%PM, %16 %844 %2016 %19:%Apr

Figur di Balik Sukses Google

Siapa tidak mengenal situs pencari internet Google? Situs yang paling laris dan paling banyak diakses orang di seluruh dunia. Google menjadi raksasa teknologi informasi dan disandingkan dengan perusahaan lainnya, seperti IBM, Microsoft, Apple dan sebagainya.

Larry Page adalah salah satu sosok di balik suksesnya Google. Ia merupakan pendiri Google dan saat ini menjabat sebagai CEO Alphabet Inc. (perusahaan induk Google). Lawrence Edward Page, atau biasa disapa Larry Page, lahir di Michigan, 26 Maret 1973. Setelah lulus dari Universitas Michigan dan memperoleh gelar Bachelor of Science dalam teknik komputer, Page melanjutkan studi di Universitas Stanford.

Saat masih berstatus sebagai mahasiswa di Universitas Stanford, Page bertemu dengan rekan seperjuangannya, Sergey Brin. Awalnya, hubungan mereka tidaklah baik, mereka sering bertengkar dan berbeda pendapat. Tetapi, lambat laun mereka memiliki ketertarikan yang sama pada suatu hal, yakni mesin pencari (search engine).

Page dan Brin kemudian membuat sebuah proyek yang mereka namakan SergeyandLarry. Kemudian mereka membuat program komputer untuk mencari informasi tertentu yang diberi nama BackRub yang berubah nama menjadi Google. Motivasi awal Page mengerjakan proyek itu karena ingin menyimpan semua informasi web dari seluruh dunia ke dalam komputernya.

Mereka mengerjakan itu semua dalam komputernya sendiri sampai komputernya kehabisan sumber daya media penyimpanan. Akhirnya mereka meminjam komputer teman-temannya untuk disatukan dengan komputernya, tetapi itu semua tidak cukup karena banyak sekali informasi web di internet yang ada di seluruh dunia.

Bersama Brin, Page kemudian menawarkan proyeknya tersebut kepada profesor di kampusnya dan perusahaan-perusahan agar proyeknya tersebut didanai, namun selalu ditolak. Semua itu tidak membuatnya patah semangat, hingga akhirnya ada teman yang mau mendanai proyek tersebut.

Pada tahun 1998, Page dan Brin mendirikan sebuah perusaahan yang diberi nama sama seperti proyeknya, yakni Google, Inc. Dengan kerja keras dan semangat yang tinggi dari Larry Page dan tim, lambat laun Google mulai diakui di dunia. Pada 2001, Page merekrut Eric Schmidt yang langsung diberikan tanggung jawab untuk memimpin sebagai CEO Google. Ditangan Eric, Google menjadi besar. Tahun 2011, Page kembali didapuk menjadi CEO Google dan membuat Google menjadi raksasa dalam dunia TI.

Tahun 2015, Page bersama Brin mendirikan sebuah perusahaan baru bernama Alphabet yang dijadikan induk dari perusahaan-perusaahan yang mereka miliki. Berkat usaha dan kerja kerasnya, saat ini Page menjadi salah satu orang terkaya di dunia. (Muhammad Abdul Karim)

Sumber: http://www.biography.com/people/larry-page-12103347

Published in Artikel
%AM, %20 %041 %2015 %00:%Nov

Google Maps Bekerja pada Mode Offline

Google tidak ingin meninggalkan sekitar 60 persen dari dunia benar-benar tanpa akses internet dalam keadaan gelap.

Perusahaan raksasa di bidang teknologi itu mengumumkan bahwa sekarang orang-orang dapat mengunakan Google Maps, meskipun mereka dalam keadaan offline. Ini berarti memungkinkan pengguna sedang berada di jalanan, parkir di garasi bawah tanah, atau bahkan di manapun berada tanpa memiliki koneksi intenet. Google Maps akan melanjutkan fungsinya secara mulus. Sehingga mereka dapat melanjutkan ke mana arah yang dituju serta menunjukan ke mana mereka seharusnya melangkah.

