Berita menarik kali ini datang dari si pesilat cantik kebanggaan STT Terpadu Nurul Fikri, nama lengkapnya adalah Widi annissah, mahasiswi Sistem Informasi 2018 STT Terpadu Nurul Fikri. Mahasiswi yang akrab disapa Ica itu baru saja memenangkan pertandingan pencak silat Yogyakarta Championship Tingkat Nasional dan mendapat Juara 3 pada kategori individu. Lomba yang dilaksanakan pada 12 - 13 Maret 2019 di Gor Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dengan peserta lebih dari 2000.

Untuk perolehan medali, Ica mengikuti tim UHAMKA, akan tetapi dia membawa nama STT Terpadu Nurul Fikri pada kategori individu. Ica mengaku suka pencak silat karena keren dan untuk menunjang prestasi di bidang olahraga lebih mumpuni. Ica mengikuti berbagai kompetisi pencak silat dengan tujuan ingin menambah jam terbang. Sebelum pertandingan Ica mengikuti latihan intensif seminggu 4 kali dengan mempersiapkan 80% kesiapan mental dan sisanya fisik dan teknik. Target selanjutnya Ica akan mengikuti kompetisi bergengsi di Jakarta pada 24 - 27 April 2019.

“Perasaan saya sebenarnya sedih karena saya tidak dapat Juara 1, tapi target saya yang lebih penting mengikuti kompetisi adalah untuk mengevaluasi kemampuan saya yang sekarang dan selanjutnya melakukan upgrading kemampuan pada pencak silat,” begitu kata Ica. Semangat terus para pejuang muda. Semoga kejuaraan ini dapat memotivasi mahasiswa-mahasiswi lain.

Published in Pojok Mahasiswa

Mahasiswa yang berasal Dari Bengkulu ini mempunyai segudang cerita menarik lhoo.. tepatnya dia bernama Yunika Bunga Widyastuti atau sering dipanggil Yunika. Semenjak Kuliah di Kampus STT Terpadu Nurul Fikri banyak perubahan yang di alaminya. Dulu ketika baru masuk Kampus di pikirannya pernah terbesit untuk mengundurkan diri karena merasa belum bisa beradaptasi di lingkungan yang baru juga keadaan yang sangat jauh dari ke Orang Tuanya membuatnya merasa tidak betah, tersebab lagi Yunika tinggal di Kost dan tidak mempunyai sanak saudara di Kota Depok ini.

Namun dengan seiringnya waktu dia bisa melewati semua itu hingga saat ini dia telah menjalani Semester 2. Menurutnya yang membuat dia bisa melewati masa-masa sulit itu adalah dikarenakan teman-temannya ramah juga solid, dan lingkungan yang Agamis yang membuat dia semakin betah berada di Kampus, juga menjadikannya membentuk pribadi yang lebih mandiri.

Saat ini Yunika menjadi Mahasiswa Aktif di Organisasi Lembaga Dakwah Kampus, juga aktif kajian di luar Kampus. Selain itu juga Yunika cukup berprestasi di kelasnya, saat semester 1 dia termasuk salah satu mahasiswa dengan IP (Index Prestasi) yang tinggi. Perjungan dia selama ini tidaklah sia-sia, banyak perjuangan yang harus dia tempuh untuk mendapatkan IP sebesar itu. Kerja keras juga ketulusan hati itulah, dia pegang selama ini agar mencapai cita-cita yang dia impikan selama ini.

Aktivitas saat ini, dia seorang Guru Private, selain aktivitas kuliah. Menurutnya membagi waktu antara Kuliah dan aktif di Organisasi Kampus sangat lah tidak mudah. Maka dia untuk meningkatkan kembali semangat dirinya dia selalu memegang teguh prinsip untuk tidak menyerah sebelum berhasil, agar bisa memetik yang selama ini dia perjuangkan.

Published in Kisah dan Curhat

Pernah membayangkan tidak, jika kamu bisa diundang ke acara Google yang ada di luar negeri dan bertemu dengan banyak Developer IT canggih di luar sana?

