Ramadhan sebentar lagi… semua orang sibuk mempersiapkan segala sesuatu untuk Ramadhan, bukan hanya persiapan baju baru atau masakan enak, tapi juga persiapan keimanan dan ketakwaan untuk menyambut bulan suci yang penuh berkah ini. tidak mau kalah, Lembaga Dakwah Kampus (LDK) STT Terpadu Nurul Fikri, Senada juga mempersiapkan sesuatu yang menarik untuk memfasilitasi mahasiswa dan civitas kampus STT Terpadu Nurul fikri dalam persiapan mengahadapi Ramadhan.

Karantina Fii Sabilillah (Kafillah) adalah rangkaian kegiatan yang rutin dilaksanakan tiap tahun dalam menyemarakkan bulan Ramadhan di STT Terpadu Nurul Fikri. Program ini diselenggarakan oleh LDK Senada untuk memaksimalkan momentum Ramadhan menyebarkan kebaikan dan kebermanfaatan, baik itu bagi lingkungan mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri maupun bagi masyarakat di sekitarnya.

Muhammad Adil Nasrulloh yang menjadi tokoh utama pada acara Kafillah tahun ini. Mahasiswa yang akrab dipanggil Adil ini memberanikan diri dan mencalonkan diri menjadi ketua pelaksana acara Kafillah tahun ini. “Yah buat nambah–nambah pengalaman, selain itu juga semoga bisa menjadi amal sholeh..” ujar Adil ketika ditanya tentang alasan mencalonkan diri.

“Acara Kafillah Insya Allah dilaksanakan dari pekan ke-4 bulan April hingga pekan ke-3 bulan Mei 2019. Dan Insya Allah semuanya akan dilaksanakan di Kampus STT-NF. Mudah-mudahan dapat berjalan lancar dan berjalan bagaimana sesuai dengan tujuan Kafillah ini, yaitu menebar kebaikan dan manfaat untuk semua orang” tambahnya.

Sebaik–baik persiapan adalah persiapan keimanan dan ketakwaan, dan Adil memperjuangkan hal tersebut dengan menjadi ketua Kafilllah. Tugas mulia dan tujuan mulia menjadi dasar baginya. Sosok tauladan yang patut di contoh oleh semua mahasiswa dan semua orang.

Published in Pojok Mahasiswa

Berita menarik kali ini datang dari si pesilat cantik kebanggaan STT Terpadu Nurul Fikri, nama lengkapnya adalah Widi annissah, mahasiswi Sistem Informasi 2018 STT Terpadu Nurul Fikri. Mahasiswi yang akrab disapa Ica itu baru saja memenangkan pertandingan pencak silat Yogyakarta Championship Tingkat Nasional dan mendapat Juara 3 pada kategori individu. Lomba yang dilaksanakan pada 12 - 13 Maret 2019 di Gor Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dengan peserta lebih dari 2000.

Untuk perolehan medali, Ica mengikuti tim UHAMKA, akan tetapi dia membawa nama STT Terpadu Nurul Fikri pada kategori individu. Ica mengaku suka pencak silat karena keren dan untuk menunjang prestasi di bidang olahraga lebih mumpuni. Ica mengikuti berbagai kompetisi pencak silat dengan tujuan ingin menambah jam terbang. Sebelum pertandingan Ica mengikuti latihan intensif seminggu 4 kali dengan mempersiapkan 80% kesiapan mental dan sisanya fisik dan teknik. Target selanjutnya Ica akan mengikuti kompetisi bergengsi di Jakarta pada 24 - 27 April 2019.

“Perasaan saya sebenarnya sedih karena saya tidak dapat Juara 1, tapi target saya yang lebih penting mengikuti kompetisi adalah untuk mengevaluasi kemampuan saya yang sekarang dan selanjutnya melakukan upgrading kemampuan pada pencak silat,” begitu kata Ica. Semangat terus para pejuang muda. Semoga kejuaraan ini dapat memotivasi mahasiswa-mahasiswi lain.

