%PM, %08 %856 %2019 %19:%Agu

LFK Senada STT-NF: Wakanda "Hijrah"

Pada hari Kamis 17 Juli 2019, LDK STT Terpadu Nurul Fikri melaksanakan kegiatan kajian rutin yang dinamakan WAKANDA (Waktu Kajian Senada) setiap bulan bertempat di Musholla STT Terpadu Nurul Fikri Kampus B2. Tema pada kajian kali ini adalah "HIJRAH". Tema ini dipilih untuk mengetahui makna makna hijrah karena saat ini kata hijrah sangat populer dimasyarakat khususnya dikalangan pemuda. Makna hijrah adalah berpindah menuju kehidupan lebih baik, bermakna, dan indah. Bukan berpindah justru untuk berperang dan saling bermushan.

Maka dari itu, siapa pun yang ingin mewarisi semangat hijrah harus mempunyai gairah untuk terus mencari hal yang baru, baik, dinamis, dan progresif dalam kehidupan beragama dan besosial. Dalam materi wakanda tersebut mencontohkan, Rasulullah melakukan hijrah dari Makkah ke Madinah pada hari Jumat tanggal 13 Rabi‘ul Awwal atau 24 September 622 Masehi. Pada materi hijrah diisi oleh Ust. Ryan Bianda, Lc. MA. (Konsultan Fiqih).

Membahas mengenai Hijrah. Hijrah itu berat, tapi di dalamnya ada rasa nikmat. Hijrah itu by Allah, for Allah, from Allah, to Allah. Allah swt berfirman: "Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung". [Ali ‘Imrân:104] 

Semoga dapat menginspirasi semuanya ;)

Published in Kegiatan Kampus
%AM, %17 %249 %2019 %04:%Jul

Rapat Koordinasi LFK STT-NF

Masa tugas Lembaga Formal Kampus (LFK) hampir mendekati akhir periode kepengurusan. Tinggal menghitung hari menjelang pergantian kepengurusan baru. DPM (Dewan Perwakilan Mahasiswa) sebagai koordinator LFK telah mengadakan Rapat Koordinasi bersama dengan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) STT-NF dan Senada STT-NF

Rapat koordinasi ini dilaksanakan untuk membahas SOP IM STT-NF yang berlaku selama kepengurusan satu periode. Rapat ini dihadiri oleh Rakha Diyasri (Ketua DPM STT-NF 2019) beserta jajarannya Chairin Nasrilah, Farras, Ade Trina Wardah dan yang lainnya. Sedangkan dari BEM dihadiri oleh Muhammad Akmaluddin (Ketua BEM STT-NF 2019) dan Akhmad Arip (Wakil Ketua BEM STT-NF 2019) beserta jajarannya Alfian Mulya Fasha, Annisa Tahira dan yang lainnya. Lalu Senada dihadiri oleh Ibrahim Syafiq Musyaffa (Ketua Senada STT-NF) beserta jajarannya.

Rapat Koordinasi DPM dengan BEM diadakan pada Kamis, 28 Maret 2019 sedangkan dengan Senada diadakan pada Jum'at, 29 Maret 2019 di Kampus A Sekretariat STT Nurul Fikri Jl. Situ Indah No.116 Depok.

Rapat terlaksana sangat baik dan lancar harapannya dengan terlaksananya Rapat Koordinasi dapat menambah hubungan yang baik, saling bekerja sama dengan lebih baik lagi antar LFK STT-NF, dan semuanya bisa berjalan baik sesuai SOP yang berlaku.

Published in Kegiatan Kampus

Hari Kamis, 11 April 2019 telah terlaksana GRAND LAUNCHING LFK (Lembaga Formal Kampus) di Kampus B STT Terpadu Nurul Fikri. Acara Grand Launching LFK bukan hanya sekedar untuk LFK saja, Namun menjadi wadah silaturahim antar seluruh LFK dan mahasiswa yang tidak tergabung didalamnya. Tujuannya untuk saling mengenal serta menjalin ukhuwah agar teman-teman mahasiswa lain bisa membersamai setiap program kerja LFK yang akan berjalan demi STT Terpadu Nurul Fikri yang lebih baik.

