%PM, %03 %716 %2018 %16:%Des

Muhammad Syaiful Ramadhan : “Belajar Menjadi Pemikir Besar Dari Sebuah Kampus Kecil”

Written by Tika Ayati
Rate this item
(0 votes)

Kisah kali ini datang dari Muhammad Syaiful Ramadhanakrab disapa Ipul, salah satu mahasiswa aktif Sekolah Tinggi Teknologi Terpadu Nurul Fikri (STT-NF). Laki-laki berdarah Jawa ini memang memliki semangat yang luar biasa. “Badan boleh kecil, kampus boleh kecil tapi pemikiran harus besar” itulah yang dikatakan oleh mahasiswa yang berhasil mendapatkan gelar Mapres Utama tahun 2017 ini. Terdaftar sebagai mahasiswa STT-NF sejak tahun 2015 sekaligus penerima beasiswa Beastudi Nusantara bersama dengan 20 teman lainnya menjadikan sosoknya cukup menarik perhatian.

Banyak pengalaman telah didapatnya dari STT-NF sejak semester 1 hingga kini tengah menginjak semester 7. Mahasiswa yang memiliki target lulus 3.5 tahun ini memiliki pengalaman hebatnya tersendiri selama berkuliah di STT-NF diantaranya yaitu menjadi langganan AsistenDosen (Asdos) pada semester 3 untuk mata kuliah DDP, POSA dan Pemprograman Web saat semester 5 serta Metpen saat menginjak semester 7. Tentu tidak hanya sampai disitu saja, masih banyak prestasi yang berhasil didapatkan Ipul, salah satunya sukses menjadi ketua pelaksana Kafillah—salah satu acara besar yang diadakan LDK Senada—pada tahun 2016 silam.

 

Read 1718 times Last modified on %PM, %03 %732 %2018 %16:%Des