Published in Pojok Mahasiswa

Pernah membayangkan tidak, jika kamu bisa diundang ke acara Google yang ada di luar negeri dan bertemu dengan banyak Developer IT canggih di luar sana?

Hei..! tenang saja itu bukanlah suatu hal yang tidak mungkin, karena buktinya, Mahasiswa STT-NF yaitu M. Isfahani Ghiyath memiliki kesempatan untuk bisa berkunjung dalam acara besar tahunan Google I/O Summit 2019 di Shoreline Amphitheatre, Mountain View, California.

Isfa, merupakan mahasiswa tingkat akhir yang akan di wisuda bulan Agustus mendatang, merupakan mahasiswa berprestasi yang menciptakan Antivirus Spensav di bangku sekolah menengah, terakhir kali dia juga mewakili Indonesia dalam ajang Asia Pacific ICT Alliance (APICTA) tahun 2018 lalu. Aktivitas Isfa saat ini adalah sebagai magang di Tokopedia sebagai Android Developer.

Isfa terpilih menjadi perwakilan kampus STT-NF sebagai Lead Developer Student Club untuk menghadiri Google I/O Summit 2019, dalam acara tersebut akan ada presentasi produk terbaru mereka dan mengajak seluruh Developer di dunia untuk datang di acara tersebut.

“Benefit ikut acara adalah pengalaman datang ke acara terbesar di dunia, belajar banyak hal inovasi google untuk pengembangan kualitas hardskill dan softskill, menemukan networking dengan orang Google dan Developer seluruh dunia, yang paling utama pengalaman. Saya akan pergi tanggal 6 Mei di sana selama 1 minggu. Sedangkan acara akan dimulai pada tanggal 7 Mei hingga 9 Mei 2019,” kata Isfa.

Wah semoga, kita yang punya impian ingin jadi keluarga Google tercapai ya...!

Published in Pojok Mahasiswa

25-26 Februari 2019 pukul 09.00-16.00 WIB STT Terpadu Nurul Fikri kembali bekerjasama dengan ID-SIRTII BSSN menyelenggarakan workshop White Hat Seminar Series “Everybody Can Hack bacth 2” yang terbuka untuk umum setelah sukses menggelar bach-1 ditahun 2017. NF COMPUTER, ALHAHTECH dan idNSA juga turut bekerjasama untuk meyelenggarakan acara ini.

Workshop Everybody Can Hack bacth 2 sedikit berbeda dengan yang bacth 1 dari segi pembahasan materi dimana bacth 1 yang dibahas web hacking, network hacking, digital forensic (secara umum) dan waktu pelaksanaan hanya 1 hari sedangkan bacth 2 dilaksanakan selama 2 hari pada Senin & Selasa, tanggal 25-26 Februari 2019 pukul 09.00-16.00 WIB di Hotel Margo.

Pemateri pada acara ini adalah Ikuya Fukumoto (JP CERT), Yozo Toda (JP CERT), Dr. Muhammad Salman (UI), Dr. Rudi Lumanto (ID-SIRTII BSSN), Henry Saptono, S.Si., M.Kom, CEH (STT NF), Tubagus Rizky Darmawan, M.Sc (NF CERT), Hamdan Abdul Aziz, CEH (ID NSA).

Selama dua hari workshop ini dilaksanakan diisi dengan materi yang begitu menarik CERT (Cyber Emergency Response Team), Android Secure Coding, Android Forensic, Web Hacking, API Hacking.

Pemateri pada bacth 2 Selain Dr. Rudi Lumanto (ID-SIRTII BSSN) juga Menghadirkan pemateri dari Jepang antara lain yaitu Ikuya Fukumoto (JP Cert), Yozo Toda (JP Cert), dan Dr. Muhammad Salman (UI). Dr. Rudi Lumanto merupakan Ketua Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII BSSN / Lembaga Keamanan Internet Indonesia).