Layanan Google Maps secara offline akan berfungs,i ketika pengguna mengunduh sebuah area di manapun ke smartphone yang dimlikinya. Nantinya dapat digunakan kembali di lain waktu, meskipun tanpa koneksi internet. Untuk melakukan itu, pengguna harus melakukan pencarian sederhana mengenai sebuah kota atau Negara, kemudian tekan "download" atau pergi ke area offline di menu Google Maps dan tekan tombol "+".

Sekali area telah terunduh, Google Maps akan mengubah ke mode offline secara otomatis. Saat itu diketahui bahwa Anda sedang berada dalam area tanpa layanan internet. Saat koneksi ditemukan, Google Maps akan secara otomatis mengembalikannya dalam keadaan online. Jauh sebelumnya, pengguna hanya dapat melihat sebuah area dalam keadaan offline, tapi tidak bisa mendapatkan petunjuk arah sebagai penunjuk menuju sebuah tempat tanpa menggunakan internet akses.

Google katakan hal itu menjadi tinjauan dalam fitur baru selama I/O di bulan Mei, namun akan kembali muncul pembaharuannya melalui versi terakhir dari Google Maps pada Android. Perusahaan menjanjikan bahwa itu adalah fitur offline pertama dan akan didukung kepopulerannya oleh Aplikasi Google Maps. (M. Agus)

Sumber:www.techtimes.com/articles/105106/20151110/google-maps-now-work-seamlessly-offline.htm

Published in Artikel

Bitrix24 telah merilis aplikasi desktop baru untuk layanan kolaborasi online, memperkenalkan kemampuan untuk melakukan sinkronisasi dan bekerja dengan grup dan perusahaan file.

"Kami saat ini hanya penyimpanan dan berbagi file layanan online yang memiliki rencana gratis dengan grup dan perusahaan drive -.Box, onedrive, Dropbox dan Google Drive semua biaya untuk hak istimewa. Kami juga tidak membatasi pengguna tentang alat apa yang mereka gunakan untuk mengedit dokumen. Mereka dapat menggunakan MS Office diinstal pada PC mereka, atau MS Office Online, atau Google Docs. Jelas, itu saja tidak cukup untuk bersaing dengan raksasa-raksasa, jadi kami memutuskan untuk menambahkan komunikasi dan kolaborasi alat yang tepat dalam aplikasi juga," kata Dmitry Valyanov, Presiden Bitrix, Inc.

Bisa untuk berbagi, mengedit dan berkolaborasi pada dokumen, aplikasi desktop memungkinkan rekan berkomunikasi melalui pesan instan, berpartisipasi dalam grup obrolan, membuat panggilan telepon, dan mengadakan konferensi video.

"Banyak perusahaan menggunakan Dropbox untuk file sharing, Google Docs untuk mengedit dokumen, Skype untuk menelepon dan WhatsApp untuk instant messaging. Ini merepotkan, belum lagi mahal. Fakta bahwa aplikasi Bitrix24 melakukan itu semua dan lebih banyak, bebas bagi pengguna hingga 12 pengguna, menarik bagi usaha kecil, terutama karena Bitrix24 menggunakan enkripsi dan dapat diinstal baik di server Anda sendiri atau digunakan di cloud, " tambah Valyanov.

Pembaruan aplikasi Bitrix24 pada bulan tahun lalu mencakup sejumlah perangkat tambahan layanan lainnya, termasuk riwayat panggilan dan tagihan perincian untuk telepon, kemampuan untuk menentukan nomor keluar telepon, jendela mengambang untuk panggilan video di aplikasi desktop, dan fitur duplikat pencarian di CRM. Aplikasi mobile telah diperbarui juga.

Aplikasi Bitrix24 tersedia untuk PC, Mac, iOS dan Android. Bisa cek di (https://www.bitrix24.com/)

(Husna Muthmainnah)

Sumber: betanews.com/2014/03/18/bitrix24-takes-on-onedrive-google-drive-and-dropbox/

Published in Artikel

Para vendor besar menjadi anggota pendiri.

