oleh kampus tercinta STT NF, yang memiliki mata kuliah Soft Skill, wajib dijalani oleh seluruh mahasiswa. Mata kuliah soft skill diberikan mulai semester pertama hingga semester akhir, dengan tujuan meningkatkan dan menciptakan karakter profesional dan berbudi pekerti luhur dalam segala bidang.

Susunan mata kuliah pembentukan karakter di STT NF sebagai berikut:

  • Pada semester satu, ada mata kuliah Agama Islam. Dengan mata kuliah ini mahasiswa mampu mengenal Islam lebih dalam, memahami ayat al Qur'an dan hadist Rasulullah, fiqh prioritas, integritas ilmu, dan masih banyak lagi.
  • Pada semester dua, terdapat mata kuliah Keterampilan Berpikir Positif yang dapat mendorong mahasiswa agar memiliki kebiasaan berpikir dinamis, mencari tahu dari yang tidak tahu, melalui pengetahuan keterampilan dan keinginan secara berkelanjutan dalam mewujudkan keberhasilan.
  • Pada semester tiga, terdapat mata kuliah Pembentukan Karakter. Melalui mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu membentuk karakter yang pada intinya bertujuan membentuk bangsa yang tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, bermoral, toleran, bergotong royong, dinamis, berorientasi ilmu pengetahuan dan teknologi serta memiliki iman dan takwa kepada Allah Swt.
  • Pada semester empat, diberikan mata kuliah Keterampilan Berkomunikasi, dengan tujuan agar mahasiswa mampu untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar secara baik. Keterampilan komunikasi juga dapat berguna untuk mengetahui kehidupan yang lebih luas. Selain itu dalam organisasi, keterampilan berkomunikasi bertujuan untuk mengefektifkan setiap fungsi manajemen.
  • Pada semester lima, terdapat mata kuliah Keterampilan Kerjasama. Pada mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan informasi dan pengetahuan, meningkatkan ragam pandangan, meningkatkan solidaritas dalam berorganisasi, meningkatkan penerimaan atas suatu solusi, dan meningkatkan tingkat kinerja.
  • Pada semester enam, mata kuliah soft skill yang diberikan adalah Keterampilan Kepemimpinan. Mahasiswa diharapkan mampu untuk mendatangkan manfaat bagi masyarakat, berbekal kualitas-kualitas terbaik yang membedakan dirinya dengan lainnya.
  • Pada semester tujuh, terdapat mata kuliah Kewirausahaan. Pada mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu untuk merintis bisnis/wirausaha sebelum lulus perguruan tinggi. Ilmunya dapat diterapkan di semua bidang pekerjaan dan kehidupan, sehingga berguna sebagai 'bekal' masa depan. Mahasiswa bisa berkarir di bidang apapun, serta dapat memajukan perekonomian Indonesia dan kemakmuran bangsa.
  • Pada semester delapan, mata kuliah soft skill adalah Etika Profesi. Mahasiswa diharapkan mampu bertanggung jawab terhadap pelaksanaan suatu pekerjaan dan hasilnya, serta bertanggung jawab terhadap dampak dari profesi itu untuk kehidupan orang lain atau masyarakat pada umumnya.

Selain memasukkan konten pembentukan karakter secara resmi melalui kegiatan akademik, STT NF juga menyediakan suatu perkumpulan yang wajib dijalani oleh seluruh mahasiswa, yaitu mentoring rutin dijalankan setiap pekan. Dalam mentoring, mahasiswa diharapkan dapat berbagi masalah yang mereka hadapi dengan pembimbing yang kompeten, serta berbagi ilmu satu sama lain.

Menurut para ahli, untuk meraih kesuksesan harus menguasai beberapa karakter khusus. Berikut ini beberapa contoh karakter khusus, yaitu:

  • Mampu bekerjasama sebagai sebuah tim
  • Memiliki motivasi kerja yang tinggi
  • Memiliki tanggung jawab penuh
  • Mampu mengatasi masalah dengan baik
  • Memiliki sifat jujur
  • Mempunyai kepercayaan diri yang tinggi
  • Ketrampilan berkomunikasi, dan sebagainya

Beberapa karakter itu merupakan sikap yang mendasar untuk mengawali pembentukan karakter yang tepat. Kita akan menjadi pribadi yang mengenali jati diri dan berkontribusi bagi semua manusia. (Candra Ayu Lestari)

Published in Kegiatan Kampus
Halaman 4 dari 5