Begitu menarik bukan hanya menambah wawasan serta ilmu hacking yang bisa langsung dipraktekkan tapi tetap pemateri memberikan pesan untuk tidak menyalahgunakan ilmu hacking ini. Selain materi, Fasilitas yang peserta dapatkan yaitu Sertifikat, T-Shirt, Seminar Kit, Coffee break & Lunch, dan Buku CSIRT STARTER KIT.

Published in Kegiatan Kampus

IT CLUB NOL SATU merupakan IT Club yang baru di STT Terpadu Nurul Fikri. Dilaunching pada tanggal 23 Februari 2019 di Auditorium STT Terpadu Nurul Fikri. Walaupun NOL SATU terhitung masih baru sebagai IT Club, namun IT Club ini tidak mau kalah dengan IT Club lainnya seperti ABRAIN CODE, NETS, CLUB ROBOTICS, ANDARA TECH dan lainnya.

Nol Satu menunjukkan eksistensinya dengan menghadirkan kelas rutin setiap pekan dengan materi-materi yang cukup menarik perhatian para mahasiswa, mengingat materi yang disajikan adalah materi yang masih fresh alias membahas teknologi-teknologi yang terbaru.

Sejak launching NOL SATU sudah mengadakan pertemuan rutin (workshop) sebanyak dua kali. Minggu 10 Maret 2019 pertemuan perdana Nol Satu dihadiri 11 peserta terdiri dari mahasiswa, dosen, dan alumni kampus STT Terpadu Nurul Fikri dengan materi Docker Administration yang disampaikan oleh Fachrizal Fahmy (Iaas Cloud, Linux Eng.), pada pertemuan kedua Minggu, 17 Maret 2019 pelatihan Nol Satu yang dihadiri 6 peserta terdiri dari alumni dan mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri dengan materi Openstack Administration yang disampaikan oleh M.Saripudin Adnan (Iaas Cloud, Linux Eng.).

Nol satu juga memiliki relasi keberbagai perusahaan yang sudah terjalin kerjasama, jadi bagi anggota nantinya berkemungkinan dapat bekerja pada perusahaan yang telah bekerjasama dengan Nol Satu

Jadi bagaimana? Siap bergabung dengan IT CLUB ini ??

Published in Kegiatan Kampus

Tempo hari yang lalu tim konten sempat mewawancarai Tim Startup dari STT Terpadu Nurul Fikri yang mengikuti lomba pada Festival Teknologi oleh Institut Teknologi Bandung. Randi (TI 2016) menerangkan mengenai alasan tim-nya mengikuti kompetisi bisnis Call For Proposal BOPTN - Penguatan Inovasi Tahun 2019 Batch 2. Besaran dana penelitian untuk satu proposal inovasi maksimum sebesar Rp. 200.000.000 (Dua ratus juta rupiah). Sehubungan dengan hal tersebut, LPIK ITB mengundang seluruh staf dosen di lingkungan ITB untuk memasukan proposal Program Penguatan Inovasi 2019.

BOPTN adalah kependekan dari Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri, ditujukan untuk membiayai program riset yang dilakukan oleh individu atau kelompok dosen ITB.

Randi menceritakan jika tim-nya sudah masuk ditahap pertama perlombaan. Rencananya mereka akan mengikuti workshop lanjutan untuk perlombaan tersebut di ITB 17 Maret 2019.

Tim tersebut mengaku optimis bisa lolos ke tahap selanjutnya, “InsyaAllah bismillah kami yakin, karena ide bisnis yang kami ajukan itu berbeda dengan ide2 bisnis yang lain, kami mengangkat permasalahan mengenai ketersediaan tempat penyewaan lapangan olahraga dan ini menurut kami berbeda dengan ide bisnis pada umumnya yang banyak bermunculan sepeti kebanyakan ide bisnis itu mengangkat tema pakaian/makanan. Doain aja step selanjutnya biar masuk 10 besar.” tentu menjadi sebuah harapan besar bisa lolos dan menjadi finalis, terus berusaha dan pantang menyerah merupakan kuci untuk mewujudkannya.

Published in Pojok Mahasiswa