Dari peramalan di Twitter kemarin, Konsorsium R dari mayoritas vendor besar baru akan diluncurkan bertujuan untuk "memperkuat kedua komunitas teknis dan pengguna," menurut sebuah pengumuman Linux Foundation.

Anggota pendiri termasuk Microsoft, Google, Hewlett-Packard dan Oracle, bersama dengan pemain R terkenal lainnya seperti RStudio, Tibco Software dan Mango Solutions. Alteryx dan Ketchum Trading juga merupakan anggota pendiri.

Rumah konsorsium di Linux Foundation dapat meredakan kekhawatiran beberapa pengguna R yang notabene vendor besar bisa mengganggu semangat terbuka dan kolaboratif yang sekarang ada di banyak komunitas R.

"Kami punya lebih dari seribu orang Google menggunakan R, dan sangat penting untuk banyak proyek," Tim Hesterberg, Analis Kuantitatif Senior di Google, seperti dikutip dalam pengumuman. "Kami senang bahwa itu adalah open source, sehingga kita dapat terhubung ke alat pengolahan data internal kami. Kami senang untuk mendukung infrastruktur R sebagai bagian dari R Konsorsium. " (Nadya Yutrianti)

Sumber: Sharon Machlis, www.itworld.com/article/2942043/development/update-google-microsoft-oracle-back-new-r-consortium-at-linux-foundation.html

Published in Artikel

Google membuat pengiriman pesan menjadi lebih mudah dan aman untuk menyelesaikan masalah akibat kesalahan mengirim email dan sebagainya. Sebuah pilihan untuk membatalkan pengiriman email hanya dalam waktu 30 detik dengan menekan tombol kirim adalah standar keamanan di Google Gmail dalam pengaturan pengubahan yang dibuat pekan ini.

Fitur "Undo Send" sudah ada sejak 6 tahun yang lalu sejak Google bereksperimen. Akan tetapi dibutuhkan oleh pengguna Gmail mengambil langkah ekstra untuk mendapatkannya. Pemilik akun gmail sekarang dapat mengaktifkan keamanan atau protection di pengaturan Gmail. Perangkat menunda pengiriman email dari 5 detik sampai 30 detik setelah tombol kirim pesan ditekan untuk memberikan kesempatan kepada pengguna untuk mendapatkan email yang salah terkirim ke orang yang salah.

Google menambahkan fitur "Undo Send" bulan lalu ke dalam aplikasi management email yang biasa disebut "Inbox" yang didesain untuk perangkat mobile. Gmail memulainya sejak 11 tahun yang lalu, jauh sebelum service email populer seperti saat ini. Sekarang memiliki lebih dari 900 juta akun Gmail, berdasarkan data yang dirilis Google bulan lalu. (Ayu Karmasiwi, @Ayukarmasiwi, Blog: Anothernotes37.blogspot.com)

Sumber: www.emirates247.com/news/cancel-sent-gmail-within-30-seconds-2015-06-24-1.594771

Published in Artikel
%AM, %23 %041 %2015 %00:%Jun

10 Ekstensi Google Chrome Terbaik

Bagi Anda yang menggunakan Internet untuk bekerja, mencari tugas kampus atau hanya untuk browsing hal-hal lain yang menyenangkan, harus mencoba 10 ekstensi Google Chrome untuk memudahkan hidup. Browser Google Chrome memiliki ribuan ekstensi yang dapat meningkatkan pengalaman berselancar. Berikut ini daftar ekstensi Goole Chrome yang harus dimiliki.

1. Earth View (link: https://chrome.google.com/webstore/detail/earth-view-from-google-ma/bhloflhklmhfpedakmangadcdofhnnoh?utm_source=chrome-ntp-icon)

Earth View akan memberikan citra satelit secara acak dari Google Earth setiap kali Anda membuka halaman tab baru. Ia juga memberitahu dari mana citra tersebut diambil. Ketika Anda ingin beristirahat sejenak dari aktivitas rutin, hanya perlu buka tab baru dan bermain-main dengan ekstensi ini.