LFK di STT Terpadu Nurul Fikri saat ini tercatat 3 (tiga) organisasi yang telah tergabung didalamnya. Diantaranya: BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) STT-NF, DPM (Dewan Pimpinan Mahasiswa) STT-NF, LDK (Lembaga Dakwah Kampus) SENADA dimana Presma (Ketua BEM) adalah Muhammad Akmaluddin (TI 2016), Ketua DPM adalah Rakha Diyastri (TI 2016), Ketua LDK SENADA adalah Muhammad Syafiq (SI 2016)

Selamat bertugas!

Published in Kegiatan Kampus
%AM, %11 %228 %2018 %04:%Des

FUN WITH MUSLIMAH STT TERPADU NURUL FIKRI

LDK Senada 2018 melalui divisi kemuslimahan hadirkan program bulanan khusus untuk meningkatkan kreativitas mahasiswi/muslimah STT Terpadu Nurul Fikri, program tersebut dinamakan ‘Fun With Muslimah’. Pada Rabu, 28/11/2018 lalu Senada kembali mengadakan acara rutin tersebut dengan mengusung tema “Membuat Kreasi Bucket Snack”. Narasumber ‘Fun With Muslimah’ kali ini adalah Sumayah yang merupakan owner sebuah bisnis bucket snack. Acara ini berlangsung di kampus B STT Terpadu Nurul Fikri sejak pukul 16.00 hingga 18.00 WIB.

Adapun tujuan Senada mengusung tema tersebut adalah untuk meningkatkan kreativitas para mahasiswi dalam membuat kerajinan tangan, khususnya membuat bucket snack yang kini sedang trend di kalangan masyarakat. Memang kenyataannya saat ini bucket bunga mulai tersingkirkan posisinya oleh snack, karena harganya lebih murah dan bisa dikonsumsi. Jadi sudah tak diherankan lagi kini masyarakat khususnya anak muda berbondong-bondong memburu kreasi yang cukup dibilang baru ini, entah itu untuk hadiah ulang tahun, wisuda, ataupun keperluan lainnya sebagaimana fungsi bucket bunga pada umumnya. Harapannya melalui kelas membuat bucket ini, mahasiswi STT-NF bukan saja menjadi penikmat kreasi tersebut namun juga bisa membuatnya sendiri di rumah. Selain itu, besar harapan agar ke depannya ‘Fun With Muslimah’ dapat berjalan lebih lancar lagi dan semakin banyak mahasiswi yang ikut serta di dalamnya. “Harapan saya seluruh mahasiswi ikut serta pada acara ini karena setiap tema yang diangkat sudah ditentukan berdasarkan kebutuhan.” Ujar Rizka selaku ketua departemen kemuslimahan sekaligus project officer ‘Fun With Muslimah’.

Published in Kegiatan Kampus
%PM, %28 %702 %2018 %15:%Apr

Sekolah Kaderisasi Senada Part 2

Jumat, Tanggal 27 April 2018, telah diadakan Sekolah Kaderisasi Senada Part 2 yang diselenggarakan oleh Divisi PSDM (Pengelolaan Sumber Daya Manusia). SKS Part 2 dimulai dari pukul 15:00-18:00 WIB. Agenda ini merupakan agenda upgrading untuk pengurus LDK Senada 2018, dimana agenda ini dilakukan 2 kali selama masa kepengurusan Senada dan wajib dihadiri oleh seluruh pengurus Senada 2018.

SKS Part 2 kali ini diisi oleh Muhammad Natsir dengan tema "Strategi Dakwah Masa Kini" yang merupakan Ketua Senada 2016. Setelah mengikuti agenda ini, diharapkan seluruh pengurus Senada 2018 dapat melakukan dakwah dengan strategi yang telah dijelaskan sebelumnya.

