Rabu, 20 Februari 2019 15:57

SLIBC, Paru-paru Baru IT Club

Seiring dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat, disadari ataupun tidak masih saja terdapat gap antara mahasiswa dengan kemampuan yang dimilikinya. Sering kali mahasiswa yang memiliki ide ataupun gagasan cemerlang tidak diperhatikan pihak kampus karena keterbatasan jembatan koordinasi dan informasi antara mahasiswa dengan kampus. Akibatnya kemampuan mahasiswa tersebut terpendam dan tak dipergunakan dengan maksimal. Maka untuk menjawab permasalahan tersebut baru-baru ini STT Terpadu Nurul Fikri menghadirkan badan baru yang dikhususkan untuk memperhatikan, menampung dan mengembangkan ide, gagasan ataupun keterampilan mahasiswa untuk disalurkan dan dikembangkan. Badan tersebut bernama SLIBC (Student Learning and Incubator Bussiness Centre) yaitu badan inkubasi yang berguna untuk menampung dan mengembangkan bakat mahasiswa.

 

Bukan hanya mahasiswa, kehadiran SLIBC pun merupakan angin segar bagi para IT Cluber karena dapat menjadi ‘paru-paru’ baru bagi perkembangan IT Club. “Hal ini sangat membantu kita dalam penelitian maupun pengembangan project, kita bisa minta saran sekaligus mengajukan penelitian untuk dapat dibantu dalam proses pengembangannya.” Ujar Dian Purnama, Ketua IT Club Robotik Gear Tech STT-NF. Kehadiran SLIBC ditengah-tengah krisis informasi seakan menjadiJuru selamat bagi perkembangan penelitian mahasiswa, IT Club maupun organisasi kampus. Salah satu pihak yang sudah merasakan keuntungan dengan adanya SLIBC ini adalah kelompok Startup mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri. “Kita sangat terbantu dengan adanya badan inkubator ini, kami menjadi lebih mudah dalam melakukan pengembangan penelitian, pengajuan proposal dan lain-lain. Sangat bermanfaat dan kami memang perlu didukung program-program seperti ini.” UjarAuzan As-sidqi, Team Leader Startup.

Published in Pojok Mahasiswa
Rabu, 20 Februari 2019 15:12

SLIBC, Auzan : Alhamdulillah!

Kehadiran organ baru di tubuh STT Terpadu Nurul Fikri akhir-akhir ini ramai dibicarakan, menuai banyak dukungan dari para mahasiswa dan berbagai organisasi kampus bernuansa islam ini. Bagaimana tidak, banyak keuntungan yang didapat oleh mahasiswa dengan lahirnya SLIBC (Student Learning and Incubator Bussiness Centre). Salah satu yang merasakan manfaat dari SLIBC ini adalah Team Leader Startup itu sendiri, Auzan As-shidqi. Baginya, kehadiran SLIBC ini merupakan jalan keluar dari setiap permasalahan yang dihadapi oleh tim Startupnya. Nyatanya program-program SLIBC memang merupakan jawaban dari setiap permasalahan yang  berkaitan dengan penelitian dan pengembangan bisnis mahasiswa.

 

Kesan pertama yang dirasakan oleh Auzan tentu adalah rasa syukur. “Yah, Alhamdulillah. Akhirnya ada juga yang mau bantu kita dalam pengembangan ide bisnis, apalagi diberikan pelatihan proposal pula, pokoknya Alhamdulillah”.  Di samping itu, SLIBC hadir bukan hanya sebagai inkubator yang menyediakan ilmu melalui pelatihan dan teori, namun juga dengan memberikan suguhan materi yang cukup menantang yakni dengan penawaran project kepada tiap tim startup sehingga dengan adanya project ini tim diharapkan mampu mengambil ilmu lebih banyak lagi dengan penerapan prinsip 'Learning by Doing'. “Bukan cuma bantu kita, tapi juga ngasih project, kurang seneng gimana coba?” Ujar Auzan. Semoga dengan adanya SLIBC ini mahasiswa menjadi lebih kreatif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan sekitar dengan pemanfaatan teknologi yang semakin berkembang.

Published in Pojok Mahasiswa