2. Lazarus (link: https://chrome.google.com/webstore/detail/lazarus-form-recovery/loljledaigphbcpfhfmgopdkppkifgno?utm_source=chrome-ntp-icon)

Saat sedang mengisi jawaban di form online dan tiba-tiba browser crash, maka Anda pasti kesal form yang sudah diisi tadi hilang tanpa sisa. Jika memiliki ekstensi Lazarus, Anda tidak perlu takut. Ekstensi ini akan secara otomatis menyimpan isian yang telah Anda lakukan, sehingga tidak ada lagi kecelakaan yang membuat Anda melakukan hal yang sama dua kali.

3. Save Text to Google Drive (link: https://chrome.google.com/webstore/detail/save-text-to-google-drive/gkcckpoladnboalokmkldjabamjpkafo?utm_source=chrome-ntp-icon)

Save Text to Drive merupakan salah satu ekstensi Google Drive paling populer di Web Store. Jika Anda melihat artikel berita yang ingin Anda baca nanti. Ekstensi ini memungkinkan untuk menyimpan artikel tersebut ke Google Drive, sehingga Anda dapat membacanya nanti di waktu luang. Selain itu, ketika Anda membacanya nanti, dia tidak akan ikut menampilkan iklan dan banner yang mengganggu.

4. Pixlr (link: https://chrome.google.com/webstore/detail/pixlr-o-matic/ehcibdjmpjlekgjhepbfmenfppliikcj?utm_source=chrome-ntp-icon)

Jika anda ingin memotong atau mengecilkan gambar yang Anda temui di internet tidak perlu membuka aplikasi photo editor yang berat. Anda hanya perlu membuka Pixlr, aplikasi ini memungkinkan Anda mengedit foto tanpa harus meninggalkan browser kesayangan.

5. Black Menu (link: https://chrome.google.com/webstore/detail/black-menu-for-google/eignhdfgaldabilaaegmdfbajngjmoke?utm_source=chrome-ntp-icon)

Black Menu adalah menu pop-up kecil di sudut browser Anda yang memberikan akses ke Gmail, Youtube, Google Maps dan Drive saat melihat halaman web lain. Ekstensi ini memungkinkan Anda awas akan email yang masuk saat sedang membaca sebuah artikel berita, menonton video ataupun saat melakukan entri data secara online. Anda juga dapat melihat isi file Google Drive tanpa harus membuka tab baru.

6. AdBlock Plus (link: https://chrome.google.com/webstore/detail/adblock-plus/cfhdojbkjhnklbpkdaibdccddilifddb?utm_source=chrome-ntp-icon)

Semua orang suka AdBlock, kecuali bagi orang-orang yang memanfaatkan iklan untuk mencari uang melalui internet. Ekstensi ini dapat menghilangkan iklan-iklan yang ada di halaman web dan bisa memberikan pengalaman membaca yang lebih bersih daripada biasanya. Walaupun begitu, ada beberapa situs web yang tidak akan berfungsi dengan AdBlok yang diaktifkan, tapi tenang saja, ekstensi ini juga memungkinkan untuk dimatikan pada halaman yang Anda kehendaki.

7. Simple = Select + Search (link: https://chrome.google.com/webstore/detail/simple-select-%2B-search/aagminaekdpcfimcbhknlgjmpnnnmooo?utm_source=chrome-ntp-icon)

Ketika Anda menyorot teks dan klik kanan, akan diberikan pilihan untuk mencari teks tersebut di Google, IMDB, Wikipedia, Facebook dan situs-situs lain. Fitur ini membuat proses pencarian topik asing lebih mudah dari sebelumnya.

8. Currently (link: https://chrome.google.com/webstore/detail/currently/ojhmphdkpgbibohbnpbfiefkgieacjmh?utm_source=chrome-ntp-icon)

Bagi Anda yang menghabiskan waktu sepanjang hari di depan komputer, Currently memberikan dua bagian informasi untuk ketahui, yaitu waktu dan cuaca. Dia akan mengingatkan Anda secara berkala tentang bagaimana keadaan di luar. Sehingga bisa membujuk pergi keluar ketika cuaca sedang bagus.