Hei..! tenang saja itu bukanlah suatu hal yang tidak mungkin, karena buktinya, Mahasiswa STT-NF yaitu M. Isfahani Ghiyath memiliki kesempatan untuk bisa berkunjung dalam acara besar tahunan Google I/O Summit 2019 di Shoreline Amphitheatre, Mountain View, California.

Isfa, merupakan mahasiswa tingkat akhir yang akan di wisuda bulan Agustus mendatang, merupakan mahasiswa berprestasi yang menciptakan Antivirus Spensav di bangku sekolah menengah, terakhir kali dia juga mewakili Indonesia dalam ajang Asia Pacific ICT Alliance (APICTA) tahun 2018 lalu. Aktivitas Isfa saat ini adalah sebagai magang di Tokopedia sebagai Android Developer.

Isfa terpilih menjadi perwakilan kampus STT-NF sebagai Lead Developer Student Club untuk menghadiri Google I/O Summit 2019, dalam acara tersebut akan ada presentasi produk terbaru mereka dan mengajak seluruh Developer di dunia untuk datang di acara tersebut.

“Benefit ikut acara adalah pengalaman datang ke acara terbesar di dunia, belajar banyak hal inovasi google untuk pengembangan kualitas hardskill dan softskill, menemukan networking dengan orang Google dan Developer seluruh dunia, yang paling utama pengalaman. Saya akan pergi tanggal 6 Mei di sana selama 1 minggu. Sedangkan acara akan dimulai pada tanggal 7 Mei hingga 9 Mei 2019,” kata Isfa.

Wah semoga, kita yang punya impian ingin jadi keluarga Google tercapai ya...!

Published in Pojok Mahasiswa
%PM, %28 %741 %2019 %16:%Mar

3 Distro LINUX Karya Anak Bangsa

  1. Tea Linux OS

TeaLinuxOS adalah karya anak bangsa ini yang berasal dari kota semarang, Tea LinuxOS, yang distro Linux turunan Ubuntu yang dikembangkan oleh Dinus Open Source Community (DOSCOM) dan kawan-kawan yang berorientasi pemrograman. Dengan menghadirkan filosofi, “Nikmatnya sebuah racikan”, TeaLinuxOS dikembangkan secara terbuka dan bersama-sama untuk menghasilkan distro Linux pemrograman untuk dunia pendidikan. distro yang di kembangkan oleh komunitas di kampus Universitas Dian Nuswantoro ini biasa update dalam rentan waktu 1 tahun, distro yang memiliki aplikasi TeaLinuxOS IDE Installer (Aplikasi untuk menginstal tools pemerograman) ini sangat mempermudah para pengguna untuk menginstal tools yang diinginkan, keunggulan lainya yang dimiliki distro karya anak bangsa yang satu ini adalah memiliki single offline installer yang memiliki ekstensi sendiri, layaknya Windows yang identik dengan “.exe” untuk paket installernya, OSX dengan “.dmg”, Debian dan turunanya dengan “.deb” maka distro yang satu ini memiliki “.tea” yang dapat di install melalui Tea Package Manager. Tea Package Manager terbagi menjadi 2 aplikasi. Satu Tea Package maker, dan satu Tea Package installer, Tea Package maker ditujukan untuk memaketkan aplikasi agar mudah didistribusikan atau backup, Tea Package installer ditujukan untuk menginstall paket aplikasi “.tea” yang telah dibuat.

