%AM, %08 %177 %2016 %03:%Sep

Kajian Islam Kontenporer ORMIK 2016

Written by Khusnul Khotimah, Mahasiswi STT NF
Rate this item
(0 votes)

Kajian islam kontemporer merupakan sebutan bagi kajian seputar wawasan keislaman yang terbarukan. Kajian Islam Kontemporer menjadi satu bagian dalam rangkaian acara pembukaan dalam Orientasi Akademik STT NF 2016 pada Selasa(6/9). Drs. H. Musholi selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Nurul Fikri di daulat menjadi pemateri dalam kesempatan kali ini. Pada Kajian ini ia dipandu oleh Dhani Fitriansyah mahasiswa SI – 2015 sebagai moderator.

Suasana tenang dirasakan ketika acara kajian berlangsung, Selama lebih kurang 2 jam mahasiswa baru STT NF menikmati sharing dan motivasi yang di sampaikan. Salah satu kutipan yang disampaikan adalah “Mind are like parachute, they only function when open” yang artinya pikiran manusia itu sama halnya dengan sebuah parasut, ia akan berfungsi ketika dibuka dan ketika tidak dibuka tak ada manfaat yang di dapat. Hal ini dilakukan sebagai langkah awal untuk kita mencapai sebuah kesuksesan.

Selanjutnya ia juga menambahkan hal pertama yang harus dilihat apakah seseorang sukses atau tidak adalah dari performance nya. “Ketika memandang seseorang dari kacamata negatif maka akan menimbulkan rasa iri, dengki dan penyakit hati lainnya, berbeda halnya ketika memandangnya dengan positif, maka aka terasa seperti melihat hijaunya daun” Ungkap Musholi.

Penjelasan diatas Seperti yang dijelaskan dalam surat Al Imran ayat 159 yang artinya “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya”.

Selanjutnya ia juga menceritakan sikap lemah lembut dari Rasulullah Muhammad SAW yang sangat bertolak belakang sekali dengan kebanyakan umat muslim saat ini. “Rasulullah SAW memiliki sikap yang sangat lemah lembut dan toleran, tidak seperti kebanyakan umat muslim saat ini yang menyelesaikan masalah dengan kekerasan, menurutnya justru ini tidak mencerminkan sikap seorang muslimin. Oleh sebab itu anda semua sebagai generasi muda kaum muslimin, tunjukkanlah bahwa islam adalah agama yang lembut dan rahmatan lil alamin dengan meniru sikap dan perilaku Rasulullah” tutupnya. (Khusnul Khotimah)

Read 4574 times