9. Hide YouTube Comments (link: https://chrome.google.com/webstore/detail/hide-youtube-comments/kehdmnjmaakacofbgmjgjapbbibhafoh?utm_source=chrome-ntp-icon)

Ketika menonton video online, Anda mungkin tidak peduli tentang apa yang orang lain pikirkan tentang video tersebut. Ekstensi ini bagus untuk orangtua yang membiarkan anak-anak mereka bermain di komputer mereka dan tidak ingin mereka melihat komentar-komentar kasar di video tersebut.

10. Instant Translate (link: https://chrome.google.com/webstore/detail/instant-translate/ihmgiclibbndffejedjimfjmfoabpcke?utm_source=chrome-ntp-icon)

Bahasa Inggris adalah bahasa standar di internet, bagi Anda yang belum terlalu mahir berbahasa Inggris, tentu kamus adalah teman baik untuk Anda. Tanpa harus membuka tab baru google translate dan mengetikkan kata yang tidak Anda mengerti, tapi dengan ekstensi ini Anda bisa langsung tahu arti dari kata yang tidak Anda mengerti hanya dengan dua kali klik pada mouse. (Dede Hamzah)

Sumber: www.lifehack.org/articles/technology/10-best-google-chrome-extensions-you-should-have.html

Published in Artikel
%AM, %18 %041 %2015 %00:%Jun

Cara Mengunduh Arsip dari Google

Ingin mencari tahu persis apa yang Google tahu tentang Anda atau setidaknya, hal yang paling penting, seluruh riwayat penelusuran? Sangat mudah untuk mengunduh segalanya. Berikut cara melakukannya.

Anda sudah bisa melihat History pencarian online pada waktu tertentu. Tapi, Anda tidak bisa mendapatkan salinan di komputer Anda sendiri sebelumnya.

Untuk melakukan hal itu, cek ke halaman Web & App Activity. Sekarang klik ikon opsi di sudut kanan atas layar dan pilih Download. Anda akan mendapatkan peringatan bahwa apa yang akan Anda download berisi informasi sensitif. Klik " Create Archive(Buat Arsip)".

Kemudian, Anda akan mendapatkan pesan di kotak masuk Anda bahwa arsip tersedia, bersamaan dengan link yang ada, dengan judul " View in Drive (Lihat di Drive)" Klik link. Itu akan dikirimkan ke Google Drive Anda. Kemudian, Anda dapat melihatnya di Google Drive. Tapi, jika Anda suka, Anda dapat mengunduh ke PC Anda sebagai file Zip dengan mengklik ikon download di bagian atas layar. Anda juga dapat membuka file zip dari Google Drive dengan mengklik ikon Open (Terbuka) dan memilih hal yang Anda inginkan dengan unzip.

Terakhir, dengan daftar riwayat pencarian, seperempat, dengan apa yang disebut file JSON. Jika Anda memiliki masalah membuka apapun, Anda dapat menggunakan editor teks apapun, termasuk Windows Notepad atau Wordpad, atau Apple TextEdit.

Jika hal itu mengkhawatirkan Anda, dan Anda lebih suka bahwa History Anda dihapus, atau jika Anda ingin mengubah sejarah pencarian Anda, itu cukup sederhana. Pergi ke Google support page dan hanya ikuti ke klink apa yang Anda inginkan. (Nadya Yutrianti)

Sumber: Preston Gralla, www.itworld.com/article/2911941/data-privacy/how-to-download-an-archive-that-shows-what-google-knows-about-you.html

Published in Artikel

Google akhirnya menghadirkan Android M di konperensi Google I/O 2015. Sementara Android 5.0 Lollipop telah diperkenalkan sebelumnya sebagai antarmuka dan desain baru, Android 6.0 dengan nama kode 'Android M,' sekarang merupakan rilis OS yang paling powerfull dengan beberapa perbaikan Platform. Berikut ini merupakan rincian perubahan fitur Android M dibandingkan dengan Android 5.0 Lollipop.

