Mahasiswa Berprestasi - Ada kisah menarik dari salah satu mahasiswi STT Terpadu Nurul Fikri. Dia adalah Laila Nafilah atau biasa dipanggil Laila. Dia mahasiswi Angkatan 2016 Jurusan Sistem Informasi (SI). Laila tinggal di kost yang berada tidak jauh dari lokasi kampus STT Terpadu Nurul Fikri.

Laila salah satu Mahasiswa Berprestasi juga di kampus dan beraktivitas sebagai seorang Pengajar di Lembaga Belajar Mengajar yaitu Rumah Inspirasi Anak Langit (RIAL). Laila pernah mendapatkan Juara 1 Lomba Analisis Sistem Informasi yang diselenggarakan oleh Universitas Budi Luhur. Laila juga Mahasiswa yang aktif di kegiatan kampus, dia pernah menjadi Panitia di berbagai kegiatan LFK diantaranya :

- Menjadi Panitia di Kegiatan NuFest (Festival yang diselenggarakan Kampus STT Terpadu Nurul Fikri)

- Menjadi Panitia Ormik Tahun 2017

- Panitia ORMIK Tahun 2018

- Menjadi Panitia Kafillah Season 3 pada Tahun 2018

- Dan Menjadi Panitia LDMKM 2018

Saat ini, Laila Nafilah sedang menempuh di Semester 7. Untuk memanage aktivitas antara kuliah, mengajar, berorganisasi di kampus dia juga sudah mulai menyiapkan untuk PKL (Praktek Kerja Lapang) dan TA (Tugas Akhir) adalah suatu hal yang tidak mudah. Namun dengan semangat, kerja keras juga kegigihan dia bisa mengatasinya sehingga semua bisa tercapai dengan hasil yang maksimal.

Published in Kisah dan Curhat

Full Stack Developer masih terus menjadi impian bagi banyak orang. Banyak tawaran pekerjaan yang dengan jumlah nominal yang cukup lumayan yang sebagai salah satu faktor tersebut. Karena hal ini banyak lembaga khursus Developer atau sejenisnya memanfaatkan hal ini untuk mewujudkan Full Stack Developer dalam waktu singkat dan berkompeten.

Dengan itu kita harus mengetahui yang dimaksudkan dengan Full Stack, Full stack adalah sebutan bagi mereka yang membangun web dari frontend hingga backend. Full Stack Developer tidak hanya soal kemampuan memprogram bagian depan dan belakang dari sebuah aplikasi saja, tapi juga terkait berbagai disiplin ilmu yang menunjang pembangunan tersebut. Managemen Server, Database, API, Websocket, dan perangkat lain yang menjadi pondasi aplikasi, serta disiplin ilmu lainnya seperti User Interface (UI), user Experience (UX), hingga metodologi dan kerangka kerja pengembangan sebuah aplikasi, juga harus dapat dikuasai. Sekarang, untuk mempelajari frontend atau backend saja sudah cukup rumit dan memakan waktu. Artikel ini akan memberika tips bagi para developer untuk meningkatkan kapasitasnya menjadi Full Stack Developer, berikut tips yang penting harus kita ketahui.

Tips penting bagi Developer untuk menjadi Full Stack Developer:

1. Mulai dengan bahasa pemrograman
Jika kamu ingin berkarier dalam ranah Full Stack Development, kamu harus terampil dalam berbagai bahasa pemrograman. Memang benar bahwa logika dan algoritma adalah hal yang paling penting, tetapi untuk menjadi Full Stack Developer, kamu harus kompeten dalam penataan, perancangan, implementasi, dan pengujian proyek berdasarkan bahasa pemrograman tunggal atau ganda. Misalnya, jika kamu menggunakan JAVA, maka kamu perlu menjadi efisien dalam desain dan pemrograman berorientasi objek, pola desain, komponen berbasis J2EE dan sebagainya.

2. Pelajari manajemen kode dan kontrol versi
Ketika kamu mengerjakan proyek yang lengkap, mengelola kode-mu adalah menjadi hal yang paling penting, tahu bagaimana cara berbagi file secara efisien dengan anggota tim dan memastikan cara yang sempurna untuk kontrol versi.

Jika kamu sedang menuju ranah Full Stack Development, pelajari Git dan mulai gunakan Github. Git adalah perangkat lunak yang memungkinkan-mu untuk melakukan kontrol versi, melacak semua perubahan berbeda pada file kode dan yang telah melakukannya. Ini juga memungkinkan-mu berbagi dan bertukar kode dengan pengembang lain dengan mudah.