2. Gromyang OS

GrombyangOS adalah distro yang berasal dari kabupaten Pemalang Jawa Tengah, distro yang akhir-akhir ini namanya sedang naik daun ini adalah distro turunan Ubuntu yang di bangun berdasarkan Xubuntu, Sistem Operasi Grombyang OS adalah pengembangan atau remastering salah satu distro Linux yakni Xubuntu 14.04.3 oleh grOS-TEAM menjadi sebuah OS distro lokal yang kami beri nama Grombyang OS atau biasa di sebut dengan grOS. GrombyangOS di desain sebagai sistem operasi berbasis pendidikan, yang mana di dalamnya juga sudah dilengkapi dengan aplikasi pendidikan seperti LibreOffice, Kalzium, BKchem, KAlgebra, KBruch, KGeography, Othman Quran Browser. Selain itu Grombyang OS juga dilengkapi dengan aplikasi multimedia meliputi audio dan video. Dalam Perjalananya sekarang grOS sudah mencapai versi 2.0, menggunakan desktop xfce yang ringan.

3. BlankOn

Linux BlankOn adalah distribusi Linux yang dikembangkan oleh Tim Pengembang BlankOn. Distribusi ini dirancang dan disesuai dengan kebutuhan pengguna komputer umum di Indonesia. Linux BlankOn dikembangkan secara terbuka dan bersama-sama untuk menghasilkan distro Linux khas Indonesia, khususnya untuk dunia pendidikan, perkantoran dan pemerintahan.

BlankOn LINUX adalah sebuah distro yang di kembangkan oleh Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) distro ini sudah mencapai 9 kali angka rilis yang terakhir memiliki codename “9.0 Suroboyo” distro yang identik dengan penggunaan nama kota di setiap codename rilisnya ini memiliki varian khusus yaitu, BlankOn Sajadah (Blankon Versi Islami) dimana pada varian ini dapat kita jumpai aplikasi bernuansa Islami seperti pengingat waktu sholat, arah kiblat, Al Qur’an dan terjemah, tartil Qur’an, pembaca hadist dan Kalender Hijriyah dan Kalkulator Zakat, pada tahun ini BlankOn memiliki peringkat ke 183 di distrowacth.com.

itulah info tentang distro linux karya anak bangsa, Mari kita dukung perkembangan IT dalam negeri dengan menggunakan produk karya anak bangsa.

https://www.blankonlinux.or.id/

https://grombyang.or.id/

https://tealinuxos.org/

https://www.codepolitan.com/3-distro-linux-racikan-lokal

Published in Artikel

25-26 Februari 2019 pukul 09.00-16.00 WIB STT Terpadu Nurul Fikri kembali bekerjasama dengan ID-SIRTII BSSN menyelenggarakan workshop White Hat Seminar Series “Everybody Can Hack bacth 2” yang terbuka untuk umum setelah sukses menggelar bach-1 ditahun 2017. NF COMPUTER, ALHAHTECH dan idNSA juga turut bekerjasama untuk meyelenggarakan acara ini.

Workshop Everybody Can Hack bacth 2 sedikit berbeda dengan yang bacth 1 dari segi pembahasan materi dimana bacth 1 yang dibahas web hacking, network hacking, digital forensic (secara umum) dan waktu pelaksanaan hanya 1 hari sedangkan bacth 2 dilaksanakan selama 2 hari pada Senin & Selasa, tanggal 25-26 Februari 2019 pukul 09.00-16.00 WIB di Hotel Margo.

Pemateri pada acara ini adalah Ikuya Fukumoto (JP CERT), Yozo Toda (JP CERT), Dr. Muhammad Salman (UI), Dr. Rudi Lumanto (ID-SIRTII BSSN), Henry Saptono, S.Si., M.Kom, CEH (STT NF), Tubagus Rizky Darmawan, M.Sc (NF CERT), Hamdan Abdul Aziz, CEH (ID NSA).

Selama dua hari workshop ini dilaksanakan diisi dengan materi yang begitu menarik CERT (Cyber Emergency Response Team), Android Secure Coding, Android Forensic, Web Hacking, API Hacking.

Pemateri pada bacth 2 Selain Dr. Rudi Lumanto (ID-SIRTII BSSN) juga Menghadirkan pemateri dari Jepang antara lain yaitu Ikuya Fukumoto (JP Cert), Yozo Toda (JP Cert), dan Dr. Muhammad Salman (UI). Dr. Rudi Lumanto merupakan Ketua Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII BSSN / Lembaga Keamanan Internet Indonesia).