Tidak hanya diisi dengan sesi materi saja, SKS Part 2 juga mengadakan simulasi agar pengurus Senada yang hadir lebih memahami tentang tema tersebut. Agenda ini diakhiri dengan penutup dan do'a serta foto bersama.

Published in Kegiatan Kampus
%AM, %03 %303 %2018 %06:%Apr

Pertemuan Pertama LDK Senada STT-NF

Pada hari Sabtu tanggal 17 Maret 2018 LDK Senada melakukan agenda First Meet dan Pra Raker (Rapat Kerja) yang berlokasi di Masjid Nurul Fikri dari pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Agenda ini merupakan agenda tatap muka pertama Senada 2018 yang dihadiri kurang lebih oleh 26 orang. Agenda ini dipimpin oleh ketua LDK Senada 2018 yaitu Miftah Amrullah mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri jurusan sistem informasi angkatan 2015.

First Meet kali ini membahas tentang pemantapan visi misi Senada kepada seluruh anggota karena masih banyak yang belum paham tentang visi misi yang akan dibawa, maka dari itu perlu adanya pencerdasan dan pemantapan pemahaman terhadap visi misi Senada sebelum menyusun program kerja. Agenda selanjutnya adalah sosialisasi form yang akan dibuat selama kepengurusan Senada 2018, diantaranya form notulensi, form lpj, form berita acara. Terakhir dilanjutkan diskusi tiap departemen atau biro untuk membicarakan dan menyusun proker (Program Kerja) yang akan dikerjakan dan sesuai dengan visi misi Senada.

Sebelum penutupan, diadakan presentasi singkat untuk tiap departemen dan biro, namun tidak ada sesi tanya jawab karena sesi tanya jawab akan dilakukan ketika raker (Rapat Kerja) LDK Senada 2018 yang akan dilaksanakan sepekan setelah pertemuan ini. Terakhir, pertemuan ini ditutup oleh do’a dan foto bersama.

Published in Pojok Mahasiswa
%AM, %03 %287 %2018 %05:%Apr

Raker (Rapat Kerja) LDK Senada STT-NF

LDK Senada melaksanakan raker (rapat kerja) yang diadakan dalam dua hari yaitu pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 24 - 25 Maret 2018 di Kampus B STT Terpadu Nurul Fikri. Rapat kerja merupakan kegiatan yang selalu dilakukan oleh setiap LFK (Lembaga Formal Kampus) di awal kepengurusan untuk menentukan program kerja apa yang akan dilakukan selama 1 periode kepengurusan.

Raker LDK Senada dihadiri oleh 32 anggota dari total keseluruhan yaitu 36 orang. Agenda raker dimulai dari memberi motivasi dari ketua LDK Senada yaitu Miftah Amrullah agar seluruh anggota dapat menjalankan kepengurusan ini dengan semangat dan sebaik-baiknya. Kemudian dilanjutkan dengan presentasi program kerja tiap departemen dan biro yang terdapat di LDK Senada. Setiap presentasi departemen memunculkan banyak perdebatan yang akhirnya melahirkan program yang terbaik yang akan ditetapkan sebagai program kerja sah setiap departemen.

Selama rapat kerja berlangsung banyak keceriaan yang terukir di wajah anggota LDK Senada, khususnya mahasiswa angkatan 2017 yang baru merasakan organisasi di Kampus. Mereka terlihat sangat bersemangat dalam menjalankan kepengurusan di LDK Senada ditandai dengan ide program kerja luar biasa yang belum pernah dilakukan oleh LDK Senada selama 3 periode sebelumnya. Hal tersebut membuat Ketua LDK Senada menjadi bangga dengan ide-ide tersebut.

Rapat kerja LDK Senada berakhir pada pukul 12.00 WIB di hari Minggu dan ditutup dengan Foto bersama seluruh anggota LDK Senada STT Terpadu Nurul Fikri.