Battery Life

Dengan Proyek Volta dari Android Lollipop, Google mengutamakan alasan untuk masa hidup baterei yang lebih lama. Android M akan menampilkan fungsi hemat baterai baru yang dikenal sebagai 'Doze', yang menggunakan deteksi gerak untuk melihat: apakah perangkat telah ditinggalkan untuk waktu yang lama dan akan berhenti update real-time selama periode itu. Doze untuk sementara tidak membutuhkan bateri dan aplikasi. Dibandingkan dengan Android Lollipop, Google mengklaim Doze menghemat baterai dua kali lebih baik pada modus siaga Android M.

Dukungan sensor sidik jari

Android M juga membawa otentikasi sidik jari untuk aplikasi individu. Fitur baru ini akan memungkinkan pengembang aplikasi mengintegrasikan pembayaran sidik jari dan mengunci sistem ke dalam program Google untuk standar dukungan melalui sensor sidik jari.

Android Pay

Android M membawa versi terbaru dari Android Pay, yang memungkinkan pembelian dengan sidik jari yang dipindai lebih NFC, seperti saingan Apple Pay. Android Pay menciptakan sejumlah virtual account khusus untuk setiap metode pembayaran untuk melindungi rincian kartu selalu, dari para pengecer.

Hak akses aplikasi

Sekarang ada cara yang terintegrasi untuk mengelola hak akses aplikasi dengan Android M. Di Android Lollipop, pengguna harus mengkonfirmasi izin aplikasi dahulu untuk melakukan download aplikasi dari Play Store. Namun setelah pengguna mengklik 'ok', tidak ada cara untuk kembali dan mengubah pengaturan izin kecuali melalui instalasi ulang. Namun, Android M membawa pilihan dalam Pengaturan menu yang memungkinkan kontrol dan mengubah informasi bahwa setiap aplikasi dapat digunakan. Sekarang izin aplikasi akan mengizinkan Anda beralih atau menonaktifkan akses ke informasi seperti kamera, kontak, identitas, lokasi, dan media.

Pengembangan menarik lainnya

Android M memiliki sebuah aplikasi yang memungkinkan mengelola aplikasi yang diinstal menjadi lebih baik. Sekarang ada scroll abjad pada sisi kiri dan bar di sepanjang bagian atas yang mengandung empat aplikasi yang paling baru untuk dibuka. Android M menempatkan fungsi pencarian di pojok kanan atas.

Android Lollipop memberikan informasi rinci tentang jumlah RAM pada masing-masing aplikasi yang digunakan. Android M sekarang menampilkan dua bidang baru, yang memberikan informasi pada pengguna mengenai penggunaan RAM maksimum dan rata-rata dari sebuah aplikasi.

Untuk pengguna yang tidak ingin melihat kesalahan karena memori internal penuh, Android M sekarang memungkinkan format kartu micro SD sehingga sistem akan memperlakukannya sebagai memori internal. Hal ini juga memungkinkan instalasi aplikasi langsung ke kartu micro SD. (Muhammad Agus)

www.techtimes.com/articles/56663/20150530/android-m-vs-android-lollipop-what-are-the-sweet-new-features-and-changes.htm

Published in Artikel

Sebuah laporan Wall Street Journal mengungkapkan Google tidak akan mengenakan biaya charging dari pembayaran kartu kredit untuk setiap transaksi dengan menggunakan Android Pay, yang mana hal ini akan menekan Apple untuk melakukan hal yang sama untuk sistem pembayaran mobile.

Industri eksekutif berharap Apple Pay akan ikut menyesuaikan untuk tidak memberikan charging dalam transaksi pembayaran. Hal itu untuk menunjukan pembayaran mobile sedang mengalami perubahan secara cepat.

Google mengumumkan Android Pay di bulan Mei, setelah Apple meluncurkan Apple Pay di tahun 2014 lalu. Setelah peluncuran Apple Pay, sejumlah daftar institusi keuangan langsung bergegas untuk menuntaskan kesepakatan dengan Apple untuk sistem pembayaran mobile, sebagai perusahaan yang tidak mau ketinggalan terhadap teknologi baru.