Begitu menarik bukan hanya menambah wawasan serta ilmu hacking yang bisa langsung dipraktekkan tapi tetap pemateri memberikan pesan untuk tidak menyalahgunakan ilmu hacking ini. Selain materi, Fasilitas yang peserta dapatkan yaitu Sertifikat, T-Shirt, Seminar Kit, Coffee break & Lunch, dan Buku CSIRT STARTER KIT.

Published in Kegiatan Kampus

IT CLUB NOL SATU merupakan IT Club yang baru di STT Terpadu Nurul Fikri. Dilaunching pada tanggal 23 Februari 2019 di Auditorium STT Terpadu Nurul Fikri. Walaupun NOL SATU terhitung masih baru sebagai IT Club, namun IT Club ini tidak mau kalah dengan IT Club lainnya seperti ABRAIN CODE, NETS, CLUB ROBOTICS, ANDARA TECH dan lainnya.

Nol Satu menunjukkan eksistensinya dengan menghadirkan kelas rutin setiap pekan dengan materi-materi yang cukup menarik perhatian para mahasiswa, mengingat materi yang disajikan adalah materi yang masih fresh alias membahas teknologi-teknologi yang terbaru.

Sejak launching NOL SATU sudah mengadakan pertemuan rutin (workshop) sebanyak dua kali. Minggu 10 Maret 2019 pertemuan perdana Nol Satu dihadiri 11 peserta terdiri dari mahasiswa, dosen, dan alumni kampus STT Terpadu Nurul Fikri dengan materi Docker Administration yang disampaikan oleh Fachrizal Fahmy (Iaas Cloud, Linux Eng.), pada pertemuan kedua Minggu, 17 Maret 2019 pelatihan Nol Satu yang dihadiri 6 peserta terdiri dari alumni dan mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri dengan materi Openstack Administration yang disampaikan oleh M.Saripudin Adnan (Iaas Cloud, Linux Eng.).

Nol satu juga memiliki relasi keberbagai perusahaan yang sudah terjalin kerjasama, jadi bagi anggota nantinya berkemungkinan dapat bekerja pada perusahaan yang telah bekerjasama dengan Nol Satu

Jadi bagaimana? Siap bergabung dengan IT CLUB ini ??

Published in Kegiatan Kampus
%AM, %22 %459 %2019 %10:%Mar

Instagram Uji Coba Fitur Checkout

Perkembangan teknologi dan juga informasi menjadi hal utama yang memungkinkan Anda begitu mudah dalam melakukan berbagai hal di dalam kehiduan ini. Hampir semua kegiatan bisa berjalan dengan cepat dan juga jauh lebih efektif dari belasan tahun yang lalu, di mana berbagai kegiatan dan juga pertukaran informasi masih dilakukan secara manual.

Ini tentu menjadi sebuah keuntungan dan juga peluang yang besar bagi pera pelaku bisnis, karena berbagai kemajuan tersebut bisa diandalkan untuk menjalankan situs online yang akan digunakan untuk mendukung kelancaran bisnis yang mereka jalankan. Di Indonesia sendiri, perkembangan situs belanja online terbilang cukup pesat. Bukan hanya belasan, bahkan puluhan situs online besar bersaing di dalam ketatnya persaingan pasar yang ada. Hal ini menjadi sebuah nilai lebih bagi Anda dan para pecinta belanja lainnya, sebab kini ada banyak pilihan toko belanja online yang bisa dijadikan bahan pertimbangan.

Belanja Online melalui Instagram salah satunya dari teknologi lainnya yang selain digunakan untuk sosial media, kini semakin mudah dilakukan. Sebab istagram sedang menguji fitur yang disebut ‘Checkout’ agar pengguna tidak perlu lagi keluar dari aplikasi untuk memproses belanjaannya.