Published in Kegiatan Kampus
%PM, %17 %000 %2017 %23:%Okt

Mentoring Gabungan Kemuslimahan Senada

LDK (Lembaga Dakwah Kampus) Senada STT Terpadu Nurul Fikri baru saja mengadakan kegiatan mentoring gabungan khusus untuk perempuan atau akhwat. Acara ini diselenggarakan oleh Divisi Kemuslimahan sebagai panitia penyelenggara acara kali ini. Tepatnya jumat 12 Oktober 2017 telah diselenggarakannya sebuah materi yang sangat inspiratif dan solutif yang diberikan oleh narasumber Misriyanti, S.Hum. Sebelum acara dimulai Ketua Kemuslimahan yaitu Nurul Azizah dari Jurusan Teknik Informatika 2015 memberikan sedikit sambutan untuk semua peserta dan berharap materi yang singkat ini dapat memberikan sedikit ilmu dan jawaban yang selama ini mahasiswi atau akhwat cari.

Setelah sambutan, pembawa acara yang dipandu oleh Naila dari Jurusan Sistem Informasi 2016 mempersilahkan narasumber memberikan materinya. “Mendekap Muslimah dalam ukhuwah” merupakan topik pembahahasan yang disampaikan. Ka Misri yang akrab disapa oleh mahasiswa menyampaikan betapa pentingnya seorang perempuana atau akhwat dapat menjaga dirinya terutama mengetahui batasan dirinya untuk berinterkasi dengan lawan jenis. Selain itu Ka Misri menyampaikan kebiasaan yang baik dimulai dengan lingkungan yang baik dan sosial yang mendukung, karena tidak semua tempat seperti kampus khusunya memiliki tempat atau lingkungan yang baik untuk menjaga ukhuwah tali persaudaraan diantara sesama mukmin sendiri.

Ukhuwah merupakan “persaudaraan”, secara islami ukhuwah merupakan jalinan persaudaraan yang berdasarkan iman terhadap Allah. Perbedaan lingkungan mempengaruhi ukhuwah yang ada salah satunya ukhuwah pada kampus. Keadaan lingkungan kampus mempengaruhi keadaan sosial bagi mereka yang berada didalamnya. Selain itu pentingnya wanita menjaga izzah dan ihfah, izzah sendiri memiliki arti kesucian diri sedangkan ihfah yaitu bagaimana kita menjaga memelihara kesucian diri kita. Oleh karena itu perempuan atau akhwat dan laki-laki dan ikhwan ketika mengadakan forum ataupun berbicara santai seperti biasa diharuskan memiliki jarak dan menggunakan pembatas untuk menjaga diri dan tidak berbuat zina seperti zina mata, zina tangan, zina hati, dll.

Menjaga diri dengan menjaga jarak dengan lawan jenis bukanlah salah satu solusi yang benar – benar dapat menjaga kita untuk memberikan penyempurnaan. Puasa Sunnah adalah salah satu bentuk unuk menjaga badan kita agar tebiasa tidak melakukan hal yang tidak diinginkan oleh Allah Swt. Begitulah materi yang disampaikan Ka Misri untuk menjaga ukhuwah sesama muslim dan bagaimana cara kita menjaga diri kita. Selain itu masa remaja merupakan salah satu hal yang rentan akan terkena penyakit merah jambu (cinta)  karena usia remaja merupakan usia rentan terjerumus perzinaan apabila tidak diberi pembekalan yang baik bagaimana cara mengatasi cinta itu sendiri. Perlunya menjaga jarak baik berupa lisan, penglihatan dan pendengaran untuk menghindari terjerumus kepada kemaksiatan. Kalimat terakhir yang disampaikan Ka Misri sebelum mengakhiri materinya beliau berpesan untuk menjaga diri dari segi apapun dan tetap memelihara ukhuwah dalam dunia perkuliahan.