Oleh karena saling berebut membuat bank-bank dan penyedia kartu kredit lainnya setuju untuk memberikan Apple dengan 0,15 persen dari total nilai transaksi pada setiap kartu kredit yang masuk melalui Apple Pay. Transaksi menggunakan kartu debit bank, di sisi lain, telah Apple mengumpulkan setengah sen per pembelian, menurut sumber Wall Street Journal.

Sumber mengungkapkan bahwa Google tidak akan memberikan charge untuk setiap transaksi pembayaran, sebagaimana Visa dan MasterCard, operator yang mendominasi jaringan pembayaran global, yang sebelumnya telah distandardisasi pada "tokenization" yang merupakan layanan keamanan bagi kartu mereka dan membuatnya secara gratis, sehingga menghindari layanan pembayaran dari charging untuk setiap kartu pembayaran.

Tokenization menggantikan data dari pemegang kartu dengan sebuah kumpulan angka yang unik untuk validasi identitas pelanggan. Mesin tidak akan mengambil data sebenarnya dari kartu kredit dengan menghilangkan satu channel yang memungkinkan untuk pencurian data online.

Layanan baru Tokenization dari Visa telah diluncurkan pada tanggal 28 Mei, pada hari yang sama pada saat Google meluncurkan Android Pay. Google mendaftarkan Android Pay dengan layanan Visa baru, dengan perusahaan lain karena kemungkinan pengaruh besar dari Visa dan MasterCard.

Sistem baru juga dapat memaksa Apple untuk membuat perubahan persetujuan yang telah bermitra dengan bank-bank. Eksekutif bank dikabarkan tidak senang atas pembagian pembayaran dengan Apple Pay dan dapat menggunakan Android Pay dengan skema no-charge untuk meyakinkan Apple Pay untuk juga menghilangkan pembayaran.

Oleh karena tidak ada biaya charging pada pembayaran, pendapatan Google akan lebih sedikit dari Android Pay bila dibandingkan penghasilan Apple dari Apple Pay, imbas jangka panjang dari strategi ini dapat membuktikan manfaat bagi Google karena banyak perusahaan bersedia untuk menandatangani kemitraan untuk menggabungkan Android Pay ke sistem mereka. (Muhammad Agus)

Sumber: www.techtimes.com/articles/58654/20150608/googles-android-pay-will-not-charge-transaction-fees-now-what-apple-pay.htm

Published in Artikel
%AM, %15 %041 %2015 %00:%Jun

Fitur Android M di Google I/O

Marshmallow? Macaroon? Macadamia Nut Cookie? Milky Way? Itu kemungkinan nama rilis Android terbaru yang terbatas, tetapi untuk saat ini, kita hanya harus menyebutnya M. Pada 2015 I/O conference, Google memberi kesempatan untuk mengintip di rencana pengembangan Android M. Sementara ini, tidak ada banyak perubahan dalam penampilan seperti yang terlihat di Lollipop tahun lalu. Ada beberapa update kunci untuk pengembang Android dan pengalaman pengguna.

Dimulai dengan aplikasi sendiri, Google menyampaikan beberapa update untuk proses perizinan dengan Android M. Sebelumnya, izin harus ditangani pada saat instalasi. Sekarang, aplikasi menargetkan M akan menginstal tanpa meminta izin awal. Namun, pengguna akan mendapatkan izin meminta pertama kalinya fitur tertentu diakses.

Aplikasi menargetkan M dapat meminta izin setiap saat, sedangkan aplikasi warisan akan membutuhkan semua izin pada waktu menginstal. Pengguna dapat menyangkal hak akses atas permintaan, atau menyangkal izin nanti, bahkan untuk aplikasi warisan.

Salah satu pembaruan yang paling menarik adalah dukungan pemindaian sidik jari asli. Android M akan mencapai hal ini dengan dua API, manajer sidik jari dan manajer pengaman tombol. Satu akan bertindak sebagai alat interaksi, sementara yang lain akan lebih fokus pada otentikasi.