Fitur Checkout ini memungkinkan pengguna untuk membeli produk langsung dari unggahan para reseller atau lainnya dan membayar tanpa harus keluar aplikasi istagram.

Untuk mensukseskan sistem pembelanjaan ini Instagram bekerja sama dengan Paypal sebagai pilihan pembayaran dalam aplikasi. Ada 23 retailer kenamaan yang produknya bisa dibeli pengguna, termasuk Adidas, H&M, Zara, Uniqlo, Nike, Burberry, dan H&M. Ke depan, kemungkinan daftar retailer akan bertambah banyak.

Sesungguhnya Instagram telah menjajal fitur belanja sejak tahun 2016 ke beberapa retailer. Di dalam setiap posting yang diunggah terdapat logo tas belanja di pojok kiri bawah. Ketika tas tersebut diketuk, akan muncul beberapa item lengkap dengan harga. Pengguna cukup memilih item mana yang ingin dibeli.

Sebelum fitur belanja ini dirilis resmi, untuk menyelesaikan proses pembayaran, pengguna harus mengunjungi situs retailer yang bersangkutan di luar aplikasi Instagram.

Namun dengan adanya fitur “checkout” baru ini, akan memudahkan pengguna membayar langsung melalui aplikasi.

Sumber https://teknologi.id/trending/instagram-uji-fitur-checkout-bisa-belanja-online-dan-langsung-bayar-di-aplikasi/

Published in Artikel

Cica Nurlatifa adalah Mahasiswi STT-NF Jurusan Sistem Informasi 2016. Saat ini rutinitas dia selain Kuliah adalah Mengajar di Rumah Inspirasi Anak Langit (suatu Lembaga Kemanusiaan). “Suatu kebanggaan tersendiri bisa kuliah sambil berbagi ilmu pengetahuan kepada adik-adik lain yang membutuhkan akan pengajaran selain di sekolah dasar” ujarnya. Selain itu Cica juga adalah Mahasantri di Asrama Indonesia Foundation di daerah Pondok Cina.

Asrama yang khusus untuk para Mahasiswa Penghafal Al- Qur’an. Dia juga Mahasiswi yang aktif berorganisasi, saat ini dia aktif di LDK Senada, salah satu Lembaga Organisasi Dakwah di kampus STT Terpadu Nurul Fikri, selain aktif di Senada dia juga Aktif di Organisasi GEN Qur’an yaitu suatu Program yang berkegiatan membaca memahami juga mentadzaburi isi Al-Qur’an.

Nahh.. seperti inilah rasanya Study di STT Terpadu Nurul Fikri yang memberikan kesempatan untuk Mahasiswanya bisa mengembangkan diri dengan berbagai aktivitas di luar kampus misal ada Mahasiswa yang Mengajar, ada Mahasiswa yang meniti karir di dunia industri dan sebagainya. Sehingga para Mahasiswa dapat membagi juga memanagekan waktunya sebaik mungkin namun masih bisa memfokuskan diri juga untuk belajar sungguh-sungguh di kampus.

Published in Kisah dan Curhat

Tempo hari yang lalu tim konten sempat mewawancarai Tim Startup dari STT Terpadu Nurul Fikri yang mengikuti lomba pada Festival Teknologi oleh Institut Teknologi Bandung. Randi (TI 2016) menerangkan mengenai alasan tim-nya mengikuti kompetisi bisnis Call For Proposal BOPTN - Penguatan Inovasi Tahun 2019 Batch 2. Besaran dana penelitian untuk satu proposal inovasi maksimum sebesar Rp. 200.000.000 (Dua ratus juta rupiah). Sehubungan dengan hal tersebut, LPIK ITB mengundang seluruh staf dosen di lingkungan ITB untuk memasukan proposal Program Penguatan Inovasi 2019.

BOPTN adalah kependekan dari Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri, ditujukan untuk membiayai program riset yang dilakukan oleh individu atau kelompok dosen ITB.

Randi menceritakan jika tim-nya sudah masuk ditahap pertama perlombaan. Rencananya mereka akan mengikuti workshop lanjutan untuk perlombaan tersebut di ITB 17 Maret 2019.