Git digunakan oleh banyak perusahaan perangkat lunak besar dan bisa menjadi keuntungan ketika kamu menghadiri wawancara kerja. Misalkan, perubahan terbaru dalam file kode menyebabkan kegagalan aplikasi. Dalam hal ini, kamu dapat menggunakan Git untuk mengembalikan perubahan tanpa kerumitan lebih lanjut.

3. Gunakan Framework dan Libraries Pihak Ketiga
Framework yang baik menyediakan fungsi dan objek yang didefinisikan atau tidak ditentukan yang dapat ditimpa oleh pemrogram dan mengembangkan aplikasi mereka. Di sisi lain, library menyediakan fungsi, metode, dll yang dapat kamu panggil melalui kode-mu untuk mengimplementasikan fungsionalitas tertentu. Jika kamu ingin menjadi seorang Full Stack Developer, memulai setiap proyek dari awal bukanlah ide terbaik. Kamu harus terus belajar framework yang berbeda dan menggunakan libraries pihak ketiga untuk meningkatkan keterampilan-mu. Misalnya, Spring, Hibernate, Python, Django, dll.

4. Keterampilan Desain UI dan UX
User Experience (UX) terutama tergantung pada User interface (UI), dan seberapa baik kamu telah menggunakan teknologi front-end. Keberhasilan produk apa pun juga tergantung pada UI dan UX-nya. Saya telah membaca banyak artikel tentang Full Stack Development, tetapi hanya sedikit dari mereka yang berbicara tentang keterampilan mendesain.

Kamu juga harus memahami prinsip dan keterampilan desain prototipe dasar, desain UI dan UX. Sementara menguasai beberapa bahasa front-end seperti HTML5, CSS3, dan kemampuan untuk bekerja dengan libraries pihak ketiga yang populer seperti JQuery, AngularJS, dll adalah selalu dibutuhkan.

5. Belajar Basis Data
Menangani banyak basis data tanpa gangguan atau masalah apa pun adalah salah satu keahlian terbesar Full Stack Developer. Saat ini, ada opsi database yang cukup tersedia seperti MySQL, MongoDB, Redis, Oracle, dll.

Jika kamu membuat aplikasi web atau layanan online apa pun, MongoDB adalah pilihan yang sempurna. Tetapi untuk proyek yang lebih besar, MySQL dan Oracle adalah pilihan yang lebih disukai. Kamu harus tahu cara mengelola banyak basis data, berinteraksi dengan mereka, mengambil data, dll. Terakhir, untuk meningkatkan kinerja basis data-mu melalui dukungan caching, Redis dapat digunakan.

 

Sumber Artikel:

https://www.codepolitan.com/menjadi-full-stack-developer-dalam-12-minggu-mungkinkah-58ddf70c49290

https://medium.com/level-up-web/developer-roadmaps-all-in-one-place-75c0402db0e0

https://teknologi.id/insight/tips-untuk-menjadi-full-stack-developer/

Published in Artikel
%PM, %09 %818 %2019 %18:%Apr

NGABAR Gen Qur'an STT Terpadu Nurul Fikri

Senin (1/4), Gen Qur’an mengajak seluruh mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri terkhusus pada mahasiswa yang sudah terdaftar menjadi anggota Gen Qur’an untuk NGABAR (Ngaji Bareng) di Musholla Kampus B STT Terpadu Nurul Fikri. Kegiatan ini disambut baik dan didukung civitas kampus mengingat STT Terpadu Nurul Fikri memiliki visi yang berkaitan erat dengan hal ini, yaitu “menciptakan mahasiswa yang profesional juga religius” maka kegiatan ini menjadi kegiatan yang disambut gembira oleh mahasiswa.

Dalam kegiatan ngaji bareng ini mahasiswa berkumpul dan membetuk lingkaran. Setiap mahasiswa membaca Al-Qur’an secara bergantian dan dikoreksi secara bersama jika ada Tajwid atau Makhraz yang dibaca keliru. “Orang yang membaca Al-Qur’an sedangkan dia mahir melakukannya, kelak mendapat tempat di dalam Surga bersama-sama dengan Rasul-Rasul yang mulia lagi baik. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an, tetapi dia tidak mahir, membacanya tertegun-tegun dan nampak agak berat lidahnya (belum lancar), dia akan mendapat dua pahala.” (HR. Bukhari & Muslim)

Semoga dengan kegiatan-kegiatan seperti ini dapat menambah keberkahan dan juga rahmat, patut diapresiasi kepada Gen Qur’an atas kegiatan yang penuh kebermanfaatan ini.

Published in Kegiatan Kampus