Setelah materi selesai acara dilanjutkan oleh sesi tanya jawab. Salah satu peserta bertanya bagaimana cara mengatasi pandangan laki laki terhadap wanita karena hal tersebut membuat kita risih ketika dipandang. Jawaban yang diberikan oleh Ka Misri adalah apabila kita risih cukup hindari dan pergi. Apabila masih memandangi terus menerus dipersilahkan menggunkan niqab untuk memnutup wajah kita untuk menghindari hal tersebut. Setelah sesi materi dan sesi tanya jawab berakhir, dilanjutkan dengan acara ice breaking yang membuat suasana menjadi rileks dan kembali ceria setelah serius mendengarkan meteri yang sangat menarik. Acara ditutup dengan foto bersama dengan seluruh peserta dan penyerahan piagam kepada pembicara.

Published in Kegiatan Kampus

LDK Senada (Lembaga Dakwah Senada) akan mengadakan suatu acara yaitu SKS. SKS adalah kepanjangan dari Sekolah Kaderisasi Senada.SKS ini merupakan salah satu proker (program kerja) dari Divisi Kaderisasi LDK Senada. Acara SKS ini akan dilaksanakan di Auditorium Kampus Nurul pada hari Senin, 12 Desember 2016.

SKS adalah acara rutin LDK Senada yang dilaksanakan tiga kali selama masa kepengurusan.SKS ini ditujukan unuk anggota internal LDK Senada yaitu para pengurus dan mahasiswa magang. Mahasiswa magang ini adalah mahasiswa baru Kampus Nurul Fikri yang belum dinyatakan mahasiswa aktif, sehingga mereka belum bias mengikuti organisasi-organisasi yang ada di Kampus Nurul Fikri, dan baru dinyatakan aktif setelah mengikuti LDMKM.

SKS diadakan dalam tiga sesi, sesi yang pertama itu tentang pengenalan dakwah dan sudah terlaksana. Sesi kedua dan sesi ketiga digabung dan akan dilaksanakan pada tanggal 12 Desember 2016 nanti. Sesi kedua dan sesi ketiga memilki tiga pembahasan yaitu :

Pembahasan pertama, materi tentang membangun karakter aktivis muslim yang sholih dan kuat. Pembahasan kedua, materi tentang membedah harakah islamiyah seperti Ikhwanul Muslimin, Salafi, Hizbut Tahrir, dan Jamaah Tabligh. Materi ini sangatlah penting sebagai fundamental minset aktivis dakwah ketika mereka dihadapkan pada harakah lain. Jadi anggota LDK Senada harus mengetahui jawaban jika ada yang bertanya tentang apa itu Salafi, HT atau HI. Pembahasahan ketiga, materi tentang Generasi Pencetak Sejarah.Tiap zaman memiliki pemimpin masing-masing dan tiap zaman memilki capaian dakwahnya masing-masing. Jadi sesi dua dan sesi tiga lebih kepenguatan dakwah khususnya terhadap anggota LDK Senada, baik pengurus maupun magang.

Sebenarnya SKS sesi kedua itu dilaksanakan pada bulan Ramadhan, tetapi diundur karena ada acara Kafillah Ramadhan, sehingga SKS sesi kedua digabung dengan SKS sesi ketiga. Desyifa sebagai anggota Divisi Kaderisasi LDK Senada berharap semoga yang mengikuti SKS ini dapat mencerna dan merealisasikan apa yang sudah didapat yang disampaikan oleh Pemateri. Kembali ketujuan awal didakan SKS yaitu mampu mencetak dan mengkaderisasi anggota LDK Senada dan mempersiapkan penerus LDK Senada selanjutnya. Selain itu Desyifa berharap saat di materi tiga yaitu Generasi Pencetak Sejarah dapat memotivasi pengurus LDK Senada untuk memajukan dan memotivasi anggota baru LDK Senada untuk terlibat dalam generasi pencetak sejarah.

Published in Pojok Mahasiswa