Kembali terdapat pembicaraan hangat di kampus STT Terpadu Nurul Fikri setelah salah satu mahasiswanya mendapat juara tiga pada perlombaan desain logo KSB (Kampung Siaga Bencana) yang diselenggarakan oleh Kementrian Sosial Republik Indonesia pada tanggal 7 Desember 2018 lalu. Ya, siapa lagi kalau bukan Ibrahim Syafiq Musyaffa. Mahasiswa yang memiliki kemampuan desain grafis ini memang rajin mencantumkan namanya dalam deretan juara pada hampir setiap perlombaan desain yang diikuti.

Acara yang diikutinya baru-baru ini sedikit berbeda dengan perlombaan yang biasa ia ikuti, karena selain penyelenggaranya adalah lembaga kepemerintahan, pesertanya pun sangat banyak karena berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Perasaan bangga tentu melekat pada diri mahasiswa yang akrab dipanggil Syafiq ini, meskipun tidak meraih posisi sebagai juara pertama tetapi sudah lebih dari hebat bisa menduduki posisi sebagai juara tiga  dari sekian banyaknya peserta dari seluruh wilayah di nusantara.

Selain mendapat penghargaan, Syafiq juga mendapat hadiah berupa tabungan berjumlah jutaan Rupiah. Dilansir dari Suara.com yang menyatakan bahwa finalis lomba desain logo dan cipta mars KSB akan menerima hadiah masing-masing sebesar Rp. 5.000.000 (Lima juta rupiah). ”Selain penghargaan dan uang, hal yang paling penting adalah pengalaman. Bukan uangnya sih yang paling berarti, tapi pengalamannya” ungkap Syafiq. Menjadi yang terbaik memang harapan semua orang dan tentu hal itu tidak semata–mata didapat dengan percuma, harus menghadapi berbagai tantangan dalam prosesnya. Begitu pula dengan Syafiq, berbekal pengalamannya selama ini dan bermodalkan kemampuan, ia bisa menjadi finalis sekaligus juara dalam acara tersebut. “Rajin-rajinlah belajar dari pengalaman”, Ibrahim Syafiq.

Published in Pojok Mahasiswa

Untuk ke sekian kali, LP3 STT NF dipercaya memberikan pembekalan keterampilan teknologi informasi kepada staf Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Depok. Materi yang diberikan kali ini adalah menggunakan perangkat desain grafis Corel Draw dan Photoshop untuk membuat poster dengan tampilan yang menarik. Pelatihan dilaksanakan selama empat hari di Kampus-A STT NF mulai 13 April 2015 hingga 16 April 2015. Total durasi pembelajaran selama 24 jam.

Tercatat 15 orang peserta dari Dinas Kesehatan yang berlatih dengan sangat antusias dan menunjukan hasil sangat baik. Apalagi, dengan pendampingan Nanang Kuswana, salah satu pengajar terbaik di LP3 STT Nf, semakin menambah semangat belajar para peserta didik.

Destiana, salah satu peserta dari Bidang Perencanaan Dinkes Kota Depok mengatakan: "Kami mendapat ilmu dan ketrampilan yang sangat banyak dalam pelatihan pembuatan poster ini. Semoga dapat kami aplikasikan di kantor. Selain itu, di masa depan kami berharap masih dapat bekerjasama melakukan training komputer untuk materi lainnya."

Nanang Kuswana selaku pengajar dan Kepala Bidang Kurikulum dan Pengajaran LP3 STT NF menyambut, "Sesuai dengan misinya, LP3 STT NF secara konsisten berupaya memberikan pelayanan training di bidang komputer dengan kualitas terbaik. Kami juga berharap dapat terus berkarya demi terciptanya masyarakat yang berwawasan dan berkemampuan TI mumpuni." Terlebih lagi, Kota Depok telah mencanangkan diri sebagai Smart City dengan dukungan teknologi. (NK)

Published in Kegiatan Kampus