Selain pemindaian sidik jari, Android M memperbarui interaksi suara. Pengembang sekarang dapat menambahkan perintah tertentu berdasarkan masukan vokal dan terus dari sana.

Backup data penting, dan Google telah memfokuskan pada masalah ini dalam versi terbaru dari Android. Secara default, semua data untuk aplikasi menargetkan M sekarang akan didukung. Tentu saja, jika Anda tidak ingin di-backup, Anda dapat memilih dalam atau keluar dari bagian fitur yang menggunakan, menyertakan atau mengecualikan tag.

Update ke Android sering datang dengan update Google App Store juga. Google Play rilis Layanan terbaru akan mencakup Manager GCM Network, yang mirip dengan JobScheduler yang kita lihat di Lollipop. Hal ini akan membantu pengembang lebih baik mengelola atau membatasi permintaan jaringan. Misalnya, Anda dapat mengatur mereka untuk memprioritaskan untuk saat perangkat tidak aktif atau hanya pada Wi-Fi.

Doze adalah fitur yang akan membantu perangkat mempertahankan power. Perangkat tersentuh (yang diukur dengan accelerometer) menjadi "tidak aktif". Dengan demikian, akan menunggu lebih lama untuk bangun kecuali ada alarm prioritas tinggi. Juga akan ada fitur standby aplikasi yang akan memungkinkan aplikasi untuk menjadi aktif setelah mereka tidak digunakan untuk waktu yang lama.

Sebagai pengembang, menulis kode boilerplate berulang dapat menjadi sakit. Google sedang mencoba untuk memecahkan masalah ini dengan Data Binding, yang memberikan pengembang kemampuan untuk menghubungkan model data untuk elemen UI tertentu dan mengotomatisasi hal-hal seperti pembuatan pendengar, pengiriman pesan, dan pemberitahuan perubahan properti.

Tahun lalu, perubahan UI datang dengan kekuatan penuh dengan Android L dan Bahan Desain. Perubahan yang lebih halus dengan M, tetapi mereka termasuk fitur seperti menggesek-to-memberhentikan dan drag dan drop, serta beberapa perubahan WebView kecil.

Android Perpustakaan Dukungan Desain juga mendapat mengatur sendiri update, termasuk:

  • CoordinatorLayout
  • Snackbar
  • TabLayout
  • NavigationView
  • TextInputLayout
  • FAB

Pembaruan desain yang tampaknya kecil, tetapi bisa menghemat banyak pekerjaan, adalah perubahan yang dibuat untuk ikon dalam pemberitahuan. Dengan Android M, kini Anda akan dapat membuat ikon notifikasi dengan bitmap.

Aplikasi penghubung adalah pengumuman besar lain selama I/O keynote. Pada dasarnya, menghubungkan aplikasi adalah cara memahami hubungan antara sebuah aplikasi dan domain web yang dimiliki oleh pengembang yang sama. Tujuannya adalah untuk membantu URL terbuka di browser yang tepat atau aplikasi. Ini cukup sederhana untuk menyelesaikan dengan menggunakan JSON pernyataan pada server web Anda dan menambahkan auto memverifikasi dalam manifes Anda.

Perubahan kecil lainnya termasuk API stylus baru termasuk dukungan gerakan baru untuk stylus, dan update untuk gerakan di sekitar pemilihan teks. API pengolahan teks juga akan memungkinkan para pengembang untuk memberikan tanggapan kustom untuk teks yang dipilih dalam API.

Selain update untuk platform sendiri, I/O juga memberi beberapa alat pengembang baru juga. Fokusnya terutama pada desain, pengembangan, dan alat-alat pengujian. Studio Android 1.3 diumumkan dengan kedua C dan C ++ dukungan. Polimer 1.0 akan memudahkan untuk mampir fitur standar tertentu dalam aplikasi Android Anda. (Nur Arroby)

Sumber : www.techrepublic.com/article/android-m-takes-center-stage-at-google-io/

Published in Artikel
Halaman 4 dari 5