Tim tersebut mengaku optimis bisa lolos ke tahap selanjutnya, “InsyaAllah bismillah kami yakin, karena ide bisnis yang kami ajukan itu berbeda dengan ide2 bisnis yang lain, kami mengangkat permasalahan mengenai ketersediaan tempat penyewaan lapangan olahraga dan ini menurut kami berbeda dengan ide bisnis pada umumnya yang banyak bermunculan sepeti kebanyakan ide bisnis itu mengangkat tema pakaian/makanan. Doain aja step selanjutnya biar masuk 10 besar.” tentu menjadi sebuah harapan besar bisa lolos dan menjadi finalis, terus berusaha dan pantang menyerah merupakan kuci untuk mewujudkannya.

Published in Pojok Mahasiswa

Perkembangan JavaScript sudah tidak dipungkiri lagi saat ini yang secara performa sangat baik. JavaScript adalah salah satu bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan dalam kurun waktu dua puluh tahun ini. Bahkan JavaScript juga dikenal sebagai salah satu dari tiga bahasa pemrograman utama bagi web developer:

1. HTML: Memungkinkan Anda untuk menambahkan konten ke halaman web.

2. CSS: Menentukan layout, style, serta keselarasan halaman website.

3. JavaScript: Menyempurnakan tampilan dan sistem halaman web.

Namun Javascript saat ini tidak hanya fokus pada website tetapi juga dapat diterapkan pada platform mobile dan desktop. Dilansir dari website Teknologi.id.

1. Electron

Jika kita mau membuat aplikasi desktop dengan teknologi web seperti JavaScript, HTML dan CSS maka gunakan Electron.

Aplikasi desktop Electron sama seperti aplikasi web mampu membaca dan menulis pada sistem file komputer lokal. Ada banyak aplikasi desktop populer yang dibangun oleh Electron seperti Atom, Slack, WordPress.com, Skype, Github desktop

2. NW.js

NW.js dibuat di Intel’s Open Source Technology Center dengan menggabungkan framework Node.js dengan Chromium Engine (sebelumnya dikenal sebagai WebKit).

Atas kombinasi Node.js dan Chromium, kamu bisa membuat aplikasi yang tidak hanya memuat situs web tetapi juga terhubung dengan OS melalui JavaScript API.

3. App.Js

Jika kamu menggunakan App.js dalam membuat aplikasi platform maka kamu tak harus mempelajari bahasa baru cukup dengan HTML, CSS dan Javascript.

Membangun aplikasi platform tanpa harus mempelajari bahasa baru dan cukup dengan HTML, CSS dan Javascript. App.JS menggunakan Chromium pada core-nya sehingga mendapatkan API HTML 5 terbaru

4. Meteor

Meteor merupakan salah satu framework JavaScript yang saat ini sedang populer dan telah menyita banyak perhatian para web developer diseluruh dunia.

Meteor adalah framework open source untuk membangun aplikasi web, mobile dan desktop dengan memanfaatkan Node.js. Framework yang disediakan pun lengkap mulai dari sisi server sampai ke sisi klien dan semuanya menggunakan satu bahasa yaitu JavaScript.

Pertama kali dikembangkan diakhir tahun 2011 dengan nama Skybreak dan kemudian pada bulan Januari 2012 diganti menjadi Meteor.

5. Proton Native

Proton Native adalah framework Javascript yang dibuat oleh Gustav Hansen untuk membangun antarmuka aplikasi desktop.

Proton Native tidak kalah saing dengan Electron, Proton Native menggunakan native tools yang memiliki ukuran yang kecil dan penggunaan sumber daya yang lebih sedikit.

Proton Native dapat melakukan hal yang sama dengan React Native yang bisa untuk membangun mobile app.

Sumber : https://teknologi.id/tekno/5-framework-javascript-terbaik-untuk-membangun-desktop-app/

Published in Artikel